Trigger Finger – Penyebab Nyeri & Kaku Jari Tangan

Apakah jari tangan Anda kaku dan sakit jika digerakkan menekuk ke arah telapak tangan? Mungkin Anda menderita penyakit yang disebut Trigger Finger.

Gerakan jari-jari tangan lurus menunjuk sesuatu atau menekuk ke arah telapak tangan dilakukan oleh bagian otot yang disebut tendo (yaitu, bagian otot yang melekat pada tulang). Supaya berada pada tempatnya masing-masing, tendo-tendo tersebut "dipegang" oleh beberapa selubung yang disebut pulley, yang berbentuk seperti sebuah terowongan pendek

Penyebab

Dalam keadaan normal, tendo berbentuk bulat atau pipih dengan permukaan yang halus dan licin sehingga dapat bergerak di dalam terowongan pulley dengan mudah tanpa hambatan. Trigger finger dapat terjadi jika :

  1. Tendo membengkak dan membentuk benjolan yang disebut nodule
  2. Selubung tendo (pulley) yang menebal

Kedua keadaan tersebut menyebabkan tendo "terjepit" oleh pulley sehingga terjadi trigger finger.

Penyebab pasti trigger finger tidak diketahui. Namun demikian, trigger finger cenderung dialami oleh :

  1. Wanita hamil atau setelah melahirkan
  2. Wanita yang sudah menopause
  3. Penderita Kencing Manis
  4. Peminum alkohol
  5. Pekerja yang banyak melakukan gerakan menggenggam

Gejala - gejala

Gejala trigger finger berupa rasa sakit dan kaku pada jari yang terserang. Rasa nyeri biasanya timbul pada saat jari ditekuk atau diluruskan, dan lazim dialami di daerah pangkal jari. Pada saat jari ditekuk atau diluruskan sering terasa sensasi "klek" pada jari tersebut. Pada keadaan yang lebih berat, jari tidak dapat diluruskan kembali setelah ditekuk tanpa dibantu diluruskan oleh jari-jari tangan yang lain.

Trigger finger dapat mengenai setiap jari tangan secara bersamaan atau dalam waktu yang berlainan. Jari yang paling sering terserang adalah ibu jari dan jari tengah.

Pengobatan

Untuk trigger finger stadium awal, minum obat anti-radang dapat meredakan rasa sakit dan kaku, tetapi tidak dapat menyembuhkan secara tuntas. Suntikan obat anti-radang memberikan kesembuhan sementara (selama sekitar 3 bulan ) namun beresiko menyebabkan kerapuhan tendo jika suntikan mengenai tendo tersebut. Tendo yang rapuh beresiko putus.

Pengobatan trigger finger stadium lanjut, dan yang kambuh kembali setelah diberikan obat anti-radang (baik diminum atau disuntikkan), adalah operasi yang disebut release trigger finger.

Operasi ini bertujuan membuka (membelah) selubung tendo (pulley) yang menebal dan "menjepit" tendo pada jari yang terserang, sehingga tendo dapat bergerak bebas kembali tanpa menimbulkan rasa sakit. Ini merupakan operasi kecil (luka irisan sekitar 1 cm) yang dapat dilakukan dengan pembiusan lokal, membutuhkan waktu hanya sekitar 10 menit, dan penderita tidak perlu menginap di rumah sakit. Operasi pada trigger finger menjamin penyembuhan tuntas tanpa kemungkinan kambuh kembali.

Untuk Informasi lebih lanjut hubungi :

Klinik Orthopaedi dan Traumtoalogi
Rumah Sakit Panti Rapih
Jl. Cik di Tiro 30 Yogyakarta 55223
Telp : 0274 - 563333 ext 337, 339