Nyeri Tengkuk

Leher dan shoulderpain dapat diklasifikasikan dalam berbagai cara. Beberapa orang hanya mengalami sakit leher atau hanya nyeri bahu, sementara yang lain mengalami nyeri di kedua daerah.

Apa Penyebab Nyeri Leher?

Penyebab nyeri leher meliputi:

  • Kelainan pada tulang atau sendi
  • Trauma
  • Sikap tubuh yang buruk
  • Penyakit degeneratif
  • Tumor
  • Ketegangan otot

Apa Penyebab Nyeri Bahu?

Bahu adalah bola dan soket bersama dengan berbagai macam gerakan. Seperti sendi ponsel cenderung lebih rentan terhadap cedera. Nyeri bahu dapat berasal dari satu atau lebih penyebab berikut:

  • Strain karena kelelahan
  • Tendonitis dari berlebihan
  • Bahu ketidakstabilan sendi
  • Dislokasi
  • Patah tulang lengan atas atau kerah
  • Bahu beku
  • Saraf terjepit (juga disebut radiculopathy)

Bagaimana Apakah Leher dan Bahu Nyeri Didiagnosis?

  • Sinar-X: Plain X-ray dapat mengungkapkan penyempitan ruang antara dua tulang belakang, arthritis-seperti penyakit, tumor, menyelipkan cakram, penyempitan kanal tulang belakang, patah tulang dan ketidakstabilan tulang belakang.
  • MRI: Magnetic Resonance Imaging adalah prosedur non-invasif yang dapat mengungkapkan detail dari saraf (saraf terkait) unsur, serta masalah dengan tendon dan ligamen.
  • Myelography / CT scan: Kadang-kadang digunakan sebagai alternatif untuk MRI.
  • Studi Electrodiagnostic: Elektromiografi (EMG)dan kecepatan konduksi saraf (NCV) kadang-kadang digunakan untuk mendiagnosa leher dan nyeri bahu, nyeri lengan, mati rasa dan kesemutan.

Bagaimana Apakah Leher dan Bahu Nyeri Diobati?

Perlakuan leher jaringan lunak dan nyeri bahu sering mencakup penggunaan obat anti-inflamasi seperti ibuprofen (Advil atau Motrin) atau naproxen (Aleve atau Naprosyn). Penghilang rasa sakit seperti acetaminophen (Tylenol) juga mungkin dianjurkan. Tergantung pada sumber rasa sakit, obat-obatan seperti otot dan bahkan antidepresan mungkin bisa membantu. Nyeri juga dapat diobati dengan aplikasi lokal panas lembab atau es. Injeksi kortikosteroid lokal sering membantu untuk arthritis bahu. Untuk kedua leher dan nyeri bahu gerakan, latihan dapat membantu. Untuk kasus di mana akar saraf atau sumsum tulang belakang yang terlibat, prosedur bedah mungkin diperlukan. Dokter Anda dapat memberitahu Anda apa perawatan terbaik untuk Anda.

sumber

Fisioterapi Panti Rapih merupakan  bentuk pelayanan kesehatan yang ditujukan kepada individu dan atau  kelompok untuk mengembangkan, memelihara dan memulihkan gerak dan  fungsi tubuh sepanjang daur kehidupan dengan menggunakan penanganan secara manual, peningkatan gerak, peralatan (fisik, elektroterapeutis dan mekanis) pelatihan fungsi dan komunikasi. Dalam mengatasi nyeri tengkuk tersebut, Fisioterapi RS Panti Rapih dapat menjadi solusi bagi Anda.

Link Terkait : Fisioterapi

 

Informasi Terkait

Fisioterapi Rumah Sakit Panti Rapih
Jl. Cik Di Tiro 30 Yogyakarta

Metode Carbing Untuk Mengendalikan Gula Darah

Salah satu metode dalam terapi gizi medis untuk mengendalikan gula darah (GD) adalah carbohydrate counting atau CARBING.

Caranya adalah sbb:

1) Tentukan dahulu kebutuhan energi anda dari makanan. Anda bisa bertanya pada dokter atau ahli gizi anda.

2) Tentukan jumlah karbohidrat (KH) yang anda butuhkan. Biasanya kebutuhan kita akan KH antara 45% sampai 60%.

3) Ubah jumlah KH dari kilokalori (kcal) menjadi gram.

4) Ubah jumlah KH dari gram menjadi satuan Carbing. 1 Carbing ~ 15 g KH.

5) Distribusikan jumlah Carbing ke sarapan (20%), makan siang (30%) dan malam (20%) serta 3 kali snack (3 x 10%).

6) Ubah satuan Carbing menjadi ukuran rumah tangga (URT) setiap bahan makanan yang mengandung KH dengan mengacu kepada tabel. Tabel dapat ditemukan lewat internet seperti pada www.low-carb-news.com atau searching for carbohydrat counting di Google.

7) Hitung kebutuhan makanan yang tidak mengandung KH yaitu protein hewani dan lemak/minyak.

8) Jika anda masih belum mampu menentukan jumlah makanan yang harus anda makan tiap hari, anda dapat mengikuti pelatihan atau seminar “Metode Carbing” yang akan diselenggarakan di RS Panti Nugroho dengan pembicara dr Andry Hartono, DAN.SpGK dari klinik MCU/Gizi RS Panti Rapih Yogyakarta.

Sup 5 Warna Pencegah Kanker

Kesaksian dr Kazu Tateishi yang ditulis dalam bukunya, Kesehatan dalam Sup Sayuran, dan juga Prof Chuang Shu Qi dari Taiwan, seharusnya membuat kita  mawas diri apakah kita akan mempertahankan hidup sehat dengan makanan alami asli Indonesia ataukah mengorbankan kesehatan kita dengan junk foods dari negara Barat ? Paling tidak pilihan makanan alami dapat menetralkan efek buruk junk foods.

MAKANAN ALAMI

Makanan alami terdiri dari sayuran & buah, beras merah dan kacang-kacangan dengan beragam warna. Sup tradisional kita yang dinamakan sayur asem juga merupakan salah satu makanan alami terbaik warisan nenek moyang kita.

Membiasakan diri makan nasi beras merah dengan sayur asem dan lauk pepes ikan segar sebetulnya merupakan salah satu cara alami untuk menghilangkan pengaruh buruk yang ditimbulkan oleh junk foods jika kita tidak dapat menghindari pola makan modern ini. Tetapi sayangnya menu alami tradisional di Jawa tersebut kurang disukai anak-anak dan remaja, khususnya menu sayur asem dan sayuran lainnya.

MEMBUAT SUP SEHAT ANTIKANKER

Dr Kazu dan Prof Chuang membuat resep sayuran 5 warna berikut ini sebagai sup pencegah kanker di Jepang dan Taiwan:

1. Bahan dasarnya 5 jenis sayuran: lobak putih 600 gram, sayuran atau daun lobak yang hijau 250 gram, wortel (merah) 250 gram, gobo (burdock root; kuning) 250 gram dan jamur hitam (hioko) 3 – 5 buah atau shitake 50 gram.

2. Sayuran dicuci bersih tanpa membuang kulitnya. Direbus dengan air yang banyaknya 3 kali jumlah sayuran. Rebus sampai mendidih setelah itu, api dikecilkan dan ditunggu selama satu jam.

3. Rebusan sayuran ini bisa diminum dengan bubur/rebusan beras merah asalkan ada selang waktu lebih dari 15 menit. Cara membuat bubur beras merah: 180 gram beras direbus dengan 1 1/5 liter air.

4. Sup sayuran (airnya) dapat disimpan dalam lemari es sebagai minuman kesehatan.

5.Untuk membersihkan pestisida dari sayuran, kita dapat merendam sayuran  selama 30 menit. Kemudian sayuran tsb dicuci dengan air garam selama 5 sampai 10 menit, dibilas dan baru kemudian direbus.

PENUTUP

Untuk mencegah kanker, kita memang harus menghindari zat-zat karsinogenik dalam makanan yang gosong karena dibakar atau digoreng  seperti nitrosamin dalam daging merah, benzpiren dalam lemak dan dietilstilbestrol yang dipakai untuk menggemukkan ternak. Selain itu, pestisida dan zat kimia seperti formalin, borax, pewarna textil, TBHA, plastik dalam makanan juga bersifat karsinogenik jika termakan secara berlebihan. Karena itu, daging berlemak yang dibakar atau digoreng harus dihindari. Begitu juga makanan sumber karbohidrat yang digoreng seperti kentang goreng karena makanan ini mengandung akril amida yang juga karsinogenik.

Untuk mencegah kanker, selain makanan atau minuman alami yang sehat, kehidupan yang rileks tanpa distres atau stres patologis juga dapat mencegah pembentukan kanker. Stres emosional, perilaku (tergesa-gesa, perfeksionis) dan fisik (kurang istirahat, makan tidak teratur, banyak merokok, minuman keras dan obat, perubahan cuaca dll.) semuanya dapat mengakibatkan distres. Konsekuensi distres adalah peningkatan kortisol dan penurunan antibodi secretory-IgA yang menurunkan daya tahan tubuh. Kenaikan adrenalin dengan penurunan kadar serotonin dalam otak juga menyebabkan tekanan darah meningkat, gula darah naik, fibromialgia/pegal linu yang kronis dan sakit kepala sehingga kita semakin stres.

Catatan: karena burdock root tidak ada di Indonesia, saya menggantinya dengan sayuran berwarna kuning.

Diringkas dari situs www.nutrimax.organic.com

Terapi Gizi Medik

Terapi gizi medik (TGM) dahulunya dikenal dengan istilah terapi diet (dietary treatment). Diet sendiri berarti “pengaturan jumlah serta jenis makanan dan jadual makan setiap hari.” Jika dirancang bersama pasien dengan bimbingan dietisien, terapi diet juga dapat dinamakan Perencanaan Menu atau Makan/PM (Menu Planning). PM ini mempertimbangkan pula faktor-faktor nonnutrisi seperti adat istiadat, habit, kultur, psikologi, dan ekonomi.

TGM

Istilah TGM digunakan karena terapi diet dapat pula disertai terapi gizi lain seperti suplementasi. Karena beberapa formula enteral misalnya formula susu diabetes (diabetasol, dianeral, nutren diabetes, glucerna) atau nutraceuticals misalnya kombinasi vitamin B, asam folat dgn zink dan kromium (diabetone, glucobion) atau fitokimia pangan misalnya antosianin/zeaxanthin serta bahan berkhasiat lain misalnya cinnulin sering digunakan sebagai suplemen lewat penulisan resep yang merupakan priviledge medis, maka digunakan istilah terapi gizi medik atau TGM.

Sejarah

Diet DM pertama kali diperkenalkan oleh dr Bouchardat pada tahun 1870an ketika beliau mengamati diabetisi yang makanannya dicatu akibat kelangkaan bahan pangan pasca-perang Perancis Prussian. Diabetisi yang makanannya dicatu ternyata memiliki kadar gula darah yang lebih rendah sehingga beliau menerapkan diet sebagai terapi untuk mengendalikan gula darah (ingat pada tahun itu, insulin dan OHO belum ditemukan).

Dibandingkan insulin yang baru diproduksi dan dipasarkan pada tahun 1921, kemudian OHO generasi pertama seperti tolbutamid dan klorpropamid yang baru diproduksi pada tahun 1955 serta biguanid seperti metformin yang dipasarkan pada tahun 1959, maka terapi diet jelas mempunyai sejarah yang jauh lebih lama.

Tujuan TGM

TGM bertujuan untuk mencapai dan mempertahankan:

1. Kadar GD mendekati normal (puasa/FPG 90-130, 2 jam pp < 180 dan A1c < 7)
2. TD yang normal (<130/80)
3. Profil lipid yang normal (LDL < 100, HDL > 40, TG < 150)
4. BB yang normal (IMT < 25)

Komponen TGM

TGM terdiri dari 2 komponen plus pengaturan jadual makan. Dahulunya komponen ini dikenal dgn sebutan 3 J: Jumlah makanan, Jenis makanan dan Jadual makan.

Komponen pertama yang berkaitan dgn jumlah makanan dikembangkan menjadi carbohydrate counting (carbing) atau penghitungan jumlah KH yg dibutuhkan dan distribusinya dalam 24 jam. Tentu saja untuk menghitung KH, kita harus menghitung jumlah kalori yang dibutuhkan per 24 jam dan persentasenya dalam bentuk KH. Menurut PERKENI 2009, persentase KH yg direkomendasikan adalah 45 – 65% dgn jumlah minimal 130 g/24 jam. Gula pasir diperbolehkan dalam sayuran/lauk dgn jumlah maksimal 5% dari Total Energy Intake.

Komponen kedua berhubungan dgn Jenis Makanan yang kemudian dikembangkan dengan memperhitungkan pula Indeks Glisemik (IG) dan Glycemic Load (GL) setiap makanan.

Mengapa harus TGM?

Penelitian terakhir seperti yg dilakukan F Cavalot et al pada tahun 2006 (J Clin Endocrinol Metab 2006;91:813-819) menunjukkan bahwa kenaikan GD 2 jam pp akan menaikkan hazard ratio serangan Jantung Koroner sebesar 2,5 x lipat (dari 2,12 menjadi 5,54). Kita ketahui bahwa kenaikan GD 2 jam PP berkaitan erat dengan IG, GL dan jumlah KH dalam makanan. Dengan kata lain, kematian karena serangan jantung koroner sangat dapat dicegah dgn diet yg dapat mengendalikan lonjakan GD (PG spikes) sesudah makan. PG spikes akan meningkatkan glikosilasi (A1c) yg menurunkan kemampuan sel darah merah untuk membawa oksigen dan melentur masuk ke dalam kapiler yang ukuran lumennya lebih kecil dari ukuran SDM.

Mengukur Unit Carbing

Sebelum mengukur unit Carbing, kita tentunya harus menghitung jumlah kalori yang dibutuhkan. Berikut ini langkah2 untuk menghitung kebutuhan kalori, KH dan unit Carbing:

1. Hitunglah dahulu kebutuhan basal (BEE) dgn mengalikan BB dgn 25 pada wanita dan dgn 30 pada pria jika BBnya normal (TB < /= 160 pada pria dan </= 150 pada wanita) atau ideal (TB > 160 cm pada pria dan >150 cm pada wanita). BB ideal = 90% (TB – 100); BB normal = TB – 100. Pada diabetisi yang berat badannya berlebih/kurang harus dikoreksi dengan memotong/menambahkan sebesar 20-30% (lihat No. 2).

2. Koreksi BEE dilakukan
Jika diabetisi tsb nonsedentari (bekerja fisik, berolahraga ringan).  Tambahkan hasil di atas dgn 10% pada diabetisi yang nonsedentari.

Pada usia di atas 40 tahun, kurangi 5% utk 40-59 thn, 10% utk 60-69 thn dan 20% utk > 70 thn.

Utk BB lebih atau obesitas, kurangi 20-30% dari hasil penghitungan BEE; untuk BB kurang, tambah 20-30% pada hasil penghitungan BEE.

3. Hasil terakhir dalam kcal diubah menjadi gram (1 g KH = 4 kcal), dan dari gram diubah menjadi unit carbing dgn membaginya dgn angka 15 (karena 1 unit = 15 g KH)

4. Jumlah unit carbing ini selanjutnya didistribusikan pada 3 kali makan utama dan 2-3 kali snack dgn interval waktu sekitar 3 jam.

Di dalam situs www.pantirapih.org dapat ditemukan pula langkah2 menghitung unit carbing.

5. Setelah mendistribusikannya ke dalam 3 makan pokok dan 2-3 camilan, anda harus melihat tabel utk mengetahui jumlah unit carbing pada tiap kelompok bahan pangan. (Ingat KH hanya terdapat dalam 4 kelompok bahan pangan yaitu (1) bahan pangan sumber energi [nasi, roti, mie, jagung, sereal, umbi2an], (2) protein nabati atau kacang-kacangan, (3) sayur-buah dan (4) susu dlm bentuk laktosa).

Protein hewani dan lemak/minyak tidak mengandung KH sehingga memiliki IG yang rendah atau bahkan 0 (lemak/minyak).

IG dan GL

Seberapa besar kenaikan kadar gula darah dalam waktu 3 jam (yg diukur saat puasa dan kemudian sesudah memakan suatu makanan setiap 1/2 jam sekali) menentukan besarnya IG. Sebagai pembanding dipakai glukosa yang ditetapkan memiliki IG 100.

Perkalian IG dgn jumlah KH dalam makanan tsb menghasilkan GL. GL diperlukan karena tidak semua KH atau monosakarida menaikkan GD dgn segera. Sebagai contoh fruktosa yang terdapat dalam corn sugar memerlukan waktu 3 jam untuk diubah menjadi glukosa di dalam hati. Jadi, fruktosa lebih mempertahankan kadar GD yang tinggi ketimbang menimbulkan PG spike. Karena itu, corn sugar yang pernah dipakai sebagai gula pengganti yang alami dgn IG yang rendah sekarang sudah tidak lagi mengingat GLnya yang tinggi.

Untuk penjelasan detail dan tabel IG, anda dapat melihat Majalah Intisari Menu Sehat terbitan bulan Mei Tahun tahun 2009 hal. 106 – 115 (fotokopi terlampir).

Penutup

Di samping TGM, pilar-pilar lain dalam menopang pengendalian FPG meliputi olahraga serta aktivitas fisik yg seimbang dengan istirahat, manajemen stres, monitoring gula darah dan pemakaian OHO/insulin. Semua ini berlandaskan pada pengetahuan diabetisi akan penyakit, komplikasi dan penanganannya lewat konseling perorangan pada klinik edukasi DM dan penyuluhan kelompok. Akhirnya kita harus berpedoman pada motto Joslin, “Diabetisi yang memiliki lebih banyak pengetahuan tentang DM dan penanganannya akan berusia lebih panjang dan memiliki kualitas hidup lebih baik.” Untuk informasi tambahan, anda dapat membuka atau mensearch situs Joslin lewat Google. Situs dalam bahasa Indonesia yang cukup dikenal adalah www.SSdiabetes.org yang dikelola oleh Prof Sidartawan Sugondo SpPD-KEMD.

Dr Andry Hartono, SpGK

Tips Memilih Diet Slimming

Ada berbagai macam diet yang ditawarkan oleh salon, studio atau klinik pelangsingan. Contoh-contohnya a.l. diet Atkins, diet zona, diet Cohen, diet Mayo, diet rendah kalori dan banyak lagi lainnya.

Agar anda tidak bingung memilihkannya, perhatikan tip berikut ini:

1. Pilihlah program diet yang tidak menjanjikan penurunan berat badan (BB) secara instan tapi menjanjikan pengurangan BB yang bertahap dan lestari bersama dengan peningkatan kesehatan dan kebugaran tubuh.

2. Jangan memilih program diet yang disertai pemberian suplemen yang isinya tidak diberitahukan.  Preparat tiroid, peluruh kencing, pencahar, ephedrin dan anorektik seperti misalnya fenfluramin dapat membawa efek samping berbahaya sehingga tidak akan dipakai oleh program diet yang baik. Begitu pula herbal berbahaya seperti ma huang tidak boleh digunakan dalam program diet.

(3) Pilihlah program diet yang sesuai dengan pola hidup dan kesehatan anda. Perbaikan pola hidup yang salah hanya dapat dilakukan secara bertahap dgn berlandaskan kemauan, kemampuan dan kesempatan yang anda miliki.

(4) Pilihlah program diet yang masuk di akal dengan biaya yang layak serta terjangkau. Jika anda hanya mengikuti diet untuk sesaat, dan kemudian berhenti karena biayanya terlalu mahal,  maka selain anda tidak mendapatkan manfaat apa-apa, berat badan anda pun dapat naik lebih tinggi dari BB sebelum diet.

(4) Program diet yang baik biasanya juga disertai pemeriksaan dokter termasuk wawancara, pemeriksaan fisik,  antropometri, tekanan darah dan gula darah, khususnya jika obesitas yang anda alami menyertai suatu penyakit seperti hipotiroid, sindrom Cushing, dan sindrom metabolik serta diabetes tipe 2. Biasanya program ini dilaksanakan oleh dokter MCU dgn bantuan dietisien atau oleh dokter spesialis gizi klinik.

(5) Program yang baik akan menekankan 5 hal sebagai syarat mutlak keberhasilan menurunkan dan mempertahankan BB ideal, yaitu: kemauan kuat, pengetahuan yang benar tentang kesehatan dan gizi, perencanaan makanan yang baik, aktivitas fisik serta OR yg tepat, dan dukungan suami/isteri.

Akhirnya, keberhasilan anda bukanlah karena dokter atau dietisien yang membimbing anda tetapi karena diri anda sendiri. Dengan demikian, keberhasilan itu akan terus menjadi milik anda dan bahkan dapat anda bagikan dengan orang lain, khususnya keluarga sendiri.

dr Andry H
Klinik MCU dan Gizi Medik
RSPR

Diet Vegan

Diet vegan merupakan diet dengan konsumsi makanan nonhewani yang secara alami lebih cocok bagi manusia agar dapat hidup sehat dan kalau berumur panjang (yang bisa mencapai 120 tahun) tetap memiliki kualitas hidup yang baik. Kondisi umur panjang dengan kualitas hidup yang baik ditemukan pada suku Hunza di Himalaya dan penduduk di Okinawa Jepang.

Sebaliknya orang Eskimo yg tidak pernah makan sayuran/buah dan kacang-kacangan hanya memiliki harapan hidup di sekitar 30 tahunan karena mereka menghadapi risiko perdarahan yang dapat terjadi sebagai akibat tidak adanya asam lemak omega-6 (yang terdapat dalam minyak nabati) sementara kandungan omega-9-nya tinggi pada makanan mereka. Agar terdapat keseimbangan antara pembekuan dan pengenceran darah, seharusnya konsumsi asam lemak omega-3 dan -6 berada dalam keadaan seimbang pula. Diet vegan atau semivegan (kalau belum terbiasa, kita tidak harus vegan murni atau semivegan) dianjurkan utk manusia karena beberapa alasan:

1. Manusia lebih cenderung ke arah herbivor karena memiliki geraham dgn gerakan rahang yg bisa horizontal (karnivor hanya memiliki gerakan rahang yg vertikal) dan juga mempunyai usus yg panjang (usus karnivor lebih pendek). Daging yg cepat membusuk tidak cocok utk usus yg panjang.
2. Manusia berkeringat pada kulitnya shg berbeda dgn karnivora yang mendinginkan tubuh dgn lidahnya (krn itu, anjing sering menjulurkan lidahnya bila kepanasan)
3. Manusia minum dgn cara menghirup spt herbivor dan tidak menjilatnya spt karnivor.
4. Manusia bersama guinea pig dan chimpanze tidak bisa membuat sendiri vitamin C shg harus mendapatnya dari buah dan sayuran.

Risiko yang pasti harus kita hadapi karena memakan daging secara berlebihan adalah efek karsinogenik dan aterogeniknya mengingat:

(1) Kandungan dioxin dan PCB di lingkungan (rumput) yang dapat termakan oleh ternak. Kedua zat racun ini bisa berada dalam lemak dan hati hewan selama waktu bertahun-tahun (bisa sampai 14 tahun). Keduanya mencemari lingkungan vegetasi lewat pestisida, herbisida serta insektisida dan dapat menimbulkan kanker pada hewan serta manusia yg memakannya. Pencemaran lingkungan oleh dioxin juga dapat terjadi ketika sampah yang terdiri dari bahan-bahan plastik dibakar. Kita tahu bahwa hewan ternak seperti sapi, kambing dan ayam juga mencari makan di tempat pembuangan sampah yang kemungkinan besar sudah tercemar dioxin. Apalagi jika plastik digunakan secara sengaja sebagai bahan tambahan dalam minyak untuk menggoreng makanan agar makanan tetap garing meskipun disimpan lama.
(2) Lemak hewan yang dibakar akan menghasilkan benzpiren yang merupakan zat karsinogenik.
(3) Daging hewan sering diawetkan dgn sodium nitrit yang jika dibakar atau digoreng akan berubah menjadi nitrosamin yg juga zat karsinogenik.
(4) Daging hewan dapat mengandung hormon spt DES (yg sudah tidak dipakai pada manusia krn efek karsinogenik) dan juga AB yg menyebabkan semakin banyak kuman yg resisten thdp AB. Hormon dipakai utk mempercepat pertumbuhan dan penggemukan sedangkan AB mencegah infeksi bakteri pada ternak. Penelitian SEAMEO menemukan 80% hati ayam broiler di Jakarta mengandung residu AB yg tinggi.

Jadi, kalau kita masih memakan daging khususnya daging merah, sebaiknya kita tidak membakar dan menggorengnya tetapi merebusnya dalam bentuk masakan berkuah (sup, soto, rawon). Kalau bisa hindari lemak, darah dan hatinya karena di bagian tubuh inilah terdapat zat-zat kimia berbahaya tersebut. Semua ini saya sampaikan karena dari pengalaman di rumah sakit, saya melihat semakin banyak remaja dan dewasa muda yang mengalami kanker usus besar akibat memiliki pola makan seperti hewan karnivor (hanya makan daging serta junk food dgn berbagai zat kimianya dan tidak menyukai makanan nabati spt sayuran/buah) di samping menderita kanker paru krn kebiasaan merokok di usia remaja. Selain itu, penyakit pembuluh darah (aterogenik) seperti stroke dan serangan jantung koroner juga semakin banyak menimpa laki-laki yang berusia di bawah 40 tahun.

Andry H.

Gula Pengganti

Ada banyak macam gula pengganti yang dapat digunakan oleh pasien diabetes atau kegemukan. Gula ini juga dipakai oleh industri pangan utk menghasilkan kemanisan yang lebih kuat dgn biaya yang jauh lebih rendah.

Berdasarkan kandungan energinya dan sifat alami/sintetik, GP dibagi menjadi:

  1. Gula sintetik spt sakarin, siklamat dan asesulfam-K yg sama sekali tidak mengandung energi karena bukan dari zat gizi.
    2. Gula dari zat gizi misalnya aspartam dari protein atau asam amino; fruktosa (gula buah) yg banyak terdapat dalam buah yang manis, madu, gula aren serta sirup maple dan sukralosa yg berasal dari sukrosa (gula pasir).
    3. Gula alkohol misalnya xylitol, maltitol dll.
    4. Gula lainnya. Misalnya tagalosa dan trehalosa.

Gula tanpa kalori
Sakarin juga merupakan pemanis sintetik nonkalori yg hanya boleh dipakai oleh diabetisi dan pasien obesitas. Tapi kedua pemanis ini dapat ditemukan dalam produk industri pangan. Asesulfam K (K merupakan simbol kalium) adalah senyawa kalium asesulfam yg dibuat sintetik shg tidak mengandung kalori. Kemanisan asesulfam 180-2000 kali gula pasir dan sama dgn kemanisan aspartam. Seperti sakarin, asesulfam memiliki aftertaste agak pahit di lidah. Biasanya asesulfam dicampur dgn pemanis lain spt sukralosa dan aspartam utk meningkatkan kemanisan dan mengurangi aftertaste. Karena tahan panas, asesulfam sering dipakai dalam proses pembuatan makanan dgn pemanasan. Pemanis ini juga bersama pemanis lain banyak ditemukan dalam produk industri pangan seperti soft drink yg zero sugar. Meskipun ada pakar kesehatan yg menganggap asesulfam sbg zat karsinogen, namun FDA masih menganggapnya sebagai pemanis yang aman asalkan takaran pemakaiannya di bawah ADI.Siklamat merupakan salah satu bentuk pemanis tanpa kalori. Pemanis ini di negara Barat sudah tidak digunakan karena dapat menimbulkan kanker kandung kemih.

Gula dari protein
Aspartame merupakan pemanis yg terbentuk dari asam aspartat dan metil ester fenil alanin. Karena pada perubahan pH atau pemanasan, metil ester dapat berubah menjadi metanol dan kemudian formaldehid serta asam format, maka pemakaian aspartam yang sudah disetujui oleh FDA sering mendapat tentangan dari sebagian pakar gizi dan kesehatan. Alasan mereka adalah karena metanol dapat menimbulkan kebutaan sedangkan formaldehid dan asam format merupakan senyawa toksik. Namun, FDA masih mempertahankannya asalkan takaran pemakaiannya di bawah ADI atau Acceptable Daily Intake (dosis 1/100 dari dosis yg menimbulkan gangguan kesehatan pada hewan). Salah satu ciri aspartam yg merugikan adalah bahwa pemanasan dapat menimbulkan rasa logam pada lidah selain mengubah metil ester menjadi metanol dan formaldehid spt disebutkan di atas.

Fruktosa (gula buah) yang juga dikenal sebagai gula jagung terdapat dalam buah dan sayuran yang manis, madu, gula aren dan sirup maple. Gula ini tergolong ke dalam KH sehingga memberikan 4 kcal per gramnya. Karena fruktosa dapat diubah menjadi gula darah (glukosa) oleh hati, maka gula ini memiliki glycemic load yg tinggi shg sekarang tidak lagi dipakai sebagai gula utk diabetisi. Selain dalam buah yg manis, fruktosa terdapat pula dalam madu, kurma, sirup maple dan gula aren.
Sukralosa merupakan pemanis yang dibuat dari sukrosa atau gula pasir dgn mengganti 3 gugus OHnya dengan klorin. Dgn demikian sukralosa tidak menaikkan gula darah, memiliki indeks glisemik yg rendah dan tidak begitu memberikan kalori seperti gula pasir.

Gula alkohol (GA)
Meskipun membawa nama alkohol, GA tidak mengandung etanol atau alkohol. Gula ini terdapat secara alami dalam sayuran dan buah kendati dapat dibuat oleh industri pangan. GA kurang manis dibandingkan sukrosa atau gula pasir (GP) tapi tetap mengandung kalori sekalipun lebih rendah daripada GP. Beberapa jenis GA yg digunakan dalam makanan produk industri adalah isomalt, maltitol, lactitol, sorbitol, xylitol dan ekstrak stevia (high refined stevia).

Gula lain
Tagalosa dan trehalosa merupakan pemanis baru yang digolongkan dalam GRAS (generally recognized as safe). Tagalosa mirip fruktosa tapi dibuat dari laktosa.
Trehalosa terdapat dalam jamur atau cendawan.
Akhirnya meskipun diabetisi boleh menggunakan gula/pemanis pengganti dalam minuman seperti teh, cokelat dan kopi, namun takarannya tidak boleh berlebihan karena sebagai food aditive harus di bawah ADI. Gula pasir sendiri masih boleh digunakan oleh seorang diabetisi asalkan takarannya tidak melebihi 5% dari asupan total kalori (PERKENI 2006) dan hanya dalam sayur/masakan (bukan dalam minuman).

Dr Andry Hartono, SpGK
Klinik MCU dan Gizi Medik
RS Panti Rapih
Yogyakarta

Sup Pancawarna

Ketika saya mencoba memodifikasi komposisi sup pancawarna yg disarankan oleh Dr Kazu, saya mengganti gobo/burdock yg berwarna kuning dgn walo (pumpkin yg juga kuning) termasuk bijinya. Biji walo ini mengandung selenium, salah satu mineral yg sangat penting bagi fungsi antioksidan enzimatik, yaitu glutation peroksidase atau GPx. GPx merupakan sistem pertahanan sel terakhir dalam menghadapi radikal bebas spt superoksida dan hidrogen peroksida. Kegagalan GPx yg diikuti gangguan fungsi glutation sebagai master antioksidan akan mengakibat kematian sel.

Magnesium sebenarnya banyak terdapat dalam klorofil daun dan bagian tanaman yang bewarna hijau. Magnesium bekerja dalam keseimbangan dgn kalsium. Kalsium banyak terdapat dalam makanan hewani sedangkan magnesium dalam makanan nabati. Saya memasukkan brokoli yg bukan hanya kaya akan magnesium tetapi juga mengandung sulforafan salah satu zat antikanker ke dalam komposisi sup pancawarna sebagai pengganti daun lobak.

Lobak yg putih dan daun lobak membuat kita membuang gas usus terus shg cukup mengganggu dan utk menguranginya, saya ganti daun lobak dgn brokoli yg sama-sama berwarna hijau serta kaya akan klorofil (analog hemoglobin pada manusia krn fungsi Hb sbg pembawa oksigen yg mengikat O2 dgn melepaskan CO2 lewat paru sedangkan klorofil mengubah CO2 menjadi O2 lewat daun tanaman).

Sebagai penyedap rasa yg dapat menggantikan rasa gurih dari kaldu ayam atau MSG, saya gunakan “Totole” suatu serbuk penyedap utk makanan vegetarian. Totole terbuat dari sari jamur shitake dan dapat dibeli di toko bahan pangan vegan.

Untuk melancarkan aliran darah, saya tambahkan hioko atau shitake yg bewarna hitam. Jamur hitam mengandung senyawa semacam statin (antikolesterol) dan lentinan yg selain berfungsi sbg antikoagulan juga tidak kalah efektifnya dibandingkan amantadin HCl yg merupakan obat antivirus terkenal. Jamur yg di Cina dikenal dgn nama Mo-er (jamur hitam) atau wood ear ini sebenarnya terdiri dari shitake, jamur tiram, enoki dan jamur kuping (hioko). Di Cina, jamur dikenal sebagai bahan makanan untuk mempertahankan kesehatan pada manula krn fitokimianya melancarkan darah dan mengatur keseimbangan imunitas (Referensi dari Jean Carper, the Food Pharmacy).

Demikianlah manfaat salah satu makanan berbasis nabati bagi kesehatan kita. Mudah2an bermanfaat pula bagi mereka yg mendambakan kesehatan tanpa harus terus-menerus berobat.

dr Andry Hartono

Mengatasi Pick Eater

Anak sering memilih-milih makanan dan celakanya tidak menyukai buah serta sayuran yg kaya akan vitamin-mineral bagi pertumbuhannya. Memang secara naluriah, anak akan lebih menyukai makanan yg terbuat dari daging serta lemak seperti satai atau steak, dan minuman manis seperti soft drink atau teh manis, mengingat pertumbuhan anak memerlukan banyak protein sementara aktivitasnya yang tinggi membutuhkan banyak karbohidrat serta lemak/minyak.

Anak-anak yang senang memilih-milih makanannya dinamakan “Pick Eater” atau sang pemilih makanan. Pertanyaannya sekarang bagaimana kiat-kiat utk mengatasi persoalan pick eaters ini?

KIAT MENGATASINYA

Anak menyukai minuman dgn sedotan. Karena itu, juice buah sebetulnya menjadi pilihan penting utk memperkenalkan anak pada buah dan sayuran. Pilihan lainnya adalah makanan seperti salad yg diberi keju, mayones atau dressing spt thousand islands.

Saya pernah mencoba mencicipi juice kemasan merk terkenal yang terbuat dari campuran sayuran (brokoli) dan buah. Rasanya cukup enak walaupun  manis. Mungkin juice ini bisa menjadi pengantar untuk beralih kepada juice buatan sendiri.

Hanya saja kadar gula yg cukup tinggi ( mungkin fruktosa) sering membuat anak hilang selera makannya shg tidak dianjurkan pemberian juice sebelum makan. (Sebaiknya diberikan bersama makanan camilan di antara jam-jam makan atau pada saat anak beraktivitas spt berenang yg memerlukan tambahan kalori). Pemberian juice pada malam hari sebelum anak tidur dikhawatirkan membuat anak gemuk krn kalori dari minuman tsb yg berbentuk KH sederhana dan tidak terpakai sbg sumber tenaga utk aktivitas akan diubah menjadi lemak/gajih.

JUICE YANG ENAK DAN SEHAT

Sayuran seperti brokoli yg akan dijuice sebaiknya dicelupkan sebentar ke dalam air mendidih dan rasa langunya bisa ditutupi dgn juice apel hijau lokal. Juga bisa ditambahkan sedikit perasan jeruk lemon, madu atau sirup maple, dan agar-agar, nata de coco atau aloe vera dgn remukan es batu. Juice jangan terlalu dingin karena enzim kita bekerja pada suhu tubuh sehingga jika terlalu dingin juice tsb tidak tercerna dan terserap dengan cepat di dalam usus.

ZAT ANTIMINERAL

Anak-anak tidak boleh diberi teh apalagi bersama makanan. Teh mengandung asam tannat dan fitat yg akan mengikat mineral penting seperti zat besi dan kalsium.

Kita tahu besi diperlukan untuk pembentukan hemoglobin dalam sel darah merah. Hb anak seringkali rendah. Rendahnya Hb yg berfungsi utk membawa oksigen menandakan anemia yg membuat anak cepat lelah, sesak dan berdebar-debar.

Sementara itu, kalsium merupakan bahan untuk pembentukan tulang dan gigi. Untuk pembentukan bagian tubuh ini juga diperlukan fosfat dan vitamin D.

Sayuran juga mengandung asam fitat tetapi karena anak juga menyukai daging, zat besi yg diberikan daging akan menggantikan zat besi yg terikat asam fitat apabila kedua jenis makanan ini dimakan bersama.

PENUTUP

Untuk variasi menu makanan anak  bisa dibaca buku-buku menu yg diterbitkan oleh Penerbit Kanisius. Salah satu penulisnya adalah Ibu Purna, MP, seorang pakar pangan dan gizi, yg juga menulis buku cara membuat mie pelangi dan mengolahnya dalam berbagai variasi menu. Di Kanisius, setiap menu makanan dibuat dahulu sebelum ditulis dalam bentuk buku. Semoga Tip-tip ini bermanfaat.

dr Andry Hartono, SpGK

Sindrom Kilomikronemia

Lemak dan minyak dari makanan diserap lewat usus utk kemudian dirakit kembali (disintesis) menjadi “lipid packets” spesial yg disebut kilomikron. Kilomikron merupakan partikel lemak yg sangat halus, terbentuk selama proses pencernaan dan asimilasi lemak, dan langsung memasuki sistem limfatik.

Trigliserid usus atau kilomikron yg mengandung sekitar 85 persen trigliserid kemudian dibawa lewat darah ke dalam hati tempat partikel lemak ini diproses (usia-paruh kilomikron yg normal adalah sekitar 10 menit).

Jika terdapat kejadian nyeri perut kanan atas yg kambuhan tapi tidak seberat nyeri pada pankreatitis akut mungkin  kita tengah mengalami  sindrom kilomikronemia.

Sindrom kilomikronemia   yg terjadi pada pasien dgn kadar trigliserid yg tidak terkontrol (di atas 500 mg/dL) pada suatu saat akan diikuti oleh pankreatitis akut. Pankreatitis akut yg kambuhan sering terjadi pada pasien dgn kadar trigliserid sangat tinggi (keadaan ini sering merupakan kelainan genetik dgn kadar TG yg bisa sampai 5000 mg/dL).

Sindrom kilomikronemia merupakan kelainan bawaan di mana metabolisme lemak yg abnormal menyebabkan penumpukan kilomikron dalam jumlah besar di dalam darah.  Keadaan ini membuat sampel darah yg didiamkan di dalam tabung reaksi bukan hanya mengandung lapisan sel darah yg mengendap dan cairan plasma berwarna kuning tetapi juga lapisan seperti susu yg merupakan kilomikron. Sindrom kilomikronemia sering tidak disadari karena keluhan pasien tidak seberat pankreatitis akut, namun jika kadar TG 1000 mg/dL atau lebih, dengan keluhan spt maag tapi nyerinya mungkin menjalar ke pinggang kanan (krn kepala pankreas terletak retroperitoneal), maka kita harus berpikir ttg kemungkinan sindrom kilomikronemia.

Yang perlu dicatat bahwa keadaan hiperkilomikronemia dapat dikelirukan dgn: Sindrom miokard akut (suatu bentuk serangan jantung jika ada keluhan sesak napas), dan kolik empedu yaitu suatu keadaan yg ditandai oleh nyeri spt kram yg berat pada perut kanan atas akibat adanya batu empedu yg masuk ke saluran utama empedu (common bile duct).

Pankreatitis akut terjadi pada hipertrigliserid berat krn terbentuknya sludge yg bisa mengganggu aliran sekret pankreas. Sludge atau lumpur empedu (yg bisa menjadi batu empedu) terbentuk utk mengalirkan keluar kolesterol akibat hipertrigliseridemia. Obat-obat penurun TG dan kolesterol spt fenofibrat, gemfibrozil dan niasin juga meningkatkan jumlah sludge yg harus dialirkan ke dalam usus 12 jari.

TERAPI DIET
Untuk mencegah pankreatitis akut pada sindrom kilomikronemia, kita harus membatasi asupan minyak dan menghindari lemak spt santan kental serta gajih. VCO merupakan pilihan minyak yg baik krn asam lemak rantai sedang (atom karbon 10-12) di dalam VCO tidak akan menjadi kilomikron.
KH sederhana spt gula dan tepung juga harus dibatasi krn dalam hati akan diubah menjadi trigliserid. Sedangkan asam lemak esensial dan MUFA (minyak zaitun) dapat dikonsumsi asalkan bersama blender sayur/buah yg kaya serat solubel atau dgn havermut/oatmeal utk menghindari keluhan sakit maag yg kambuhan pada sindrom kilomikronemia.

Dr Andry Hartono SpGK
Sumber: pengalaman pribadi dan sejumlah referensi dari situs kesehatan.