Facebook Like

LAMBANG RUMAH SAKIT PANTI RAPIH
Perancang : Y.B. Mangunwijaya Pr.

KATA-KATA

1. ABDI DHARMA
ABDI : hamba, pelayan.
DHARMA : kewajiban/tugas hidup, kebaktian kepada yang luhur
Arti keseluruhan : kewajiban/tugas hidup untuk menjadi abdi/pelayan atau mempunyai kewajiban/tugas hidup untuk mengabdi/melayani.

2. PANTI RAPIH
PANTI : tempat/rumah
RAPIH : baik/sembuh kembali
Arti keseluruhan : tempat/rumah orang disembuhkan kembali atau RUMAH PENYEMBUHAN.

 

BENTUK-BENTUK

1. MERPATI BERBENTUK SALIB
Melambangkan Kristus dan Roh Kudus, dan melambangkan juga perjuangan yang penuh pengorbanan dalam kedamaian sejati.

2. GUNUNGAN
Bentuk ini lazim terdapat pada pagelaran wayang kulit di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Melambangkan alam semesta, yang merupakan karya penciptaan kembali, pemeliharaan/perawatan dan pemulihan/pemurnian kembali atas segala makhluk alam semesta ini.

3. TANGAN
Melambangkan tawaran kasih yang tulus.
Penyerahan diri secara total kepada Tuhan dan sesama.

4. API MERAH MENYALA
Melambangkan cinta membara, yang mampu memusnahkan hal-hal yang kurang baik (termasuk penyakit), dan mampu memurnikan kembali sehingga terwujud penciptaan kembali, dan mampu mengangkat derajad kemanusiaan.

WARNA-WARNA

1. MERAH
Melambangkan keberanian dan ketegasan untuk bertindak, untuk selalu melangkah maju.

2. PUTIH
Melambangkan ketulusan dan kesucian hati.

3. BIRU
Melambangkan naluri keibuan, naluri untuk merawat dan memelihara penuh kelembutan kasih sayang.

 

ARTI KESELURUHAN

1. Rumah Sakit Panti Rapih adalah lembaga yang mempunyai kewajiban/tugas hidup untuk mengabdi dan melayani Tuhan dan sesama.

2.Wujud pengabdian dan pelayanan Rumah Sakit Panti Rapih adalah karya pelayanan kesehatan kepada sesama yang menderita dan membutuhkan, dengan tidak membedakan agama, status sosial, golongan dan perbedaan duniawi lainnya.

3. Wujud pengabdian dan pelayanan Rumah Sakit Panti Rapih merupakan pengejawantahan karya Tuhan sendiri, karya penyelamatan atas semesta alam yang senantiasa berlangsung, yang berintikan : mencipta kembali, merawat (me-rekso) dan memulihkan/memurnikan kembali.

4. Dalam melaksanakan dan mewujudkan kewajiban/tugas hidupnya, Rumah Sakit Panti Rapih senantiasa dalam naungan dan bimbingan Roh Kudus, sumber segala kebijaksanaan, sumber segala terang hidup dan sumber kedamaian sejati.

5. Karya pengabdian dan pelayanan Rumah Sakit Panti Rapih adalah pancaran Cinta, Harapan, dan Iman kepada Tuhan Yang Maha Pengasih, dan Kristus sendiri adalah suri tauladan dan sumber kekuatan bagi Rumah Sakit Panti Rapih dalam melaksanakan karya pengabdian dan pelayanan ini. Sehingga dengan penuh keberanian dan ketegasan Rumah Sakit Panti Rapih bertindak dan melangkah maju, sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang senantiasa berkembang, karena berpijak dari ketulusan dan kesucian hati yang mampu memancarkan kelembutan kasih sayang kepada sesama yang menderita dan membutuhkan pelayanan dan pengabdian yang pasrah.