Facebook Like

Tujuan Umum

Asuhan keperawatan terselenggara secara manusiawi dan profesional dalam suasana penuh kasih, dengan cara mengkaji, mendiagnosa, merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi sesuai dengan standar asuhan keperawatan.

Tujuan Khusus

1. Asuhan keperawatan terselenggara secara manusiawi, profesional, holistik, dan komprehensif.

2. Pasien menjadi pusat layanan dan mendapat pelayanan yang cepat, tepat, aman, dan nyaman dengan penuh kasih tanpa dibedakan suku bangsa, agama, status sosial, dan jenis kelamin.

3. Pasien mendapatkan hak-haknya dalam asuhan keperawatan dengan melibatkan pasien selama proses keperawatan.

4. Tercapainya derajat kesehatan pasien yang optimal dengan komunikasi dan kerjasama yang baik antara pasien, keluarga, dan tenaga kesehatan lain.

5. Terciptanya budaya dan iklim kerja yang memungkinkan perawat mengembangkan kemampuan profesional dan kepribadian.

6. Budaya menghargai kehidupan senantiasa berkembang seiring dengan perkembangan ilmu dan teknologi serta tuntutan masyarakat.

7. Trciptanya lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman untuk menunjang derajat kesehatan yang optimal.

1. Keperawatan RS Panti Rapih menyelenggarakan pelayanan yang holistik dan komprehensif dalam semangat iman Katolik dengan:

a. gigih membela kehidupan dan menghormati martabat manusia sebagai citra Allah

b. berpihak kepada yang berkesesakan hidup

c. dilaksanakan secara ramah, adil, profesional, ikhlas, dan hormat

2. Keperawatan RS Panti Rapih menjadikan pasien sebagai pusat layanan dengan mengutamakan kepuasan pasien dan keluarganya serta kepuasan kerja bagi tenaga keperawatan dengan memberdayakan tenaga keperawatan dan menciptakan budaya serta iklim kerja yang kondusif.

Penjelasan:

1. Pelayanan holistik: pelayanan yang menyeluruh mencakup seluruh aspek biologis, psikologis, sosial, spiritual, dan intelektual.

2. Pelayanan komprehensif: pelayanan yang paripurna meliputi preventif, promotif, kuratif, dan rehabilitatif.

3. Berkesesakan hidup: pasien dalam kondisi miskin, lemah, tersingkir, dan menderita karena ketidakadilan.

4. Secara ramah: ringan menyapa, tulus tersenyum, peka pada harapan/kebutuhan yang dilayani.

5. Secara adil: memberikan pelayanan dengan sikap yang sma tanpa memandang strata sosial, pangkat/jabatan, kaya-miskin, asal-usul, dan perbedaan lain.

6. Secara profesional: layanan diberikan sesuai standar yang ditetapkan.

7. Ikhlas: kepada siapapun, memperoleh seberapapun, tidak menjadi halangan untuk terus melayani dan membela kehidupan/hak hidup pasien sampai Tuhan sendiri mengambil keputusan.

8. Hormat: memberikan layanan dengan menghargai setiap orang sebagai individu ciptaan Tuhan karena Roh Allah sendiri ada dalam diri setiap individu tersebut.

Sebagai upaya mewujudkan diri menjadi rumah sakit swasta terbaik di Yogyakarta, maka:

"Manajemen dan Staf RS Panti Rapih akan menjamin selalu terpenuhinya kepuasan pelanggan dengan cara:

memberikan pelayanan medis tercepat dan menyediakan fasilitas medis terlengkap terutama pada pelayanan unggulan, sesuai dengan kemampuan rumah sakit

menyempurnakan sistem manajemen kerja organisasi melalui pelaksanaan evaluasi kinerja setiap 3 bulan sekali."

mutu 1

mutu 2

1. Manusia adalah citra Allah yang unik, karena itu harkat dan martabatnya dijunjung tinggi, dan dalam keutuhannya menjadi pusat pelayanan keperawatan.

2. Keperawatan adalah pelayanan profesional berdasarkan ilmu dan kiat keperawatan yang dilandasi iman dan moral Kristiani, untuk meningkatkan derajat kesehatan secara optimal kepada individu, keluarga, dan msyarakat.

3. Pelayanan keperawatan berorientasi pada tujuan yang dicapai melalui usaha bersama tim kesehatan, pasien, dan keluarga.

4. Asuhan keperawatan dilaksanakan dengan menggunakan proses keperawatan dengan lima tahapan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan pasien/keluarga.

5. Perawat bertanggungjawab dan bertanggunggugat, memiliki wewenang untuk melakukan asuhan keperawatan secara utuh berdasarkan standar asuhan keperawatan.

6. Hubungan perawat dan klien merupakan hubungan profesional, bersifat terapeutik, dan mencerminkan belas kasih Allah, yang melayani dengan cermat dan penuh pengabdian, tanpa membedakan suku, agama / kepercayaan, dan status pasien.

7. Pendidikan keperawatan berkelanjutan dilaksanakan secara terus-menerus untuk perkembangan staf dalam pelayanan keperawatan.

8. Lingkungan sebagai karunia Allah merupakan faktor yang berpengaruh pada kesehatan, yaitu perlu dipelihara dan diperhatikan demi kesejahteraan masyarakat.

Mengabdi sesama yang menderita dansakit agar Nama Tuhan semakin dimuliakan dengan:

1. Mengantar masyarakat mencapai status kesehatan yang optimal melalui pendekatan layanan holistik (menyeluruh) yang meliputi aspek biologis, psikologis, sosial, spiritiual, dan intelektual.

2. Menciptakan budaya kerja yang dipenuhi buah penghayatan iman sejati guna mewujudkan pengabdian yang penuh kasih, saling menghargai, membela hak hidup setiap insan, dan sekaligus mewujudkan kesejahteraan umum bagi seluruh karyawan secara wajar.

3. Mengupayakan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi kedokteran bagi seluruh lapisan msyarakat.