Puasa

Dalam masa prapaskah, umat Katolik wajib berpuasa pada rabu abu dan jumat agung. Puasa berarti boleh makan kenyang satu kali sedangkan selebihnya makan sedikit sebanyak dua kali. Mereka yang berusia di bawah 18 tahun dan di atas 60 tahun hanya wajib berpantang dan biasanya pantang daging.

Manusia tidak dapat berpuasa air atau tidak minum selama lebih dari 24 jam karena akan terjadi dehidrasi dan gangguan elektrolit yang bisa membawa kematian. Namun manusia yang sehat dapat tetap hidup dengan berpuasa makanan sampai 1 bulan (Musa dan Yesus berpuasa 40 hari). Sedangkan pasien diabetes yang menggunakan insulin atau yang gula darahnya di atas 250 mg/dL tidak dapat berpuasa lebih dari 12 jam karena dapat terjadi ketoasidosis diabetes.

Sumber tenaga manusia berasal dari oksidasi dua jenis zat gizi yaitu karbohidrat dan lemak. Protein sebenarnya bukan zat penghasil tenaga melainkan zat pembangun kendati kalau perlu protein juga dapat dioksidasi menjadi tenaga dengan produk limbah amonia dan ureum. Amonia yang beracun diubah menjadi ureum oleh hati dan ureum dibuang ke dalam air seni lewat ginjal.

Karbohidrat (KH) terdapat dalam bentuk glukosa yang pada orang normal sekitar 100 mg/dL atau total glukosa dalam darah seseorang dengan berat 75 kg hanya sekitar 5 gram dan dalam total air tubuh 45 gram. KH juga terdapat dalam bentuk simpanan yg disebut glikogen. Jumlahnya sedikit karena hanya dapat memenuhi kebutuhan tenaga selama 12 jam, yaitu 100 gram dalam hati dan 200 gram dalam otot yang hanya memberikan 1200 kcal utk memenuhi kebutuhan selama 12 jam. Setelah gula darah dan glikogen terpakai dalam tempo 4 hingga 8 jam dg aktivitas normal (kadar gula darah tidak boleh kurang dari 50 mg/dL) maka tubuh akan menggunakan lemak yg jumlahnya sekitar 20% dari berat badan. Pemakaian lemak sebagai sumber tenaga akan menghasilkan keton bodies yang membuat darah menjadi asam. Karena itu dalam keadaan lapar, mulut pun terasa asam. Ketika lemak tubuh mulai digunakan, berat tubuh pun turun. Bahkan kadar trigliserid dan kolesterol juga turun.

Ketika jumlah lemak tubuh turun sampai kurang dari 10%, maka protein pun ikut digunakan sebagai sumber tenaga. Bahkan pada pasien kanker, protein sejak awal sudah dipakai untuk menghasilkan glukosa yang diperlukan sel kanker (sel kanker tidak bisa menggunakan lemak sebagai energinya dan lemak juga tidak bisa diubah jadi glukosa kecuali gliserol).

Penggunaan protein sebagai sumber tenaga akan menimbulkan pelisutan otot dan keadaan ini pada starvasi dinamakan malnutrisi. (Kwashiorkor pada malnutrisi protein dan marasmus pada malnutrisi kalori). Pada kanker, malnutrisi yang berat ini disebut kakeksia. Pada malnutrisi yang berat, biasanya pasien meninggal karena gangguan elektrolit yang menimbulkan aritmia dan gagal ginjal.

Puasa yang sehat seperti puasa yang tidak melebihi 8-12 jam per hari sebenarnya memberikan manfaat bagi kesehatan seperti penurunan pada risiko kanker, penyakit jantung dan pembuluh darah, kelainan metabolisme seperti diabetes dan dislipidemia, kelainan imunitas dan bahkan puasa yg sehat akan memperlambat proses penuaan.

Menurut Dr. Mark P. Mattson, kepala  laboratorium neurosciences pada the US National Institute on Aging, puasa yg dilakukan tiap 2 hari sekali  (intermittent fasting) memberikan manfaat sama besarnya seperti manfaat diet rendah kalori pada hewan mencit. Sebuah penelitian yg dilakukan pada manusia di Universitas Illinois menunjukkan hasil yang sama. Menurut the US National Academy of Sciences, manfaat puasa yang lain meliputi ketahanan terhadap stres, peningkatan kepekaan insulin, penurunan angka kesakitan dan pertambahan usia harapan hidup. Hasil penelitian yg dilakukan oleh Dr. Eric Ravussin menghasilkan kesimpulan, “Alternate-day fasting may be an alternative to prolonged diet restriction for increasing the life span”. (Puasa setiap 2 hari sekali merupakan alternatif pengganti diet rendah kalori yang lama bagi peningkatan rentang usia). Jadi jika kita berpuasa senin-kemis atau rabu-jumat, manfaatnya sangat banyak bagi kesehatan.

dr Andry H SpGK
Klinik Medical Checkup
RS Panti Rapih
Yogyakarta

Terapi Gizi Medik Pada Hiperurisemia dan Arthritis Gout

Peradangan sendi gout arthritis yang disebabkan penumpukan asam urat seringkali menimbulkan rasa sakit luar biasa. Nyeri ini disebabkan oleh kristal asam urat yg berbentuk spt jarum. Biasanya kristal asam urat terbentuk pada persendian jempol kaki dan jari-jari atau tulang2 kecil kaki (metatarsal dan tarsal). Selain itu, asam urat juga dapat mengendap dalam ginjal sehingga terbentuk batu asam urat.

Serangan asam urat bisa terjadi dalam hitungan hari atau bulan. Pria dan penyandang obesitas adalah kelompok yang berisiko tinggi mengalami kenaikan asam urat atau hiperurisemia. Sebenarnya, nyeri akibat asam urat bisa dicegah dengan mengatur keseimbangan kerja, olahraga dan istirahat di samping menghindari makanan tertentu.

Asam urat berasal dari purin yg banyak terdapat dalam daging merah termasuk otot kita sendiri. Jika aktivitas fisik kita terlalu berat (ditandai oleh rasa pegal) sementara kita juga kurang minum dan air seni kita terlalu asam krn banyak mengonsumsi daging, lemak dan alkohol, maka terjadilah kenaikan kadar asam urat (di atas 7 utk pria dan 5,5 utk wanita) yg bisa dgn atau tanpa nyeri sendi akibat pengendapan kristal asam urat. Kadar asam urat pria lebih tinggi dari wanita krn massa ototnya lebih besar.

Ada beberapa makanan yang sebaiknya tidak Anda konsumsi atau setidaknya harus dikurangi porsinya agar nyeri akibat asam urat bisa dicegah. Apa saja makanan tersebut?

– Jamur kering
Jamur mengandung purin yg tinggi tetapi jamur kering jauh lebih tinggi lagi krn dengan pengeringan, purin lebih terkonsentrasi dg jumlah yg jauh lebih besar.

– Tape
Keberadaan ragi yg memfermentasikan karbohidrat menjadi asam laktat dan alkohol bukan hanya meningkatkan kandungan purin tapi juga membuat air seni lebih asam shg asam urat mengendap sbg kristal dan tidak bisa dibuang keluar oleh ginjal.

– Kerang
Untuk mengurangi risiko munculnya nyeri asam urat, Anda harus mengurangi konsumsi daging kerang. Saran ini dikemukakan Lona Sandon, asisten profesor gizi klinik di University of Texas Southwestern Medical Center, Amerika Serikat.

“Hewan laut satu ini sangat kaya akan purin, yang oleh tubuh akan dipecah menjadi asam urat. Jika ingin mengonsumsinya, sebaiknya jangan terlalu banyak,” kata Sandon, seperti dikutip dari Health.com

– Alkohol

Minum minuman beralkohol akan meningkatkan risiko serangan asam urat hingga dua kali lipat. Alkohol tidak hanya meningkatkan asam urat tetapi juga membuat tubuh makin sulit membersihkannya dari sistem ekskresi spt ginjal. Jika memang ingin minum, lebih baik pilih red wine yg mengandung resveratrol antioksidan pencegah pembentukan asam urat. Minum bir hanya membuat nyeri asam urat makin parah.

– Daging merah dan jerohan

Seperti dikatakan sebelumnya daging kaya akan purin. Namun tidak semua daging memiliki kadar purin yang sama. Daging putih biasanya lebih sehat daripada daging merah. Sebenarnya tidak masalah jika Anda mengonsumsi daging merah, tetapi pastikan jangan terlalu sering dan jangan meminum kaldu atau kuahnya yg kental.

– Minuman manis

Hindari konsumsi minuman manis yg mengandung sukrosa dan fruktosa yg tinggi seperti soft drink atau jus buah kemasan. Pemanis buatan yang terkandung di dalamnya juga membuat tubuh lebih banyak memproduksi asam urat. Penelitian menunjukan pria yang mengonsumsi banyak minuman berfruktosa tinggi berisiko lebih tinggi terkena asam urat. Namun demikian, soda water yg hanya mengandung natrium bikarbonat tanpa gula akan melarutkan kristal asam urat shg kristal tsb dapat diekskresikan ke dalam air seni.

– Asparagus

Asparagus, kembang kol, bayam dan jamur basah mengandung lebih banyak purin dibandingkan sayuran lainnya. Tetapi jika Anda tidak terlalu banyak mengonsumsinya, tidak masalah. Menurut Sandon, tubuh juga sebenarnya lebih mudah mengeluarkan purin yang bersumber dari bahan nabati. Hal yg sama juga terjadi pada kacang dan emping.

– Daging burung. Burung yg terbang terus dan jarang minum spt angsa liar juga kaya akan purin krn hewan tsb dapat menyimpan purin dan asam urat dalam tubuhnya sbg bahan utk membentuk alantoin (bagian dari kuning telur).

– Sarden
Selain kandungan purin yg tinggi, ikan sardine yg dikalengkan juga mengandung kuah atau kaldu yang dapat membuat air seni menjadi asam.

Singkatan utk mengingat makanan yg harus dikurangi konsumsinya adalah JASBUKET yg tdd: Jerohan dan Jamur kering, Asparagus, Alkohol, Sarden, Sayuran yg tumbuh cepat spt jamur serta bayem, Burung, Kaldu, Kacang, Emping, dan Tape.

dr Andry Hartono, SpGK

Pescetarian

Menurut John Hopkin School of Public Health, kebiasaan tidak makan daging 1 hari dalam seminggu akan mengurangi asupan lemak jenuh sebesar 15% dari diet seseorang. Pengurangan asupan daging dan produk hewani seperti telur serta susu dapat dijadikan salah satu cara bagi pemula diet vegan sebelum menjadi vegan murni. Pescetarianism merupakan salah satu bentuk diet lainnya bagi mereka yg belum dapat mengikuti diet vegetarian total atau murni di samping laktoovovegan. Istilah pescetarian atau pescovegetarian ini berasal dari kata Italia “pesce” yg artinya ikan dan kata Inggeris “vegetarian” yang artinya pemakan makanan nabati atau vegetables. Kamus Merriam-Webster menyebutkan tahun 1993 sebagai tahun memperkenalkan diet sayuran buah, kacang-kacangan dan sereal serta bijian dgn mengikutsertakan ikan dan makanan laut sebagai sumber protein hewani, omega-3, B12 dan zink. Diet ini sebenarnya merupakan diet mediteranian yg digunakan dalam diet DASH (Dietary Action to Stop Hypertension) yg mengikutsertakan pula minyak zaitun sebagai sumber lemak yg baik (MUFA atau omega-9) selain ikan, kacang-kacangan, biji2an/sereal dan sayuran-buah.

Sebuah meta-analisis di tahun 1999 terhadap 5 penelitian yang membandingkan angka kematian pada populasi vegetarian dengan non-vegetarian di negara-negara Barat mendapatkan bahwa angka kematian karena penyakit jantung iskemik lebih rendah 34% pada pescetarians, 34% pada ovo-lakto vegetarian, 26% pada vegan murni dan 20% pada semivegetarian atau kelompok yg makan daging sekali-sekali.

Terhadap diet pescetarian, sejumlah pakar kesehatan mengkhawatirkan adanya zat racun spt merkuri dan PCB pada makanan laut yg tercemar limbah kimia buangan pabrik dan kapal-kapal laut. Namun, pilihan ikan yg aman seperti ikan pegunungan (salmon) atau ikan air tawar (ikan emas, mujair dll) yang hidup alami dapat dilakukan utk mengurangi asupan zat racun tersebut di atas.

The Vegetarian Society, yang mulai mempopulerkan istilah vegetarian di tahun  1847, tidak menggolongkan kelompok  pescetarianism sebagai vegetarian. Namun demikian, diet pescetarian maupun semivegetarian (diet hanya makan protein hewani sekali seminggu) dapat menjadi diet antara sebelum seseorang bisa menjadi vegan murni.

Andryhart
See also: Category:Pescetarians, List of vegans, and List of vegetarians

Katering Diet Rumah Sakit Panti Rapih

Dengan semakin majunya perkembangan jaman, dan semakin besarnya tuntutan hidup maka memunculkan manusia-manusia modern yang dinamis dan aktif (busy person). Semakin sibuknya manusia maka memerlukan segala sesuatunya dengan cepat dan secara kasarnya sesuatu yang instan. Dan ini berkaitan juga dalam makanan, segala sesuatu diperlukan secara cepat dan instan, namun apakah segala sesuatu yang instan tersebut sudah memenuhi kebutuhan kalori tubuh dan yang paling penting adalah “apakah sudah sehat?”

Pertanyaan semacam ini sering terdengar dalam kehidupan kita. Khususnya masyarakat perkotaan yang lebih dinamis. Banyak sekali dikeluhkan oleh keluarga kita juga, khususnya bagi para ibu-ibu yang kurang memiliki waktu dalam rumah tangganya karena kesibukannya. Apakah makanan untuk keluarga sudah sehat? Apakah dengan makanan tersebut sudah baik buat anak kita? Pertanyaan yang sangat menimbulkan dilema.

Namun, sekarang tidak perlu cemas. Melihat hal tersebut, RS Panti Rapih mulai membuat program makanan bergizi yang dapat di pesan-antar (delivery). Dengan kualitas gizi yang terjamin dan mutu yang sudah dianjurkan oleh Ahli Gizi. Dengan biaya yang cukup terjangkau, keluarga Anda akan mendapatkan makanan sehat dan bergizi tinggi. Kami namakan program ini dengan sebutan “Katering Diet”. Dalam Katering Diet kami juga menyediakan makanan / menu khusus bagi penderita penyakit tertentu, yang dapat dilihat dalam daftar dibawah ini.

Berikut adalah daftar makanan diet (per porsi) :

1 Diabetes Melitus
2 Diet Hati
3 Diet Jantung
4 Rendah Kolesterol
5 Rendah Protein (ginjal)
6 Rendah Purin (asam urat)
7 Rendah Garam (hipertensi)
8 Makanan saring
9 Sum – sum
10 Makanan Cair (sonde) blenderize
11 Makanan Vegetarian
12 Rendah Kalori < 1500

Bagi yang tidak sempat datang ke RS Panti Rapih tidak perlu khawatir. Kami tersedia “Delivery Order” dilayani dengan biaya memperhitungkan jauh dekatnya jarak.
Delivery order hanya berlaku untuk pemesanan makan SIANG dan SORE.

Tersedia snack cookies untuk pasien DM (Diabetes Militus) dan kolesterol per topless yaitu :

  1. Sagu Keju
  2. Choco Coconut Cookies

Informasi lebih lanjut silakan menghubungi :

Instalasi Pelayanan Gizi
RS Panti Rapih Yogyakarta

Gigi Susu: Permasalahan dan Solusinya

Perlu disamakan persepsi dengan orang tua tentang “ PERLUKAH GIGI SUSU DIRAWAT”
Perawatan gigi pada masa anak-anak sangat penting karena kondisi gigi susu saat ini sangat menentukan keadaan gigi-gigi permanen penggantinya.

Beberapa fungsi dan peran gigi susu adalah :

  1. Fungsi pengunyahan (mastikasi)

Anak yang sering sakit gigi tentu akan malas untuk mengunyah makanan, hal ini berdampak pada asupan gizi yang tentunya sangat dibutuhkan anak-anak mengingat masa anak-anak adalah masa aktif pertumbuhan dan perkembangan. Disamping itu berdampak pula terhadap pertumbuhan rahang, rahang tidak akan bertumbuh maksimal karena fungsi pengunyahan yang juga tidak maksimal, mengakibatkan  gigi-gigi permanen penggantinya kekurangan ruang sehingga  gigi berjejal, posisi gigi depan maju.

  1. Fungsi bicara (fonetik)

Gigi berperan dalam pengucapan huruf-huruf tertentu seperti F,V,S,Z,Th. Ketika gigi, terutama gigi depan hilang/rusak berat maka pelafalan beberapa huruf akan kurang tepat (cedal).

  1. Fungsi kecantikan (estetik)

Anak dengan gigi utuh dan rapi akan terlihat semakin cantik/tampan. Yang perlu dicermati adalah beban psikologis anak ketika teman-temannya mengolok  dengan sebutan ompong karena giginya gigis(rampant) dan tinggal akar.

  1. Fungsi mempertahankan ruang dalam lengkung gigi  sebagai persiapan pertumbuhan gigi permanen sekaligus menentukan arah pertumbuhan gigi permanen. Gigi susu karena suatu sebab terpaksa dicabut sebelum waktunya, maka gigi yang terletak di depan/ belakangnya akan bergeser ke ruang bekas gigi yang dicabut, hal ini mengakibatkan gigi permanen kekurangan ruang untuk tumbuhnya kelak. Gigi permanen akan kehilangan penuntun arah, akibatnya gigi tumbuh dengan arah yang salah.

Beberapa kelainan gigi dan mulut yang sering terjadi :

  1. Gigi berlubang (karies)

Proses terjadinya lubang pada gigi dipengaruhi oleh 4 faktor penyebab utama yangterjadi dalam waktu bersamaan. Faktor tersebut adalah :

  1. Kuman
  2. Sisa makanan
  3. Gigi, dengan bentuk anatomi yang berlekuk kadang-kadang sulit untuk dibersihkan secara sempurna.
  4. Waktu

Proses terjadinya karies dimulai dengan adanya plak pada permukaan gigi, dimana gula dari sisa makanan dan bakteri akan menempel pada waktu tertentu dan berubah menjadi asam laktat yang akan menurunkan pH mulut menjadi kritis dan menyebabkan demineralisasi email, yang akan berlanjut menjadi karies gigi.

Lubang pada gigi mempunyai kedalaman yang berbeda-beda yaitu :

  1. Lubang pada permukaan terluar (email) : biasanya belum menimbulkan rasa sakit
  2. Lubang pada permukaan kedua (dentin) : telah menimbulkan rasa sakit jika terkena makanan manis/minum dingin
  3. Lubang sampai ke syaraf gigi : tanpa ada rangsangan akan menimbulkan sakit berdenyut-denyut dan terus menerus

Karies gigi yang terjadi pada anak-anak atau balita dapat dijumpai berupa kerusakan gigi yang parah mengenai sebagian besar giginya. Itu biasanya, akibat pemberian susu atau cairan manis di dalam botol atau ASI yang terlalu lama menempel pada permukaan gigi serta makanan manis dan lengket lainnya. Kondisi yang memperparah terjadinya karies pada anak ini adalah karena ketidakpahaman orang tua terhadap penyebab utama terjadinya karies tersebut, dimana karies tersebut dipicu oleh pemberian larutan yang manis, seperti air susu, soft drink menggunakan botol, serta air susu ibu yang cara pemberian, frekuensi serta intensitasnya kurang tepat. Lamanya larutan tersebut berada di rongga mulut, seperti ketika anak tertidur sambil mengemut (mengedot) soft drink, air susu dalam botol ataupun air susu ibu lebih memeperparah terjadinya karies, bahkan dapat terjadi rampan karies pada gigi anak tersebut. Urutan kerusakan biasanya terjadi pada gigi seri atas, gigi geraham, dan gigi seri bawah. Karies yang terjadi pada gigi anak ini dapat menimbulkan rasa sakit/ nyeri, maka anak akan kehilangan selera makan dan kadang dapat terjadi demam serta proses mengunyah makanan akan terganggu, sehingga anak menjadi malas makan dan akhirnya menjadi kurus. Dalam hal ini, secara tidak lansung, karies pada anak akan mempengaruhi proses timbuh kembang dan pertumbuhan gigi permanen anak.
Usaha pencegahan karies pada anak harus dilakukan sedini mungkin, yakni ketika gigi susunya mulai tumbuh.

SOLUSI :

-menghilangkan plak (menyikat gigi dengan teratur setelah

makan dan sebelum tidur).

-mengurangi paparan asam terhadap gigi.

-meningkatkan daya tahan gigi (misalnya dengan penggunaan pasta gigi yang mengandung fluor, pemberian topikal aplikasi fluor).

-menurunkan jumlah kuman (misalnya dengan berkumur antiseptik).

-mengatur pola makan (mengurangi mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung gula).

-merubah kebiasaan minum susu dari botol ke minum dari gelas, dan jangan biarkan anak minum susu sambil tertidur.

-Kontrol ke drg setiap 3-6 bulan.

  1. Bengkak pada gusi

Pembengkakan yang terjadi pada gusi dapat disebabkan adanya peradangan pada gigi maupun gusi. Infeksi yang terjadi pada gigi dapat menjalar pada gusi, yang bahkan dapat sampai ke pipi.

SOLUSI :

-dilakukan perawatan saraf gigi

-pemberian antibiotik dan anti bengkak

  1. Warna putih pada lidah akibat air susu

Warna putih pada lidah sering dijumpai pada bayi yang minum susu. Sisa susu yang menempel pada lidah akan mengalami fermentasi sehingga merangsang untuk timbulnya jamur, hal ini dapat menimbulkan bau tidak sedap.

SOLUSI :

-lidah disikat menggunakan sikat lidah

-pemberian anti jamur

  1. Kesundulan

Sepanjang hidup gigi mengalami 2 kali masa pertumbuhan, pertama adalah periode gigi susu dan kedua adalah periode gigi tetap. Terlihat tonjolan / warna putih pada gusi menunjukkan akan tumbuhnya gigi.

Perkiraan tumbuhnya gigi susu dan permanen rahang bawah

Perkiraan tumbuhnya gigi susu dan permanen  rahang atas

Gigi tidak tumbuh pada tempatnya akibat kesundulan

SOLUSI :

-secara teratur kontrol ke dokter gigi sehingga perkembangan pertumbuhan gigi dapat diikuti.

-segera bawa ke dokter gigi ketika gigi susu mulai goyah untuk dilakukan pencabutan.

KESIMPULAN

  1. Sedini mungkin perkenalkan dokter gigi kepada anak (sahabat anak) sehingga ketika anak membutuhkan perawatan gigi, mereka sudah tidak takut lagi.
  2. Lakukan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut di rumah secara rutin
  3. Terapkan pola makan sehat

(Berbagai Sumber)

Kerot (Bruxism)

Kita akan merendahkan volume bicara dan gerakan yang menimbulkan suara jika buah hati kita sedang tidur.  Kegiatan ini otomatis kita lakukan dengan maksud buah hati kita bisa tidur nyenyak, tidak terganggu oleh aktivitas kita.

Karena tidur merupakan salah satu kebutuhan penting dalam masa tumbuh kembangnya.  Tetapi bisa terjadi yang berisik adalah buah hati kita sendiri.  Pada saat tidur giginya mengeluarkan suara gemererak seperti sedang mengunyah.  Apa yang sebenarnya terjadi?  Berikut ini drg. Julie Christine, Sp.KGA yang berkarya di RS Panti Rapih Yogyakarta memberikan informasi menarik.
Kerot atau dalam bahasa kedokteran gigi disebut bruxism adalah aktivitas rongga mulut yang menggeretak dan menggrinding gigi, yang biasa terjadi saat tidur malam hari.  Sekitar 15-33 persen anak-anak mempunyai kebiasaan buruk bruxism ini, yang jika berlangsung dalam waktu lama akan berakibat buruk tidak hanya pada gigi geligi, tetapi juga pada jaringan penyangga gigi dan pertumbuhan wajah.

Penyebab bruxism yang pasti sulit untuk diketahui.

Beberapa ahli menyatakan penyebabnya antara lain :

  1. Faktor lokal, yaitu karena adanya ketidaksesuaian gigitan akibat tambalan gigi yang terlalu tinggi
  2. Faktor sistemik, misal karena penyakit epilepsy, meningitis dan gangguan pada lambung
  3. Faktor psikologis, disebabkan karena kondisi cemas dan stress. Faktor inilah yang dianggap oleh banyak ahli merupakan penyebab paling mendasar dari terjadinya bruxism.  Pada anak-anak kondisi fisik dan psikisnya masih sangat labil sehingga mudah mengalami perubahan karena pengaruh lingkungan.  Saat keinginan anak tidak terwujud muncul rasa frustasi dan marah.  Perasaan ini harus disalurkan agar anak merasa nyaman.  Pada masa bayi rongga mulut merupakan sumber pertama untuk mencari kepuasan, sehingga dalam keadaan marah anak akan melampiaskan dengan menggigit sesuatu.  Bruxism merupakan kebiasaan buruk yang merupakan mekanisme untuk mendapatkan kepuasan tersebut.  Bruxism sering terjadi pada anak-anak yang mudah marah dan biasanya diikuti dengan kebiasaan buruk lain seperti menghisap ibu jari, menggigit kuku.

Beberapa akibat yang timbul dari kebiasaan bruxism yang dilakukan dalam waktu lama adalah :

  1. Gigi geligi aus yang berakibat gigi sering linu
  2. Gigi retak akibat tekanan yang kuat pada bruxism
  3. Jaringan penyangga gigi rusak, akibatnya gigi dapat terlepas
  4. Sakit kepala
  5. Nyeri pada otot-otot pipi
  6. Tulang rahang membesar / menonjol karena fungsi yang berlebihan
  7. Posisi gigi yang tidak normal, disebabkan posisi menutup mulut untuk menghindari rasa nyeri akibat kontak dengan gigi yang aus.  Tarikan otot yang cenderung pada satu sisi rahang sehingga gigitan silang sering terjadi.
  8. Gangguan pada sendi rahang akibat penyimpangan aktifitas otot-otot penggerak rahang

Terkadang orangtua tidak menyadari bahwa bruxism merupakan kebiasaan buruk yang membutuhkan perawatan.  Orangtua dapat membawa buah hatinya ke dokter gigi spesialis kedokteran gigi anak untuk mendapatkan penjelasan lebih detil.  Perawatan yang dapat dilakukan pada penderita kebiasaan ini adalah :

  1. Psikoterapi, yang bertujuan untuk menghilangkan emosi anak yang tidak stabil.  Memberitahu orangtua anak bahwa salah satu penyebab dasar bruxism adalah factor psikologis dan bersama mereka mencermati hal-hal yang mungkin menjadi penyebab ketegangan psikis tersebut
  2. Menghilangkan ketidaksesuaian gigitan dengan menghilangkan tonjol-tonjol gigi yang menyebabkan hal tersebut
  3. Membuatkan alat yang dapat melindungi gigi dari keausan.  Alat tersebut menutupi permukaan gigi pada rahang atas
  4. Pada gigi yang terlanjur aus dilakukan penambalan, pembuatan jaket atau selubung logam

Karena kebiasaan buruk ini disebabkan oleh multifactor, maka dalam perawatan dan penanggulangannya dibutuhkan kerjasama antara dokter gigi spesialis kedokteran gigi anak. Psikoterapis, dokter keluarga dan orangtua, yang tidak dilupakan adalah memberikan rasa aman dan nyaman pada anak selama menjalani perawatan ini.

Paronikia

Paronikia atau cantengen adalah infeksi jaringan lunak yang terdapat di sekitar kuku. Infeksi tersebut terdapat pada perionikium atau lipatan kulit yang menggantung pada sisi-sisi kuku. Kasus ini sering terjadi pada anak-anak yang memiliki kebiasaan suka menggigit kuku atau menghisap jari. Paronikia dibedakan menjadi akut dan kronik tergantung dari berapa lama infeksi terjadi.

Paronikia akut bisa menimbulkan nanah yang kebanyakan disebabkan oleh kuman Staphylococcus walaupun sering juga dijumpai campuran flora aerob dan anaerob. Sedangkan paronikia kronik lebih sering disebabkan oleh jamur.

Patofisiologi

Paronikia terjadi karena terbukanya barrier pelindung antara kuku dengan lipatan kuku. Infeksi dimulai dari tepi lipatan kuku. Apabila terjadi trauma pada lipatan kuku memberi jalan pada kuman masuk ke dalam tubuh menembus barrier kulit. Infeksi meluas hingga ke seluruh batas kulit di sekitar kuku karena terjadi pemisahan kuku dengan perionikium. Lama-kelamaan timbul nanah yang sulit hilang apabila dibiarkan.

Frekuensi

Paronikia merupakan infeksi tangan yang paling sering dijumpai, meliputi 35% dari seluruh infeksi tangan di Amerika Serikat. Kelainan ini lebih sering terjadi pada wanita dengan perbandingan 3:1.

Gejala Klinis

Pasien datang dengan riwayat memotong kuku terlalu pendek, pernah trauma, memiliki kebiasaan menggigit kuku, menghisap jari atau sering terendam air. Pasien yang memiliki penyakit diabetes akan lebih sulit perawatannya. Keluhan tersering adalah pasien merasa nyeri dan bengkak di sekitar kuku. Kekambuhan yang berulang-ulang harus dicurigai infeksi jamur bahkan suatu keganasan.

  1. Paronikia akut

Dari pemeriksaan akan tampak pinggir kuku kemerah-merahan, bengkak, nyeri di pinggir kuku. Pada saat kuku ditekan bisa keluar nanah.

  1. Paronikia kronik

Pasien dengan gejala lebih dari 6 minggu perlu dicurigai sebagai paronikia kronik. Kuku cenderung kering, bengkak dan kemerahan tidak begitu nyata pada paronikia kronik  Kuku tampak menebal dan berwarna pucat dan bisa terpisah sehingga tampak ada ruang diantara kuku dengan nail bed.

Paronikia akut. Bengkak dan kemerahan pada tepi kuku disebabkan oleh penumpukan nanah di bawah kulit.

Penyebab

Paronikia akut biasanya disebabkan oleh kuman Staphylococcus aureus dan Streptococcus. Infeksi campuran berbagai kuman biasanya ditemukan pada penderita diabetes. Paronikia kronik sering disebabkan oleh jamur Candida albicans.

Diagnosis banding

Diagnosis banding adalah penyakit lain yang menyerupai paronikia diantaranya adalah herpes, kandidiasis, dermatitis, selulutis bahkan keganasan.

Komplikasi

Komplikasi yang mungkin terjadi ialah infeksi yang makin meluas, bila kuman masuk ke dalam aliran darah bisa menimbulkan sepsis yang sukar ditangani, walaupun hal ini jarang terjadi. Kuman dapat menembus tulang menimbulkan infeksi tulang atau osteomyelitis.

Penanganan

Penanganan harus dibedah atau tidak, tergantung dari luas infeksi. Pada paronikia akut, apabila masih ringan dan tidak bernanah bisa dilakukan penanganan dengan obat-obatan. Basuh dengan air hangat 3-4 x sehari atau kompres dengan Rivanol. Apabila sudah timbul nanah maka kuku harus diambil supaya mudah dibersihkan. Pada paronikia kronik, obat-obatan anti jamur mungkin diperlukan.

Pembedahan

Pembedahan dilakukan apabila dengan obat-obatan tidak kunjung membaik atau jika sudah timbul nanah. Bila nanah masih ringan bisa dilakukan drainase kemudian dicuci bersih. Bila infeksi terjadi hanya pada satu sisi dapat dilakukan Roser plasty (RP) atau memotong separuh kuku pada sisi yang mengalami kelainan. Bila infeksi sudah meluas dan melibatkan kedua sisi maka dilakukan Naegele extraction (NE) atau mengangkat kuku seluruhnya.

Pencegahan

Hindari trauma pada kuku seperti memotong kuku terlalu pendek maupun trauma langsung misalnya kejatuhan benda keras, hilangkan kebiasaan menggigit kuku, menghisap jari dan memakai sepatu terlalu ketat. Selalu menjaga kebersihan kuku.

Operasi Hemoroid Tanpa Sayatan

Apa itu Hemoroid/wasir ?

Pada keadaan normal, pada lubang dubur setiap orang terdapat pembuluh-pembuluh darah. Pembuluh-pembuluh darah tersebut ikut dalam mekanisme buang air besar, sehingga buang air besar terasa nikmat. Apabila pembuluh darah tersebut melebar disebut HEMOROID / AMBEIEN / WASIR.
Semua orang dapat terserang penyakit ini dan dapat menggangu aktifitas atau pekerjaan sehari-hari.

Hemoroid ada 2 macam, yaitu hemoroid luar dan hemoroid dalam.

Hemoroid ada 4 stadium :

Stadium 1 :

  1. Dubur gatal, panas
  2. Mengeluarkan darah segar menetes saat BAB

Stadium 2 :

  1. Dubur bengkak
  2. Ada tonjolan bila BAB
  3. Bisa keluar darah tetapi benjolan dapat kembali masuk sendiri

Stadium 3 :

  • Tonjolan pada dubur yang keluar saat BAB hanya dapat masuk kembali bila didorong dengan jari.

Stadium 4 :

  • Tonjolan pada dubur tidak dapat masuk kembali dan terasa sangat nyeri.

Mengapa bisa terjadi Hemoroid?

Ada beberapa factor yang dapat menyebabkan terjadinya wasir :

  1. Keturunan / genetic
  2. Sembelit yang berulang
  3. Terlalu lama jongkok / duduk di toilet / WC – sambil baca, merokok, dsb
  4. Kehamilan / hormonal
  5. Lanjut usia

Secara anatomic terjadi penurunan penyangga dan pembuluh darah yang merupakan bantalan sehingga terjadi tonjolan.

Mencegah Hemoroid

  1. Banyak konsumsi makanan berserat (sayur, buah, sereal) dan minum lebih banyak air putih, sehingga dapat normal BAB
  2. Turunkan berat badan hingga berat badan ideal
  3. Hindari kebiasaaan mengejan
  4. Hilangkan kebiasaan berlama-lama pada saat BAB

Penanganan Hemoroid

  • Stadium I – II dapat dengan obat-obatan
  • Stadium III – IV sebaiknya dilakukan tindakan operasi

Operasi Hemaroid dapat dilakukan dengan bermacam tindakan. Antara lain :

  1. Injeksi / sklerosing
  2. Ligasi / diikat
  3. Elektrocauter
  4. Dipotong konvensional
  5. Stapler

Keluhan yang banyak dijumpai pasien pasca operasi adalah timbulnya rasa nyeri.

Tindakan Operasi dengan Stapler

  1. Operasi wasir yang dirasa paling nyaman bagi penderita saat ini yaitu tindakan operasi dengan metode stapler
  2. Operasi dengan metode yang lain dilakukan pada wasirnya, sehingga pasca operasi sering timbul keluhan, antara lain rasa nyeri, tidak nikmat pada saat atau sehabis BAB karena banyak saraf yang terpotong.

Dengan metode Stapler

Bagian hemoroid yang sakit tidak dilakukan apa-apa. Karena dengan metode stapler ini yang dilakukan adalah selaput lender di atas hemoroid yaitu dilakukan reposisi dengan memotong selaput lender pada bagian yang tidak nyeri karena persarafan sedikit, sehingga pasca operasi rasa nikmat pada saat BAB dan sesudahnya tetap dapat dirasakan.

Bagaimana prosedur operasi dengan metode stapler?

  • Pasien opname 2-3 malam
  • Pada saat operasi dilakukan pembiusan, sehingga tidak merasakan sakit
  • Pasca operasi hanya akan dirasakan sedikit tidak nyaman

Setalah pulang dari rumah sakit pasien dapat bekerja kembali seperti biasa.

 

Informasi dan Pendaftaran hubungi :

Klinik Bedah

Rumah Sakit Panti Rapih

Cik di Tiro 30 Yogyakarta 55223

Email : admin@pantirapih.or.id

 

Phaco Emulsification Bedah Mata Minim Sayatan

Katarak adalah lensa mata yang menjadi keruh, sehingga cahaya tidak dapat menembusnya, bervariasi sesuai tingkatannya dari sedikit sampai keburaman total. Dalam perkembangannya katarak yang terkait dengan usia penderita dapat menyebabkan pengerasan lensa, menyebabkan penderita menderita miopi, berwarna kuning menjadi coklat/putih secara bertahap dan keburaman lensa dapat mengurangi persepsi akan warna biru. Katarak biasanya berlangsung perlahan-lahan menyebabkan kehilangan penglihatan dan berpotensi membutakan jika katarak terlalu tebal. Kondisi ini biasanya memengaruhi kedua mata, tapi hampir selalu satu mata dipengaruhi lebih awal dari yang lain. Phaco Emulsifikasi adalah BEDAH MATA MINIM SAYATAN.

Beberapa gejala umum Katarak antara lain:

  1. Pandangan kabur yang tidak dapat dikoreksi dengan kacamata atau ukuran kacamata yang sering berubah.
  2. Warna-warna tampak kusam.
  3. Susah melihat di tempat yang terang akibat silau.
  4. Kesulitan saat membaca atau mengemudi di malam hari.

Sampai saat ini operasi katarak masih menjadi hal yang menakutkan bagi sebagian orang. Namun, dengan perkembangan teknologi yang semakin maju, maka operasi katarak tidak lagi menakutkan karena ada alat dengan teknologi modern yang membuat operasi katarak dapat dilakukan dengan teknik Phaco (baca : Fako) Emulsifikasi dan tanpa membuat sayatan lebar, sehingga operasi menjadi cepat, mudah, dan aman tanpa jahitan.

Apa yang di maksud dengan Teknik Phaco Emulsifikasi ?
yaitu operasi pengangkatan katarak modern dengan menggunakan alat phaco emulsifikasi (awam disebut dengan laser) untuk melunakkan (emulsifikasi) dan mengeluarkan lensa katarak pada saat yang bersamaan. Setelah itu, lensa intra-okuler (IOL) yang dapat dilipat dimasukkan ke dalam mata. Setelah operasi, pasien dapat beraktifitas kembali tanpa penutup mata.

Beberapa kelebihan dari operasi katarak dengan menggunakan teknik Phaco Emulsifikasi yaitu:

  1. Sayatan sangat kecil (± 2,2 mm)
  2. Proses cepat (± 15 menit)
  3. Tanpa Jahitan
  4. Pasien dapat langsung pulang setelah operasi
  5. Perawatan dan pemulihan lebih cepat (± 2- 5 hari)
  6. Dapat dilakukan pada semua tingkatan katarak
  7. Mengurangi rasa nyeri, ngeres dan ketidaknyamanan setelah operasi

RS Panti Rapih akan segera membuka layanan pengobatan katarak dengan teknik Phaco Emulsifikasi. Dengan teknik operasi modern, Anda tidak perlu menginap di rumah sakit dan dapat segera kembali beraktifitas. [dari berbagai sumber]

 

Informasi lebih lanjut :

RS PANTI RAPIH YOGYAKARTA
Jl. Cik Di Tiro 30 Yogyakarta 55223
Telepon (0274) 514014, 514845, 563333
Email : admin@pantirapih.or.id

Vaksinasi Mencegah Kesakitan, Kematian, dan Kecacatan Anak

Merupakan keinginan semua orang tua untuk mempunyai anak yang sehat, tidak sakit, dan tidak cacat. Pertumbuhan dan perkembangannya optimal.  Paradigma anak sehat meliputi sehat fisik, sehat kognitif dan sehat emosi-sosial-moral.

Sehat fisik, artinya pertumbuhan dan perkembangan fisik optimal, ditunjukkan dengan perubahan tinggi badan, berat badan, lingkar kepala, pematangan fungsi organ-organ tubuh sesuai dengan umur.

Sehat kognitif. Anak  mempunyai kemampuan untuk mengenali, mengerti, mengingat, membandingkan, mencocokkan, menggabungkan, merangkai, mengekspresikan, menghasilkan ide, pengetahuan, dan ketrampilan baru.
Sehat emosi-sosial-moral.  Anak gembira, berani, optimis, percaya diri, dapat mengeksplorasi lingkungan, dapat mengendalikan diri, beradaptasi dengan lingkungan, mengerti baik-buruk, benar-salah, boleh-tidak boleh.

Mengapa anak bisa sakit? Anak sakit karena kekebalan (imunitas) tubuh alamiah tidak cukup mampu melindungi tubuh. Ketika penyebab sakit tidak bisa ditolerir oleh tubuh, maka anak akan sakit. Penyebab sakit antara lain: infeksi, kelainan bawaan, gangguan metabolisme, kekurangan gizi, cedera, kecelakaan, keracunan, penyakit imunologi, dan degeneratif.

Sebaliknya, seseorang akan menjadi kebal (imun) terhadap suatu penyakit karena adanya sistem imunitas. Imunitas terbagi menjadi 2 yaitu imunitas alami dan imunitas didapat. Imunitas alami  bersifat aktif dan pasif. Imunitas alami aktif merupakan reaksi tubuh terhadap suatu infeksi, misalnya bila seseorang menderita cacar air, maka dalam tubuhnya kan terbentuk sistem imunitas yang menjaga terulangnya infeksi cacar air.  Imunitas alami pasif didapatkan bayi dari ibunya melalui jalur plasenta. Disini sistem kekebalan ibu “menular” ke janin melalui plasenta.

Imunitas didapat mengandung arti bahwa tubuh mendapatkan kekebalan dari rangsangan  luar tubuh. Tubuh disuplai sistem kekebalan dari luar. Suplai disini bisa berupa sel-sel kekebalan yang sudah jadi (injeksi antibodi, disebut imunitas didapat pasif) maupun perangsangkekebalan pada tubuh pasien (vaksinasi, disebut imunitas didapat aktif).

Menurut Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) 2001 dan Survei Demografi dan Kesehatan (SKDI) 2002-2003, kematian  satu bayi (0-12 bulan) terjadi tiap 3, 1 menit dan kematian balita tiap 2, 5 menit.

Vaksinasi adalah memberikan kekebalan aktif (kuman) pada seseorang untuk merangsang kekebalan pada tubuh pasien sehingga ia menjadi kebal dan terlindungi dari penyakit tertentu. Mengapa vaksinasi penting? Vaksinasi akan meningkatkan kekebalan tubuh, mencegah penyakit berbahaya dan komplikasi yang bisa ditimbulkannya.

Vaksin merupakan salah satu media intervensi paling efektif untuk mengurangi dan mencegah penyakit infeksi berbahaya. 26 penyakit di dunia ini diketahui dapat dicegah dengan vaksin. Vaksinasi pun sudah dicanangkan sebagai proteksi global.

Program Imunisasi di Indonesia ada dua, yaitu PPI  dan non PPI. PPI adalah Program Pengembangan Imunisasi dimana program ini diwajibkan bagi anak pada usia tertentu dan didanai oleh pemerintah. Yang termasuk PPI adalah vaksinasi Hep B, BCG, DPT, anti-Polio, Campak. Non PPI adalah vaksinasi HiB, Hepatitis A, MMR, Varicella, Typhoid.

PPI adalah program dasar dan wajib. Bayi umur 6 bulan mendapatkan 16 kali suntikan. Hal tersebut menjadi salah satu sebab program imunisasi kurang berhasil. Jumlah suntikan yang diterima bayi menjadi kekhawatiran orang tua dan hal tersebut menyebabkan terjadinya “drop out”.

Solusi untuk mengurangi jumalh suntikan? Dibuatlah vaksin kombinasi. Vaksin Kombinasi adalah vaksin yang terdiri dari dua atau lebih antigen (kuman) berbeda yang dikombinasikan / digabung dalam satu sediaan. Keuntungan vaksin kombinasi adalah:

  • Lebih praktis dan ekonomis
  • Jumlah suntikan berkurang sehingga lebih nyaman.
  • Jumlah kunjungan ke penyedia layanan kesehatan berkurang.

Contoh vaksin Kombinasi:

  • DPT (Difteri, Pertussis, Tetanus)
  • MMR (Mumps, Measles, Rubella)
  • Hepatitis A +B
  • DPaT – HiB – Polio (5 in 1)

Vaksin Kombinasi terbaru yang telah tersedia di Indonesia adalah  DPaT – HiB – Polio.

Apa saja isi vaksin tersebut?

  • Komponen DPaT: Diphteria – Pertusis – Tetanus

o   Diphteria

Penyakit infeksi oleh bakteri C. diphteriae, menyebabkan sumbatan jalan napas dan mengganggu otot jantung, mudah menular, dan menyebabkan kematian yang tinggi pada anak dan manula.

Komponen racun (toksoid) bakteri ini yang yang dijadikan vaksin.

o   Pertusis (Batuk Rejan, 100 hari)
Penyakit infeksi oleh Bordatella pertussis, menyebabkan batuk lama dan berat, sangat menular.

Bakteri mati dijadikan komponen vaksin, ada 2 jenis:

  • DPwT: pertussis whole cell, bakteri utuh mati
  • DPaT: pertussis aseluler , lebih menguntungkan karena efek samping panas, bengkak dan kemerahan jauh berkurang.

o   Tetanus
Penyakit infeksi oleh Clostridium tetani, menyebabkan kaku otot mulut, dada, punggung, perut. Merupakan 10 penyebab kematian tertinggi.

Toksoid tetanus dijadikan sebagai komponen vaksin.

  • Komponen HiB
    Vaksin HiB ini mencegah penyakit yang disebabkan Hemophylus influenza tipe B, seperti meningitis (radang selaput otak), pneumonia (radang paru berat)
  • Komponen Polio
    Vaksin Polio mencegah infeksi virus polio yang menyebabkan poliomyelitis (lumpuh layu).

Bentuk sediaan vaksin polio ada 2 macam:

  • Vaksin polio tetes, lebih sering diikuti kejadian ikutan pasca imunisasi, seperti lumpuh layu.
  • Vaksin polio suntik, merupakan bagian dari vaksin kombinasi.

Jadwal pemberian vaksin kombinasi DPaT-HiB-Polio berdasarkan rekomendasi IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia)2010:

  • Usia minimal 6 minggu
  • Jadwal: 2,3,4 bulan atau 2, 4, 6 bulan, dan mendapat booster(ulangan) pada tahun ke 2 (18 bulan).

Imunisasi telah terbukti menyelamatkan jutaan bayi dan balita. Dengan adanya vaksin kombinasi akan semakin memperbaiki cakupan keberhasilan program imunisasi. Petugas kesehatan mempunyai tugas untuk memberikan informasi yang benar tentang imunisasi kepada masyarakat. Jangan sampai orang tua lebih takut pada efek samping daripada takut pada penyakitnya.

 

(sumber: dr. A. Ratnaningsih, Sp.A)