Hiperkalemia saat berolahraga berat

Ketika berolahraga berat yg memerlukan banyak oksigen spt bermain futsal, kita dapat mengalami metabolisme anaerob. Pada keadaan anaerob (keadaan tanpa oksigen), metabolisme karbohidrat utk memproduksi tenaga akan menghasilkan asam laktat. Akibatnya dapat terjadi asidosis laktat jika asam laktat itu tidak sempat diproses dalam hati menjadi glukosa lewat siklus Cori.

Keadaan tubuh yg menjadi asam ini ternyata dapat menaikkan kadar kalium.  Proses terjadinya adalah bahwa pada keadaan asidosis dengan beban kerja yang berat (misalnya pada olahraga yg sangat menguras tenaga) bisa terjadi keausan bahkan kerusakan sel-sel otot. Akibat rusaknya sel-sel otot (rhabdomiolisis), banyak ion kalium keluar dari sel dan keadaan ini akan menimbulkan hiperkalemia (kenaikan kadar kalium dalam darah).

Hiperkalemia merupakan keadaan berbahaya bagi jantung krn dapat menimbulkan gangguan irama jantung sampai henti jantung (cardiac arrrest) yg tentunya akan diikuti oleh kematian secara mendadak.

Untuk mencegah hiperkalemia dan asidosis sebetulnya ada cara sederhana. Kita bisa minum soda gembira yg kaya akan natrium bikarbonat (baking powder; soda kue) dan gula. Natrium dapat meningkatkan ekskresi kalium lewat ginjal sedangkan gula yg masuk ke sel sebagai sumber energi akan membawa pula kalium kembali ke dalam sel. Dengan cara demikian kemungkinan asidosis laktat dan hiperkalemia dapat dicegah.

Posted in Umum and tagged , , , , .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *