Nyeri Tengkuk

Leher dan shoulderpain dapat diklasifikasikan dalam berbagai cara. Beberapa orang hanya mengalami sakit leher atau hanya nyeri bahu, sementara yang lain mengalami nyeri di kedua daerah.

Apa Penyebab Nyeri Leher?

Penyebab nyeri leher meliputi:

  • Kelainan pada tulang atau sendi
  • Trauma
  • Sikap tubuh yang buruk
  • Penyakit degeneratif
  • Tumor
  • Ketegangan otot

Apa Penyebab Nyeri Bahu?

Bahu adalah bola dan soket bersama dengan berbagai macam gerakan. Seperti sendi ponsel cenderung lebih rentan terhadap cedera. Nyeri bahu dapat berasal dari satu atau lebih penyebab berikut:

  • Strain karena kelelahan
  • Tendonitis dari berlebihan
  • Bahu ketidakstabilan sendi
  • Dislokasi
  • Patah tulang lengan atas atau kerah
  • Bahu beku
  • Saraf terjepit (juga disebut radiculopathy)

Bagaimana Apakah Leher dan Bahu Nyeri Didiagnosis?

  • Sinar-X: Plain X-ray dapat mengungkapkan penyempitan ruang antara dua tulang belakang, arthritis-seperti penyakit, tumor, menyelipkan cakram, penyempitan kanal tulang belakang, patah tulang dan ketidakstabilan tulang belakang.
  • MRI: Magnetic Resonance Imaging adalah prosedur non-invasif yang dapat mengungkapkan detail dari saraf (saraf terkait) unsur, serta masalah dengan tendon dan ligamen.
  • Myelography / CT scan: Kadang-kadang digunakan sebagai alternatif untuk MRI.
  • Studi Electrodiagnostic: Elektromiografi (EMG)dan kecepatan konduksi saraf (NCV) kadang-kadang digunakan untuk mendiagnosa leher dan nyeri bahu, nyeri lengan, mati rasa dan kesemutan.

Bagaimana Apakah Leher dan Bahu Nyeri Diobati?

Perlakuan leher jaringan lunak dan nyeri bahu sering mencakup penggunaan obat anti-inflamasi seperti ibuprofen (Advil atau Motrin) atau naproxen (Aleve atau Naprosyn). Penghilang rasa sakit seperti acetaminophen (Tylenol) juga mungkin dianjurkan. Tergantung pada sumber rasa sakit, obat-obatan seperti otot dan bahkan antidepresan mungkin bisa membantu. Nyeri juga dapat diobati dengan aplikasi lokal panas lembab atau es. Injeksi kortikosteroid lokal sering membantu untuk arthritis bahu. Untuk kedua leher dan nyeri bahu gerakan, latihan dapat membantu. Untuk kasus di mana akar saraf atau sumsum tulang belakang yang terlibat, prosedur bedah mungkin diperlukan. Dokter Anda dapat memberitahu Anda apa perawatan terbaik untuk Anda.

sumber

Fisioterapi Panti Rapih merupakan  bentuk pelayanan kesehatan yang ditujukan kepada individu dan atau  kelompok untuk mengembangkan, memelihara dan memulihkan gerak dan  fungsi tubuh sepanjang daur kehidupan dengan menggunakan penanganan secara manual, peningkatan gerak, peralatan (fisik, elektroterapeutis dan mekanis) pelatihan fungsi dan komunikasi. Dalam mengatasi nyeri tengkuk tersebut, Fisioterapi RS Panti Rapih dapat menjadi solusi bagi Anda.

Link Terkait : Fisioterapi

 

Informasi Terkait

Fisioterapi Rumah Sakit Panti Rapih
Jl. Cik Di Tiro 30 Yogyakarta

Angina Pectoris

Bila Anda mengalami rasa nyeri dada saat anda beraktivitas, segera konsultasi ke dokter.

Angina pektoris adalah kumpulan gejala klinis berupa serangan nyeri dada yang khas, yaitu seperti ditekan atau terasa berat di dada yang sering menjalar ke lengan kiri.

  • Nyeri dada tersebut  biasanya timbul pada saat melakukan aktivitas dan segera hilang bila aktivitas dihentikan.
  • Nyeri angina dapat menyebar ke lengan kiri, ke punggung, ke rahang atau ke daerah perut, yang bisa disalahartikan sebagai gejala maag.

Penyebab angina pektoris adalah

  • suplai oksigen yang tidak mencukupi ke sel-sel otot-otot jantung dibandingkan kebutuhan.
  • Ketika beraktivitas, terutama aktivitas yang berat, beban kerja jantung meningkat. Otot jantung memompa lebih kuat.
  • Jika beban kerja suatu jaringan meningkat maka kebutuhan oksigen juga meningkat; Oksigen ini dibutuhkan untuk menghasilkan energi kerja.
  • Jantung mendapatkan suplai oksigen dan nutrisi terutama dari pembuluh darah koroner.
  • Saat beban jantung meningkat, pembuluh darah koroner akan melebar untuk memberikan aliran darah yang adekuat bagi kebutuhan otot jantung.
  • Namun jika pembuluh darah koroner mengalami kekakuan atau menyempit, otot jantung tidak mendapatkan suplai oksigen yang memadai bagi kerja jantung.
  • Otot jantung akan memproduksi jalur energy lain yang tidak menggunakan oksigen. Jalur energy ini menghasilkan asam laktat yang bersifat asam. Derajat keasaman otot jantung akan meningkat. Hal inilah yang menimbulkan rasa nyeri.
  • Apabila kebutuhan energi jantung berkurang,ketika aktivitas dihentikan,  maka suplai oksigen menjadi adekuat dan otot kembali ke proses wajar untuk membentuk energi. Proses ini tidak menghasilkan asam laktat. Dengan hilangnya penimbunan asam laktat, maka nyeri angina mereda. Dengan demikian, angina pektoris merupakan suatu keadaan yang berlangsung singkat.

Terdapat tiga jenis angina, yaitu :

  1. Angina Stabil

Disebut juga angina klasik, terjadi jika pembuluh darah koroner yang  tidak dapat melebar untuk meningkatkan alirannya sewaktu kebutuhan oksigen meningkat. Peningkatan kerja jantung dapat menyertai aktivitas misalnya berolah raga atau naik tangga.

  1. Angina prinzmetal

Terjadi tanpa peningkatan jelas beban kerja jantung dan pada kenyataannya sering timbul pada waktu beristirahat atau tidur. Pada angina prinzmetal terjadi spasme (penyempitan terus-menerus) pembuluh darah koroner yang menimbulkan kekurangan oksigen jantung di bagian hilir.

  1. Angina tak stabil

Adalah kombinasi angina stabil dengan angina prinzmetal ; dijumpai pada individu dengan perburukan penyakit pembuluh darah koroner. Angina ini biasanya menyertai peningkatan beban kerja jantung; hal ini tampaknya terjadi akibat arterosklerosis koroner, yang ditandai oleh plak yang tumbuh dan mudah mengalami penyempitan.

Gejala klinis :

Diagnosis seringkali berdasarkan keluhan nyeri dada yang mempunyai ciri khas sebagai berikut :

  • Sering pasien merasakan nyeri dada di daerah sternum (tulang dada) atau di bawah sternum (substernal), atau dada sebelah kiri dan kadang-kadang menjalar ke lengan kiri, dapat menjalar ke punggung, rahang, leher, atau ke lengan kanan. Nyeri dada juga dapat timbul di tempat lain seperti di daerah ulu hati, leher, rahang, gigi, bahu.
  • Pada angina, nyeri dada biasanya seperti tertekan benda berat, atau seperti di peras atau terasa panas, kadang-kadang hanya mengeluh perasaan tidak enak di dada karena pasien tidak dapat menjelaskan dengan baik, lebih-lebih jika pendidikan pasien kurang.
  • Nyeri dada pada angina biasanya timbul pada saat melakukan aktivitas, misalnya sedang berjalan cepat, tergesa-gesa, atau sedang berjalan mendaki atau naik tangga. Pada kasus yang berat, aktivitas ringan seperti mandi atau menggosok gigi, makan terlalu kenyang, emosi, sudah dapat menimbulkan nyeri dada. Nyeri dada tersebut segera hilang bila pasien menghentikan aktivitasnya. Serangan angina dapat timbul pada waktu istirahat atau pada waktu tidur malam.
  • Lamanya nyeri dada biasanya berlangsung 1-5 menit, kadang-kadang perasaan tidak enak di dada masih terasa setelah nyeri hilang. Bila nyeri dada berlangsung lebih dari 20 menit, mungkin pasien mendapat serangan jantung dan bukan angina pektoris biasa.
  • Pada angina pektoris dapat timbul keluhan lain seperti sesak napas, perasaan lelah, kadang-kadang nyeri dada disertai keringat dingin.

Pemeriksaan penunjang

  1. Elektrokardiogram (EKG)
  • Gambaran EKG saat istirahat dan bukan pada saat serangan angina sering masih normal.
  1. Foto rontgen dada
  • Foto rontgen dada seringmenunjukkan bentuk jantung yang normal; pada pasien hipertensi dapat terlihat jantung membesar dan kadang-kadang tampak adanya pengapuran pembuluh darah aorta
  1. Pemeriksaan laboratorium
  • Pemeriksaan laboratorium tidak begitu penting dalam diagnosis angina pektoris.
  • Walaupun demikian untuk menyingkirkan diagnosis serangan jantung akut sering dilakukan pemeriksaan enzim jantung. Enzim tersebut akan meningkat kadarnya pada serangan jantung akut sedangkan pada angina kadarnya masih normal.
  • Pemeriksaan profil lemak darah seperti kolesterol, HDL, LDL, trigliserida dan pemeriksaan gula darah perlu dilakukan untuk mencari faktor risiko seperti kolesterol dan/atau diabetes mellitus.

Penatalaksanaannya :

  • Pengobatan pada serangan akut, nitrogliserin sublingual 5 mg merupakan obat pilihan yang bekerja sekitar 1-2 menit dan dapat diulang dengan interval 3 – ­ 5 menit.
  • Pencegahan serangan lanjutan :

o   Long acting nitrate, yaitu ISDN 3 kali sehari 10-40 mg oral.

o   Beta blocker : propanolol, metoprolol, nadolol, atenolol, dan pindolol.

o   Calcium antagonist : verapamil, diltiazem, nifedipin.

  • Mengobati faktor presdiposisi dan faktor pencetus : stres, emosi, hipertensi, DM, hiperlipidemia, obesitas, kurang aktivitas dan menghentikan kebiasaan merokok.
  • Memberi penjelasan perlunya aktivitas sehari-hari untuk meningkatkan kemampuan jantung.

Referensi

Rahman, Muin. Angina Pectoris Stabil. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam, edisi keempat, jilid III. Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2006.

Mengapa bahuku kaku dan nyeri?

Sudah dua minggu ini  Bu Ratih mengalami kekakuan pada bahu kanan. Bahu kanannya tidak bebas bergerak seperti biasanya. Dari hari ke hari keluhan bahu kanan Bu Ratih dirasakan semakin memberat. Menurut Bu Ratih, awalnya  bahu kanan terasa kaku ketika bangun pagi. Bu Ratih menganggapnya sebagai keluhan biasa saja.

Namun semakin lama keluhan tersebut semakin berat. Gerakan bahu menjadi terbatas karena adanya rasa nyeri.  Karena sudah tidak tahan dengan rasa nyeri di bahu kanannya, Bu Ratih berobat ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, Bu Ratih didiagnosis menderita Frozen Sholder (Bahu Membeku).

Apa itu Frozen Shoulder?

Definisi

•Gangguan pergerakan pada sendi bahu karena adanya peradangan pada kapsul sendi bahu. Peradangan tersebut menyebabkan sendi menjadi nyeri dan gerakan sendi terbatas dan kaku.

•Penyebab utama Frozen Shoulder tidak diketahui, tapi diduga karena adanya perlukaan, trauma berulang, ataupun penyakit autoimun).

•Khas: sifat nyeri dan kekakuan sendi progresif (cepat memberat), namun biasanya  membaik secara spontan setelah 18 bulan.

•Gerakan bahu menjadi sangat terbatas, nyeri memberat ketika malam hari.

Faktor Risiko

♣Pada umumnya yang  menderita Frozen Shoulder adalah dewasa berusia 40-60 tahun, kebanyakan perempuan.
♣Imobilisasi  sendi bahu dalam waktu yang lama (misal setelah operasi lengan, koma, stroke)
♣Penyakit : Diabetes, Jantung dan Pembuluh Darah, Rematik, Parkinson.

Gejala Klinis

♣Nyeri, semakin memberat dari hari ke hari, terutama bila malam hari.

♣Kaku, ada pembatasan gerak sendi bahu: gerakan memutar lengan ke dalam, ke luar, gerakan merentangkan lengan.

Pemeriksaan

♣Foto Rontgen: dapat menunjukkan gambaran adanya peradangan sendi bahu, penurunan kepadatan tulang bahu.

♣Artrografi : menunjukkan sendi bahu terkontraksi.

Tata Laksana

♣Frozen Shoulder kebanyakan dapat pulih sendiri tanpa operasi tetapi dalam waktu yang lama.

♣Tata Laksana yang umum digunakan adalah: obat antinyeri, injeksi kortikosteroid, fisioterapi. Bila kasus parah dapat dilakukan operasi.

 

(Berbagai Sumber)

 

Asam Urat dan Nyeri Sendi

Berbeda dengan kepercayaan dan pengetahuan kebanyakan orang, kata “urat” dalam frase “asam urat” tidak mempunyai hubungan langsung dengan kata “urat” yang berarti otot. Sebenarnya, asam urat adalah terjemahan langsung dari istilah bahasa Inggris “uric acid”. Penamaan ini berakibat banyak orang mengasosiasikan asam urat dengan nyeri otot, persendian, dan tulang. Apakah benar demikian?

Untuk menelaahnya, kita akan mulai dengan meninjau metabolisme asam urat dalam tubuh manusia. Asam urat adalah produksi metabolit langsung dari suatu bahan yang disebut sebagai purin. Di dalam sel, purin dibentuk menjadi senyawa asam nukleat yang menyusun senyawa-senyawa cadangan energi. Asam urat hasil pemecahan senyawa purin baik dari tubuh kita maupun dari makanan, beredar dalam darah untuk kemudian dibuang melalui saluran pencernaan dan saluran kemih. Jumlah asam urat yang dibuang melalui ginjal dan saluran kemih jauh lebih besar.

Pada tingkat keasaman darah yang normal, asam urat akan membentuk senyawa garam bersama dengan natrium (sodium). Pada perubahan tingkat keasaman darah, suhu yang menurun, dan adanya jejas atau trauma, senyawa asam urat ini akan membentuk kristal yang dapat dijumpai pada cairan sendi, sekitar sendi, ginjal, dan jaringan lunak yang longgar. Kadar asam urat dalam darah dapat saja tinggi namun tidak dirasakan oleh penderita.

Kristal asam urat yang terbentuk pada jaringan lunak menimbulkan benjolan kecil-kecil yang kadang dapat hilang sendiri. Benjolan ini sering dijumpai pada daun telinga (paling sering), permukaan dalam lengan bawah, permukaan depan tungkai bawah, sekitar persendian pada jari-jari, siku, dan sekitar tumit. Berlawanan dengan persepsi banyak orang, penumpukan kristal asam urat jenis ini tidak menimbulkan rasa sakit dan peradangan yang nyata. Kekakuan sendi kadang terjadi.

Kristal asam urat juga dapat menghalangi penyaringan darah di ginjal. Kristal dapat menyumbat saluran-saluran di ginjal dan membentuk batu urat di ginjal. Akibatnya fungsi ginjal terganggu dan dapat menyebabkan kegagalan ginjal. Pada orang dengan diabetes dan tekanan darah tinggi, kristal urat dalam ginjal ini mempercepat terjadinya kerusakan pada ginjal dan menimbulkan batu ginjal dan saluran kemih.

Kristal asam urat yang menimbulkan nyeri adalah apabila kristal tersebut berada di dalam cairan sendi. Serangan nyeri karena kristal asam urat ini hampir selalu menyerang satu sendi saja. Sendi ini terutama adalah sendi di belakang ibu jari kaki. Penumpukan kristal asam urat ini menimbulkan peradangan, nyeri saat berjalan, kemerahan, dan setelah rasa sakit berkurang permukaan kulit akan mengelupas. Nyeri karena kristal asam urat pada sendi ini disebut sebagai penyakit pirai.

Pirai paling sering muncul pada laki-laki usia 40-50 tahun. Pirai sangat jarang terjadi pada anak-anak dan pada perempuan yang belum menopause. Ini menyebabkan adanya anggapan bahwa pirai adalah penyakitnya laki-laki. Dari sekian banyak orang dengan kadar asam urat dalam darah yang tinggi, hanya sedikit yang menjadi penyakit pirai.

Bagaimana mencegah kenaikan kadar asam urat?

Salah satu cara mencegah kenaikan kadar asam urat adalah dengan diet rendah purin. Ada jembatan keledai yang mudah diingat tentang jenis-jenis makanan yang perlu dihindari atau dikonsumsi dalam jumlah yang terbatas, yaitu “BEnJOL”. Bayam, Emping, Jerohan, Otak, dan Lemak. Emping pada dasarnya adalah melinjo, jadi semua produk dari pohon melinjo juga perlu dihindari atau dibatasi konsumsinya. Bayam mewakili sayur-sayuran, dan selain bayam, perlu juga menghindari atau mengurangi konsumsi terung-terungan. Kadar asam urat dalam darah juga dapat naik akibat konsumsi alkohol. Oleh karena itu, sangat disarankan bagi setiap orang untuk mengurangi asupan minuman beralkohol.

Selain mengatur pola makan, perlu pula dilakukan perubahan gaya hidup seperti menghentikan rokok, olah raga yang cukup, dan menurunkan berat badan. Konsumsi vitamin C sampai dengan 500mg juga dikatakan dapat mempengaruhi kemungkinan terjadinya pirai. Cukup minum air hingga memastikan volume air seni sampai 2 liter per hari dikatakan dapat mencegah timbulnya batu urat pada ginjal dan saluran kemih.

Apakah setiap nyeri otot dan sendi berkaitan dengan asam urat?

Jawabannya: tentu tidak. Sebagian besar keluhan mengenai nyeri otot dan nyeri sendi tidak pernah berkaitan langsung dengan asam urat. Seperti sudah dibahas di atas, nyeri karena asam urat terjadi pada kristal asam urat yang menumpuk di cairan sendi dan menyebabkan peradangan. Sebagian besar nyeri karena asam urat ini juga terjadi hanya pada satu sendi dan paling sering mengenai sendi di belakang ibu jari kaki.

Stroke “Mengerti dan Mengenali”

Otak Manusia

Otak manusia dibagi menjadi 3 bagian besar yaitu otak besar kanan dan kiri serta otak kecil dibagian belakang, disetiap bagian memiliki fungsi masing-masing, otak besar kanan akan mempersarafi wajah, tubuh dan anggota gerak sebelah kiri (bersilangan) dan sebaliknya untuk otak besar kiri, sedangkan otak kecil memiliki fungsi keseimbangan dan koordinasi, Otak merupakan organ yang sangat peka dan tergantung dengan pasokan oksigen dan nutrisi dari darah karena otak tidak memiliki kemampuan untuk menyimpan cadangan energi, oleh sebab itu otak dipasok oleh 2 pembuluh darah arteri (pembuluh darah yang membawa darah yang berasal dari jantung) yang besar dibagian depan dan 1 pembuluh darah arteri dibagian belakang, arteri-arteri ini akan saling berhubungan didasar otak membentuk sebuah lingkaran arteri yang siap memasok darah keseluruh bagian otak. Otak membutuhkan 50-60cc darah setiap menit untuk setiap 100gram jaringan otak.

Jaringan otak terbungkus oleh selaput otak yang terdiri dari 3 lapisan, sedangkan jaringan otak sendiri terdiri oleh bagian kortek yang berada di bagian luar dan sub kortek yang berada dibawah kortek, di bagian kortek inilah terdapat pusat gerakan, sensibilitas, fungsi luhur (atensi, bahasa, daya ingat, pengenalan benda dan fungsi eksekutif). Jaringan kortek dapat berfungsi dengan baik apabila pasokan darah ke otak dalam keadaan baik.

Mengerti tentang Stroke

Stroke adalah gangguan fungsi dari otak baik hanya sebagian maupun keseluruhan bagian dari otak yang disebabkan oleh gangguan dari aliran darah ke otak. Gangguan aliran darah ke otak ini dapat berupa sumbatan pada pembuluh darah otak maupun pembuluh darah otak yang pecah atau bocor.

Stroke merupakan masalah kesehatan yang sangat penting, 1 dari 6 orang akan mengalami stroke, dan stroke merupakan penyakit penyebab kematian tertinggi ketiga setelah penyakit kanker dan jantung, Kecacatan yang ditimbulkan oleh stroke juga berdampak besar pada kehidupan pribadi, sosial dan ekonomi bagi penderitanya.

Dikenal 2 jenis Stroke yaitu Stroke Perdarahan (hemoragik) dan Stroke sumbatan (Infark/non hemoragik), Stroke Sumbatan terjadi karena aliran darah di otak tersumbat dapat terjadi karena darah yang mengumpal melalui pembuluh darah yang menyempit, sedangkan stroke perdarahan terjadi karena pembuluh darah didalam otak pecah sehingga darah mengalih keluar dari pembuluh darah dan mendesak jaringan otak. Kejadian Stroke sumbatan lebih banyak dibandingkan stroke perdarahan.

Baik stroke sumbatan maupun perdarahan menyebabkan pasokan daah ke jaringan otak terganggu, sehingga nutrisi dan oksigen yang dibutuhkan oleh jaringan otak menjadi berkurang atau habis, maka jaringan otak akan kekurangan energi atau mati, hal inilah yang memicu terjadinya manifestasi klinis pada penderita.

Mengenali Stroke

Gangguan yang dialami oleh jaringan otak akan menyebabkan munculnya manifestasi klinis, manifestasi klinis yang terjadi bersifat tiba-tiba dikarenakan sumbatan atau pecahnya pembuluh darah juga bersifat tiba-tiba. Manifestasi yang dialami bisa satu atau lebih dari manifestasi berikut ini:

  1. Gangguan kesadaran

Seorang yang mengalami serangan stroke dapat tiba-tiba mengalami gangguan kesadaran mulai terlihat mengantuk sampai tidak dapat dibangunkan.

  1. Gangguan fungsi luhur

Fungsi luhur adalah fungsi intelektual, yang meliputi atensi, bahasa, memori (ingatan), visuospatial (pengenalan bentuk dan ruang) serta eksekutif (pengambilan keputusan),  Gangguan fungsi luhur yang terjadi karena stroke dapat mengenai 1 atau lebih fungsi luhur diatas.

  1. Kelemahan separo tubuh

Keluhan ini yang paling sering dan paling diingat oleh masyarakat, yaitu kelemahan separo badan yang bersifat tiba-tiba, kelemahan yang dialami memiliki derajat yang berbeda-beda mulai dari ringan sampai tidak bisa bergerak sama sekali

  1. Gangguan rasa separo tubuh

Gangguan rasa yang dimaksud dapat berbagai macam tetapi bersifat separo badan, misalnya rasa tebal-tebal, rasa kesemutan, rasa tertusuk-tusuk jarum, nyeri separo badan

  1. Pelo atau perot

Pelo dan perot juga merupakan gejala yang sering, kelemahan yang terjadi pada otot wajah sesisi akan menyebabkan wajah tertarik ke sisi yang sehat, hal ini menimbulakn wajah tampak perot demikian juga dengan kelemahan dari otot lidah sehingga penderita mengeluhkan bicara pelo/cadel/celat

  1. Pusing berputar atau nggliyer

Pusing berputar atau nggliyer (rasa melayang, ringan, bergoyang) dapat dialami baik sebagai awal terjadinya stroke karena aliran darah di bagian otak kecil mulai berkurang ataupun karena sudah terjadi stroke dibagian otak.

  1. Buta mendadak

Buta mendadak merupakan salah satu manifestasi stroke, apabila terjadi gangguan pembuluh darah diotak besar bagian belakang

Perlu diingat bahwa keluhan–keluhan yang muncul karena stroke selalu bersifat mendadak atau tiba-tiba, keluhan tersebut bisa hanya terjadi kurang dari 24 jam ataupun menetap lebih dari 7 hari. Apabila keluhan yang muncul hilang dalam 24 jam maka yang terjadi adalah stroke sepintas atau disebut TIA (Transient Ischemic Atttack). TIA merupakan faktor risiko terjadinya stroke oleh sebab itu harus segera ditangani.

Pemerintah Amerika Serikat mengenalkan kepada warganya untuk tanda-tanda stroke yang harus dikenali sehingga dapat langsung meminta bantuan, dikenal dengan F.A.S.T (Face. Arm. Speech. Time)

  1. Face: mengenali adanya perot pada wajah
  2. Arm: Separo badan dan anggota gerak sulit digerakkan
  3. Speech: Bicara pelo/cedhal/celat
  4. Time: Secepatnya mencari pertolongan medis

Hasil terapi stroke sangat tergantung dengan waktu, yang dimaksud disini adalah waktu sejak terjadinya serangan sampai mendapatkan pertolongan medis (golden period), oleh sebab itu apabila didapatkan tanda-tanda yang seperti diatas penderita harus segera dibawa ke instalasi gawat darurat.

Apa itu Parkinson?

“Di sebuah reuni SMA, 2 orang bapak-bapak yang merupakan sahabat semasa SMA dan sudah lebih dari 50 tahun tidak bertemu melepas kangen dengan ngobrol, salah satu bapak tersebut mengeluh saat ini kedua tangannya gemetar sampai ia sulit untuk memegang piring makan dan juga bila berjalan terasa kaku seperti robot”

Sebuah kutipan cerita diatas tampak seorang bapak yang sedang mengeluhkan kondisinya, kondisi dimana ia kesulitan untuk memegang benda karena gemetaran dan juga berjalan, kondisi ini di masyarakat luas sering disebut “buyutan” yang secara medis dikenal dengan nama Parkinson, Parkinson adalah suatu kondisi neurodegeneratif yang umumnya muncul pada usia diatas 60 tahun.

Penyakit ini disebabkan karena sel-sel saraf otak di bagian ganglia basal yang mulai mengalami degenerasi tidak lagi atau kurang memproduksi zat kimia sebagai neurotransmitter yaitu Dopamin. Dopamin memiliki peran penting pada fungsi gerak, maka apabila terjadi kekurangan dopamine maka akan muncul berbagai macam gejala, gejala-gejala khas yang muncul pada Parkinson dikenal dengan T.R.A.P (Tremor, Rigiditas, Akinesia/bradikinesia, Postural Instability).

  1. Tremor (Gemetaran)

Tremor merupakan gejala utama dari Parkinson, tremor adalah suatu kondisi gemetaran pada tangan baik satu atau pada kedua tangan, tremor khas pada Parkinson adalah gerakan memilin pada jari-jari dan tremor terjadi pada saat kondisi tangan istirahat (resting tremor) artinya pada saat tangan digerakkan makan tremor akan menghilang. Sebagian besar tremor terjadi pada tangan tetapi tidak menutup kemungkinan terjadi pula pada kepala dan kaki.

  1. Rigiditas (Kekakuan sendi)

Rigid berarti kaku, pada pasien yang menderita Parkinson maka akan terjadi kekakuan pada sendi dikarenakan tegangan otot yang tinggi, peningkatan tegangan otot ini dikenal dengan hipertoni kondisi ini akan menyebabkan sendi-sendi sulit untuk digerakkan karena adanya hambatan dari otot, kondoisi ini dapat menimbulkan rasa nyeri pada otot-otot yang mengalami kekakuan.

  1. Akinesia/bradikinesia (Gerakan menjadi Lambat)

Kinesia berarti bergerak, bradi berarti lambat, pada Parkinson akan terjadi perlambatan gerakan, perlambatan ini meliputi bermacam bentuk seperti berkurangnya ekspresi wajah sehingga wajah seperti memakai topeng, berkurangnya kedipan pada mata, sulit atau lambat untuk memulai suatu gerakan (terutama memulai jalan), berjalan kecil-kecil, tulisan tangan menjadi lambat, kecil dan jelek serta kemampuan koordinasi untuk melakukan suatu keterampilan dalam aktivitas harian.

  1. Postural Instability (Gangguan postur tubuh)

Gangguan ini akan menyebabkan pasien menjadi mudah jatuh saat berjalan, berjalan tidak seimbang, sulit untuk berputar, keluhan ini biasanya muncul pada tahap lanjut dari penyakit Parkinson.

Diagnosis Parkinson dapat ditegakkan dengan pemeriksaan fisik oleh dokter spesialis saraf dan juga dilakukan pemeriksaan penunjang bila diperlukan untuk menegakkan diagnosis lain dengan gejala mirip Parkinson (Parkinsonism). Selain karena proses degenerasi, Gejala mirip Parkinson dapat juga disebabkan oleh Stoke, Hidrosepalus tekanan normal, Demensia Lewi body dan beberapa penyakit degenerative lain.

Penanganan penyakit Parkinson meliputi terapi dengan obat-obatan dan terapi supportif. Terdapat berbagai macam obat yang apat digunakan untuk pengobatan Parkinson, antara lain obat golongan Levodopa, Dopamin agonist, dan golongan lainnya. Pilihan terapi sangat individual dengan mempertimbangkan banyak aspek seperti usia, alergi, respon tubuh terhadap obat, efek samping yang mungkin muncul dan faktor lainnya. Pengobatan Parkinson sebaiknya dimulai sedini mungkin seteah diagnosis ditegakkan karena Parkinson adalah suatu penyakit degeneratif makan tidak menutup kemungkinan akan terdapat peningkatan dosis dikemudian hari pada masa pengobatan dikarenakan oleh makin banyaknya sel saraf otak yang mengalami degenerasi.

Selain obat pasien penderita Parkinson juga harus melakukan terapi supportif seperti olah raga teratur, fisioterapi dan memperhatikan pola makan, latihan gerak teratur akan meningkatkan efektifitas penggunaan dopamine diotak, mempertahankan elastisitas otot dan sendi serta mempertahankan keseimbangan tubuh.

Hidup dengan penyakit Parkinson akan mempengaruhi banyak aspek dalam kehidupan, pasien akan membutuhkan bantuan dari lingkungan sekitarnya, merasa tidak berdaya, mood yang jelek dan mungkin jatuh dalam keadaan depresi karena kondisinya, oleh sebab itu dukungan dan perhatian dari keluarga merupakan obat yang paling penting dalam penetalaksanaan penyakit Parkinson.

 

Ditulis oleh dr. Esdras Ardi Pramudita, M.Sc, Sp.S

Stroke “Mengerti dan Mengenali”

Otak Manusia

Otak manusia dibagi menjadi 3 bagian besar yaitu otak besar kanan dan kiri serta otak kecil dibagian belakang, disetiap bagian memiliki fungsi masing-masing, otak besar kanan akan mempersarafi wajah, tubuh dan anggota gerak sebelah kiri (bersilangan) dan sebaliknya untuk otak besar kiri, sedangkan otak kecil memiliki fungsi keseimbangan dan koordinasi, Otak merupakan organ yang sangat peka dan tergantung dengan pasokan oksigen dan nutrisi dari darah karena otak tidak memiliki kemampuan untuk menyimpan cadangan energi, oleh sebab itu otak dipasok oleh 2 pembuluh darah arteri (pembuluh darah yang membawa darah yang berasal dari jantung) yang besar dibagian depan dan 1 pembuluh darah arteri dibagian belakang, arteri-arteri ini akan saling berhubungan didasar otak membentuk sebuah lingkaran arteri yang siap memasok darah keseluruh bagian otak, Otak membutuhkan 50-60cc darah setiap menit untuk setiap 100gram jaringan otak.

Jaringan otak terbungkus oleh selaput otak yang terdiri dari 3 lapisan, sedangkan jaringan otak sendiri terdiri oleh bagian kortek yang berada di bagian luar dan sub kortek yang berada dibawah kortek, di bagian kortek inilah terdapat pusat gerakan, sensibilitas, fungsi luhur (atensi, bahasa, daya ingat, pengenalan benda dan fungsi eksekutif). Jaringan kortek dapat berfungsi dengan baik apabila pasokan darah ke otak dalam keadaan baik.

Mengerti tentang Stroke

Stroke adalah gangguan fungsi dari otak baik hanya sebagian maupun keseluruhan bagian dari otak yang disebabkan oleh gangguan dari aliran darah ke otak. Gangguan aliran darah ke otak ini dapat berupa sumbatan pada pembuluh darah otak maupun pembuluh darah otak yang pecah atau bocor.

Stroke merupakan masalah kesehatan yang sangat penting, 1 dari 6 orang akan mengalami stroke, dan stroke merupakan penyakit penyebab kematian tertinggi ketiga setelah penyakit kanker dan jantung, Kecacatan yang ditimbulkan oleh stroke juga berdampak besar pada kehidupan pribadi, sosial dan ekonomi bagi penderitanya.

Dikenal 2 jenis Stroke yaitu Stroke Perdarahan (hemoragik) dan Stroke sumbatan (Infark/non hemoragik), Stroke Sumbatan terjadi karena aliran darah di otak tersumbat dapat terjadi karena darah yang mengumpal melalui pembuluh darah yang menyempit, sedangkan stroke perdarahan terjadi karena pembuluh darah didalam otak pecah sehingga darah mengalih keluar dari pembuluh darah dan mendesak jaringan otak. Kejadian Stroke sumbatan lebih banyak dibandingkan stroke perdarahan.

Baik stroke sumbatan maupun perdarahan menyebabkan pasokan daah ke jaringan otak terganggu, sehingga nutrisi dan oksigen yang dibutuhkan oleh jaringan otak menjadi berkurang atau habis, maka jaringan otak akan kekurangan energi atau mati, hal inilah yang memicu terjadinya manifestasi klinis pada penderita.

Mengenali Stroke

Gangguan yang dialami oleh jaringan otak akan menyebabkan munculnya manifestasi klinis, manifestasi klinis yang terjadi bersifat tiba-tiba dikarenakan sumbatan atau pecahnya pembuluh darah juga bersifat tiba-tiba. Manifestasi yang dialami bisa satu atau lebih dari manifestasi berikut ini:

1. Gangguan kesadaran

Seorang yang mengalami serangan stroke dapat tiba2 mengalami gangguan kesadaran mulai terlihat mengantuk sampai tidak dapat dibangunkan.

2. Gangguan fungsi luhur

Fungsi luhur adalah fungsi intelektual, yang meliputi atensi, bahasa, memori (ingatan), visuospatial (pengenalan bentuk dan ruang) serta eksekutif ( Pengambilan keputusan),  Gangguan fungsi luhur yang terjadi karena stroke dapat mengenai 1 atau lebih fungsi luhur diatas.

3. Kelemahan separo tubuh

Keluhan ini yang paling sering dan paling diingat oleh masyarakat, yaitu kelemahan separo badan yang bersifat tiba-tiba, kelemahan yang dialami memiliki derajat yang berbeda-beda mulai dari ringan sampai tidak bisa bergerak sama sekali

4. Gangguan rasa separo tubuh

Gangguan rasa yang dimaksud dapat berbagai macam tetapi bersifat separo badan, misalnya rasa tebal-tebal, rasa kesemutan, rasa tertusuk2 jarum, nyeri separo badan

5. Pelo atau perot

Pelo dan perot juga merupakan gejala yang sering, kelemahan yang terjadi pada otot wajah sesisi akan menyebabkan wajah tertarik ke sisi yang sehat, hal ini menimbulakn wajah tampak perot demikian juga dengan kelemahan dari otot lidah sehingga penderita mengeluhkan bicara pelo/cadel/celat

6. Pusing berputar atau nggliyer

Pusing berputar atau nggliyer (rasa melayang, ringan, bergoyang) dapat dialami baik sebagai awal terjadinya stroke karena aliran darah di bagian otak kecil mulai berkurang ataupun karena sudah terjadi stroke dibagian otak.

7. Buta mendadak

Buta mendadak merupakan salah satu manifestasi stroke, apabila terjadi gangguan pembuluh darah diotak besar bagian belakang

Perlu diingat bahwa keluhan –keluhan yang muncul karena stroke selalu bersifat mendadak atau tiba-tiba, keluhan tersebut bisa hanya terjadi kurang dari 24 jam ataupun menetap lebih dari 7 hari. Apabila keluhan yang muncul hilang dalam 24 jam maka yang terjadi adalah stroke sepintas atau disebut TIA (Transient Ischemic Atttack). TIA merupakan faktor risiko terjadinya stroke oleh sebab itu harus segera ditangani.

Pemerintah Amerika Serikat mengenalkan kepada warganya untuk tanda-tanda stroke yang harus dikenali sehingga dapat langsung meminta bantuan, dikenal dengan F.A.S.T (Face. Arm. Speech. Time)

  1. Face: mengenali adanya perot pada wajah
  2. Arm: Separo badan dan anggota gerak sulit digerakkan
  3. Speech: Bicara pelo/cedhal/celat
  4. Time: Secepatnya mencari pertolongan medis

Hasil terapi stroke sangat tergantung dengan waktu, yang dimaksud disini adalah waktu sejak terjadinya serangan sampai mendapatkan pertolongan medis (golden period), oleh sebab itu apabila didapatkan tanda-tanda yang seperti diatas penderita harus segera dibawa ke instalasi gawat darurat.