Kategori Gizi

  • Metode Carbing Untuk Mengendalikan Gula Darah

    Salah satu metode dalam terapi gizi medis untuk mengendalikan gula darah (GD) adalah carbohydrate counting atau CARBING. Caranya adalah sbb: 1) Tentukan dahulu kebutuhan energi anda dari makanan. Anda bisa bertanya pada dokter atau ahli gizi anda. 2) Tentukan jumlah karbohidrat (KH) yang anda butuhkan. Biasanya kebutuhan kita akan KH antara 45% sampai 60%. 3) Ubah jumlah KH dari kilokalori (kcal) menjadi gram. 4) Ubah jumlah KH dari gram menjadi satuan Carbing. 1 Carbing ~ 15 g KH. 5) Distribusikan jumlah Carbing ke sarapan (20%), makan siang (30%) dan malam (20%) serta 3 kali snack (3 x 10%). 6) Ubah satuan Carbing menjadi ukuran rumah tangga (URT) setiap bahan makanan yang mengandung KH dengan mengacu kepada tabel. Tabel dapat ditemukan lewat internet seperti pada www.low-carb-news.com atau searching for carbohydrat counting di Google. 7) Hitung kebutuhan makanan yang tidak mengandung KH yaitu protein hewani dan lemak/minyak. 8) Jika anda masih belum mampu menentukan jumlah makanan yang harus anda makan tiap hari, anda dapat mengikuti pelatihan atau seminar “Metode Carbing” yang akan diselenggarakan di RS Panti Nugroho dengan pembicara dr Andry Hartono, DAN.SpGK dari klinik MCU/Gizi RS Panti Rapih Yogyakarta.

  • Sup 5 Warna Pencegah Kanker

    Kesaksian dr Kazu Tateishi yang ditulis dalam bukunya, Kesehatan dalam Sup Sayuran, dan juga Prof Chuang Shu Qi dari Taiwan, seharusnya membuat kita  mawas diri apakah kita akan mempertahankan hidup sehat dengan makanan alami asli Indonesia ataukah mengorbankan kesehatan kita dengan junk foods dari negara Barat ? Paling tidak pilihan makanan alami dapat menetralkan efek buruk junk foods. MAKANAN ALAMI Makanan alami terdiri dari sayuran & buah, beras merah dan kacang-kacangan dengan beragam warna. Sup tradisional kita yang dinamakan sayur asem juga merupakan salah satu makanan alami terbaik warisan nenek moyang kita. Membiasakan diri makan nasi beras merah dengan sayur asem dan lauk pepes ikan segar sebetulnya merupakan salah satu cara alami untuk menghilangkan pengaruh buruk yang ditimbulkan oleh junk foods jika kita tidak dapat menghindari pola makan modern ini. Tetapi sayangnya menu alami tradisional di Jawa tersebut kurang disukai anak-anak dan remaja, khususnya menu sayur asem dan sayuran lainnya. MEMBUAT SUP SEHAT ANTIKANKER Dr Kazu dan Prof Chuang membuat resep sayuran 5 warna berikut ini sebagai sup pencegah kanker di Jepang dan Taiwan: 1. Bahan dasarnya 5 jenis sayuran: lobak putih 600 gram, sayuran atau daun lobak yang hijau 250 gram, wortel (merah) 250 gram, gobo (burdock root; kuning) 250 gram dan jamur hitam (hioko) 3 – 5 buah atau shitake 50 gram. 2. Sayuran dicuci bersih tanpa membuang kulitnya. Direbus dengan air yang banyaknya 3 kali jumlah sayuran. Rebus sampai mendidih setelah itu, api dikecilkan dan ditunggu selama satu jam. 3. Rebusan sayuran ini bisa diminum dengan bubur/rebusan beras merah asalkan ada selang waktu lebih dari 15 menit. Cara membuat bubur beras merah: 180 gram beras direbus dengan 1 1/5 liter air. 4. Sup sayuran (airnya) dapat disimpan dalam lemari es sebagai minuman kesehatan. 5.Untuk membersihkan pestisida dari sayuran, kita dapat merendam sayuran  selama 30 menit. Kemudian sayuran tsb dicuci dengan air garam selama 5 sampai 10 menit, dibilas dan baru kemudian direbus. PENUTUP Untuk mencegah kanker, kita memang harus menghindari zat-zat karsinogenik dalam makanan yang gosong karena dibakar atau digoreng  seperti nitrosamin dalam daging merah, benzpiren dalam lemak dan dietilstilbestrol yang dipakai untuk menggemukkan ternak. Selain itu, pestisida dan zat kimia seperti formalin, borax, pewarna textil, TBHA, plastik dalam makanan juga bersifat karsinogenik jika termakan secara berlebihan. Karena itu, daging berlemak yang dibakar atau digoreng harus dihindari. Begitu juga makanan sumber karbohidrat yang digoreng seperti kentang goreng karena makanan ini mengandung akril amida yang juga karsinogenik. Untuk mencegah kanker, selain makanan atau minuman alami yang sehat, kehidupan yang rileks tanpa distres atau stres patologis juga dapat mencegah pembentukan kanker. Stres emosional, perilaku (tergesa-gesa, perfeksionis) dan fisik (kurang istirahat, makan tidak teratur, banyak merokok, minuman keras dan obat, perubahan cuaca dll.) semuanya dapat mengakibatkan distres. Konsekuensi distres adalah peningkatan kortisol dan penurunan antibodi secretory-IgA yang menurunkan daya tahan tubuh. Kenaikan adrenalin dengan penurunan kadar serotonin dalam otak juga menyebabkan tekanan darah meningkat, gula darah naik, fibromialgia/pegal linu yang kronis dan sakit kepala sehingga kita semakin stres. Catatan: karena burdock root tidak ada di Indonesia, saya menggantinya dengan sayuran read more

  • Terapi Gizi Medik

    Terapi gizi medik (TGM) dahulunya dikenal dengan istilah terapi diet (dietary treatment). Diet sendiri berarti “pengaturan jumlah serta jenis makanan dan jadual makan setiap hari.” Jika dirancang bersama pasien dengan bimbingan dietisien, terapi diet juga dapat dinamakan Perencanaan Menu atau Makan/PM (Menu Planning). PM ini mempertimbangkan pula faktor-faktor nonnutrisi seperti adat istiadat, habit, kultur, psikologi, dan ekonomi. TGM Istilah TGM digunakan karena terapi diet dapat pula disertai terapi gizi lain seperti suplementasi. Karena beberapa formula enteral misalnya formula susu diabetes (diabetasol, dianeral, nutren diabetes, glucerna) atau nutraceuticals misalnya kombinasi vitamin B, asam folat dgn zink dan kromium (diabetone, glucobion) atau fitokimia pangan misalnya antosianin/zeaxanthin serta bahan berkhasiat lain misalnya cinnulin sering digunakan sebagai suplemen lewat penulisan resep yang merupakan priviledge medis, maka digunakan istilah terapi gizi medik atau TGM. Sejarah Diet DM pertama kali diperkenalkan oleh dr Bouchardat pada tahun 1870an ketika beliau mengamati diabetisi yang makanannya dicatu akibat kelangkaan bahan pangan pasca-perang Perancis Prussian. Diabetisi yang makanannya dicatu ternyata memiliki kadar gula darah yang lebih rendah sehingga beliau menerapkan diet sebagai terapi untuk mengendalikan gula darah (ingat pada tahun itu, insulin dan OHO belum ditemukan). Dibandingkan insulin yang baru diproduksi dan dipasarkan pada tahun 1921, kemudian OHO generasi pertama seperti tolbutamid dan klorpropamid yang baru diproduksi pada tahun 1955 serta biguanid seperti metformin yang dipasarkan pada tahun 1959, maka terapi diet jelas mempunyai sejarah yang jauh lebih lama. Tujuan TGM TGM bertujuan untuk mencapai dan mempertahankan: 1. Kadar GD mendekati normal (puasa/FPG 90-130, 2 jam pp < 180 dan A1c < 7) 2. TD yang normal (<130/80) 3. Profil lipid yang normal (LDL < 100, HDL > 40, TG < 150) 4. BB yang normal (IMT < 25) Komponen TGM TGM terdiri dari 2 komponen plus pengaturan jadual makan. Dahulunya komponen ini dikenal dgn sebutan 3 J: Jumlah makanan, Jenis makanan dan Jadual makan. Komponen pertama yang berkaitan dgn jumlah makanan dikembangkan menjadi carbohydrate counting (carbing) atau penghitungan jumlah KH yg dibutuhkan dan distribusinya dalam 24 jam. Tentu saja untuk menghitung KH, kita harus menghitung jumlah kalori yang dibutuhkan per 24 jam dan persentasenya dalam bentuk KH. Menurut PERKENI 2009, persentase KH yg direkomendasikan adalah 45 – 65% dgn jumlah minimal 130 g/24 jam. Gula pasir diperbolehkan dalam sayuran/lauk dgn jumlah maksimal 5% dari Total Energy Intake. Komponen kedua berhubungan dgn Jenis Makanan yang kemudian dikembangkan dengan memperhitungkan pula Indeks Glisemik (IG) dan Glycemic Load (GL) setiap makanan. Mengapa harus TGM? Penelitian terakhir seperti yg dilakukan F Cavalot et al pada tahun 2006 (J Clin Endocrinol Metab 2006;91:813-819) menunjukkan bahwa kenaikan GD 2 jam pp akan menaikkan hazard ratio serangan Jantung Koroner sebesar 2,5 x lipat (dari 2,12 menjadi 5,54). Kita ketahui bahwa kenaikan GD 2 jam PP berkaitan erat dengan IG, GL dan jumlah KH dalam makanan. Dengan kata lain, kematian karena serangan jantung koroner sangat dapat dicegah dgn diet yg dapat mengendalikan lonjakan GD (PG spikes) sesudah makan. PG spikes akan meningkatkan glikosilasi (A1c) yg menurunkan kemampuan sel darah merah untuk membawa oksigen dan melentur masuk ke read more

  • Tips Memilih Diet Slimming

    Ada berbagai macam diet yang ditawarkan oleh salon, studio atau klinik pelangsingan. Contoh-contohnya a.l. diet Atkins, diet zona, diet Cohen, diet Mayo, diet rendah kalori dan banyak lagi lainnya. Agar anda tidak bingung memilihkannya, perhatikan tip berikut ini: 1. Pilihlah program diet yang tidak menjanjikan penurunan berat badan (BB) secara instan tapi menjanjikan pengurangan BB yang bertahap dan lestari bersama dengan peningkatan kesehatan dan kebugaran tubuh. 2. Jangan memilih program diet yang disertai pemberian suplemen yang isinya tidak diberitahukan.  Preparat tiroid, peluruh kencing, pencahar, ephedrin dan anorektik seperti misalnya fenfluramin dapat membawa efek samping berbahaya sehingga tidak akan dipakai oleh program diet yang baik. Begitu pula herbal berbahaya seperti ma huang tidak boleh digunakan dalam program diet. (3) Pilihlah program diet yang sesuai dengan pola hidup dan kesehatan anda. Perbaikan pola hidup yang salah hanya dapat dilakukan secara bertahap dgn berlandaskan kemauan, kemampuan dan kesempatan yang anda miliki. (4) Pilihlah program diet yang masuk di akal dengan biaya yang layak serta terjangkau. Jika anda hanya mengikuti diet untuk sesaat, dan kemudian berhenti karena biayanya terlalu mahal,  maka selain anda tidak mendapatkan manfaat apa-apa, berat badan anda pun dapat naik lebih tinggi dari BB sebelum diet. (4) Program diet yang baik biasanya juga disertai pemeriksaan dokter termasuk wawancara, pemeriksaan fisik,  antropometri, tekanan darah dan gula darah, khususnya jika obesitas yang anda alami menyertai suatu penyakit seperti hipotiroid, sindrom Cushing, dan sindrom metabolik serta diabetes tipe 2. Biasanya program ini dilaksanakan oleh dokter MCU dgn bantuan dietisien atau oleh dokter spesialis gizi klinik. (5) Program yang baik akan menekankan 5 hal sebagai syarat mutlak keberhasilan menurunkan dan mempertahankan BB ideal, yaitu: kemauan kuat, pengetahuan yang benar tentang kesehatan dan gizi, perencanaan makanan yang baik, aktivitas fisik serta OR yg tepat, dan dukungan suami/isteri. Akhirnya, keberhasilan anda bukanlah karena dokter atau dietisien yang membimbing anda tetapi karena diri anda sendiri. Dengan demikian, keberhasilan itu akan terus menjadi milik anda dan bahkan dapat anda bagikan dengan orang lain, khususnya keluarga sendiri. dr Andry H Klinik MCU dan Gizi Medik RSPR

  • Diet Vegan

    Diet vegan merupakan diet dengan konsumsi makanan nonhewani yang secara alami lebih cocok bagi manusia agar dapat hidup sehat dan kalau berumur panjang (yang bisa mencapai 120 tahun) tetap memiliki kualitas hidup yang baik. Kondisi umur panjang dengan kualitas hidup yang baik ditemukan pada suku Hunza di Himalaya dan penduduk di Okinawa Jepang. Sebaliknya orang Eskimo yg tidak pernah makan sayuran/buah dan kacang-kacangan hanya memiliki harapan hidup di sekitar 30 tahunan karena mereka menghadapi risiko perdarahan yang dapat terjadi sebagai akibat tidak adanya asam lemak omega-6 (yang terdapat dalam minyak nabati) sementara kandungan omega-9-nya tinggi pada makanan mereka. Agar terdapat keseimbangan antara pembekuan dan pengenceran darah, seharusnya konsumsi asam lemak omega-3 dan -6 berada dalam keadaan seimbang pula. Diet vegan atau semivegan (kalau belum terbiasa, kita tidak harus vegan murni atau semivegan) dianjurkan utk manusia karena beberapa alasan: 1. Manusia lebih cenderung ke arah herbivor karena memiliki geraham dgn gerakan rahang yg bisa horizontal (karnivor hanya memiliki gerakan rahang yg vertikal) dan juga mempunyai usus yg panjang (usus karnivor lebih pendek). Daging yg cepat membusuk tidak cocok utk usus yg panjang. 2. Manusia berkeringat pada kulitnya shg berbeda dgn karnivora yang mendinginkan tubuh dgn lidahnya (krn itu, anjing sering menjulurkan lidahnya bila kepanasan) 3. Manusia minum dgn cara menghirup spt herbivor dan tidak menjilatnya spt karnivor. 4. Manusia bersama guinea pig dan chimpanze tidak bisa membuat sendiri vitamin C shg harus mendapatnya dari buah dan sayuran. Risiko yang pasti harus kita hadapi karena memakan daging secara berlebihan adalah efek karsinogenik dan aterogeniknya mengingat: (1) Kandungan dioxin dan PCB di lingkungan (rumput) yang dapat termakan oleh ternak. Kedua zat racun ini bisa berada dalam lemak dan hati hewan selama waktu bertahun-tahun (bisa sampai 14 tahun). Keduanya mencemari lingkungan vegetasi lewat pestisida, herbisida serta insektisida dan dapat menimbulkan kanker pada hewan serta manusia yg memakannya. Pencemaran lingkungan oleh dioxin juga dapat terjadi ketika sampah yang terdiri dari bahan-bahan plastik dibakar. Kita tahu bahwa hewan ternak seperti sapi, kambing dan ayam juga mencari makan di tempat pembuangan sampah yang kemungkinan besar sudah tercemar dioxin. Apalagi jika plastik digunakan secara sengaja sebagai bahan tambahan dalam minyak untuk menggoreng makanan agar makanan tetap garing meskipun disimpan lama. (2) Lemak hewan yang dibakar akan menghasilkan benzpiren yang merupakan zat karsinogenik. (3) Daging hewan sering diawetkan dgn sodium nitrit yang jika dibakar atau digoreng akan berubah menjadi nitrosamin yg juga zat karsinogenik. (4) Daging hewan dapat mengandung hormon spt DES (yg sudah tidak dipakai pada manusia krn efek karsinogenik) dan juga AB yg menyebabkan semakin banyak kuman yg resisten thdp AB. Hormon dipakai utk mempercepat pertumbuhan dan penggemukan sedangkan AB mencegah infeksi bakteri pada ternak. Penelitian SEAMEO menemukan 80% hati ayam broiler di Jakarta mengandung residu AB yg tinggi. Jadi, kalau kita masih memakan daging khususnya daging merah, sebaiknya kita tidak membakar dan menggorengnya tetapi merebusnya dalam bentuk masakan berkuah (sup, soto, rawon). Kalau bisa hindari lemak, darah dan hatinya karena di bagian tubuh inilah terdapat zat-zat kimia berbahaya tersebut. Semua ini saya sampaikan karena dari pengalaman read more

  • Gula Pengganti

    Ada banyak macam gula pengganti yang dapat digunakan oleh pasien diabetes atau kegemukan. Gula ini juga dipakai oleh industri pangan utk menghasilkan kemanisan yang lebih kuat dgn biaya yang jauh lebih rendah. Berdasarkan kandungan energinya dan sifat alami/sintetik, GP dibagi menjadi: Gula sintetik spt sakarin, siklamat dan asesulfam-K yg sama sekali tidak mengandung energi karena bukan dari zat gizi. 2. Gula dari zat gizi misalnya aspartam dari protein atau asam amino; fruktosa (gula buah) yg banyak terdapat dalam buah yang manis, madu, gula aren serta sirup maple dan sukralosa yg berasal dari sukrosa (gula pasir). 3. Gula alkohol misalnya xylitol, maltitol dll. 4. Gula lainnya. Misalnya tagalosa dan trehalosa. Gula tanpa kalori Sakarin juga merupakan pemanis sintetik nonkalori yg hanya boleh dipakai oleh diabetisi dan pasien obesitas. Tapi kedua pemanis ini dapat ditemukan dalam produk industri pangan. Asesulfam K (K merupakan simbol kalium) adalah senyawa kalium asesulfam yg dibuat sintetik shg tidak mengandung kalori. Kemanisan asesulfam 180-2000 kali gula pasir dan sama dgn kemanisan aspartam. Seperti sakarin, asesulfam memiliki aftertaste agak pahit di lidah. Biasanya asesulfam dicampur dgn pemanis lain spt sukralosa dan aspartam utk meningkatkan kemanisan dan mengurangi aftertaste. Karena tahan panas, asesulfam sering dipakai dalam proses pembuatan makanan dgn pemanasan. Pemanis ini juga bersama pemanis lain banyak ditemukan dalam produk industri pangan seperti soft drink yg zero sugar. Meskipun ada pakar kesehatan yg menganggap asesulfam sbg zat karsinogen, namun FDA masih menganggapnya sebagai pemanis yang aman asalkan takaran pemakaiannya di bawah ADI.Siklamat merupakan salah satu bentuk pemanis tanpa kalori. Pemanis ini di negara Barat sudah tidak digunakan karena dapat menimbulkan kanker kandung kemih. Gula dari protein Aspartame merupakan pemanis yg terbentuk dari asam aspartat dan metil ester fenil alanin. Karena pada perubahan pH atau pemanasan, metil ester dapat berubah menjadi metanol dan kemudian formaldehid serta asam format, maka pemakaian aspartam yang sudah disetujui oleh FDA sering mendapat tentangan dari sebagian pakar gizi dan kesehatan. Alasan mereka adalah karena metanol dapat menimbulkan kebutaan sedangkan formaldehid dan asam format merupakan senyawa toksik. Namun, FDA masih mempertahankannya asalkan takaran pemakaiannya di bawah ADI atau Acceptable Daily Intake (dosis 1/100 dari dosis yg menimbulkan gangguan kesehatan pada hewan). Salah satu ciri aspartam yg merugikan adalah bahwa pemanasan dapat menimbulkan rasa logam pada lidah selain mengubah metil ester menjadi metanol dan formaldehid spt disebutkan di atas. Fruktosa (gula buah) yang juga dikenal sebagai gula jagung terdapat dalam buah dan sayuran yang manis, madu, gula aren dan sirup maple. Gula ini tergolong ke dalam KH sehingga memberikan 4 kcal per gramnya. Karena fruktosa dapat diubah menjadi gula darah (glukosa) oleh hati, maka gula ini memiliki glycemic load yg tinggi shg sekarang tidak lagi dipakai sebagai gula utk diabetisi. Selain dalam buah yg manis, fruktosa terdapat pula dalam madu, kurma, sirup maple dan gula aren. Sukralosa merupakan pemanis yang dibuat dari sukrosa atau gula pasir dgn mengganti 3 gugus OHnya dengan klorin. Dgn demikian sukralosa tidak menaikkan gula darah, memiliki indeks glisemik yg rendah dan tidak begitu memberikan kalori seperti gula pasir. Gula alkohol (GA) read more

  • Sup Pancawarna

    Ketika saya mencoba memodifikasi komposisi sup pancawarna yg disarankan oleh Dr Kazu, saya mengganti gobo/burdock yg berwarna kuning dgn walo (pumpkin yg juga kuning) termasuk bijinya. Biji walo ini mengandung selenium, salah satu mineral yg sangat penting bagi fungsi antioksidan enzimatik, yaitu glutation peroksidase atau GPx. GPx merupakan sistem pertahanan sel terakhir dalam menghadapi radikal bebas spt superoksida dan hidrogen peroksida. Kegagalan GPx yg diikuti gangguan fungsi glutation sebagai master antioksidan akan mengakibat kematian sel. Magnesium sebenarnya banyak terdapat dalam klorofil daun dan bagian tanaman yang bewarna hijau. Magnesium bekerja dalam keseimbangan dgn kalsium. Kalsium banyak terdapat dalam makanan hewani sedangkan magnesium dalam makanan nabati. Saya memasukkan brokoli yg bukan hanya kaya akan magnesium tetapi juga mengandung sulforafan salah satu zat antikanker ke dalam komposisi sup pancawarna sebagai pengganti daun lobak. Lobak yg putih dan daun lobak membuat kita membuang gas usus terus shg cukup mengganggu dan utk menguranginya, saya ganti daun lobak dgn brokoli yg sama-sama berwarna hijau serta kaya akan klorofil (analog hemoglobin pada manusia krn fungsi Hb sbg pembawa oksigen yg mengikat O2 dgn melepaskan CO2 lewat paru sedangkan klorofil mengubah CO2 menjadi O2 lewat daun tanaman). Sebagai penyedap rasa yg dapat menggantikan rasa gurih dari kaldu ayam atau MSG, saya gunakan “Totole” suatu serbuk penyedap utk makanan vegetarian. Totole terbuat dari sari jamur shitake dan dapat dibeli di toko bahan pangan vegan. Untuk melancarkan aliran darah, saya tambahkan hioko atau shitake yg bewarna hitam. Jamur hitam mengandung senyawa semacam statin (antikolesterol) dan lentinan yg selain berfungsi sbg antikoagulan juga tidak kalah efektifnya dibandingkan amantadin HCl yg merupakan obat antivirus terkenal. Jamur yg di Cina dikenal dgn nama Mo-er (jamur hitam) atau wood ear ini sebenarnya terdiri dari shitake, jamur tiram, enoki dan jamur kuping (hioko). Di Cina, jamur dikenal sebagai bahan makanan untuk mempertahankan kesehatan pada manula krn fitokimianya melancarkan darah dan mengatur keseimbangan imunitas (Referensi dari Jean Carper, the Food Pharmacy). Demikianlah manfaat salah satu makanan berbasis nabati bagi kesehatan kita. Mudah2an bermanfaat pula bagi mereka yg mendambakan kesehatan tanpa harus terus-menerus berobat. dr Andry Hartono

  • Mengatasi Pick Eater

    Anak sering memilih-milih makanan dan celakanya tidak menyukai buah serta sayuran yg kaya akan vitamin-mineral bagi pertumbuhannya. Memang secara naluriah, anak akan lebih menyukai makanan yg terbuat dari daging serta lemak seperti satai atau steak, dan minuman manis seperti soft drink atau teh manis, mengingat pertumbuhan anak memerlukan banyak protein sementara aktivitasnya yang tinggi membutuhkan banyak karbohidrat serta lemak/minyak. Anak-anak yang senang memilih-milih makanannya dinamakan “Pick Eater” atau sang pemilih makanan. Pertanyaannya sekarang bagaimana kiat-kiat utk mengatasi persoalan pick eaters ini? KIAT MENGATASINYA Anak menyukai minuman dgn sedotan. Karena itu, juice buah sebetulnya menjadi pilihan penting utk memperkenalkan anak pada buah dan sayuran. Pilihan lainnya adalah makanan seperti salad yg diberi keju, mayones atau dressing spt thousand islands. Saya pernah mencoba mencicipi juice kemasan merk terkenal yang terbuat dari campuran sayuran (brokoli) dan buah. Rasanya cukup enak walaupun  manis. Mungkin juice ini bisa menjadi pengantar untuk beralih kepada juice buatan sendiri. Hanya saja kadar gula yg cukup tinggi ( mungkin fruktosa) sering membuat anak hilang selera makannya shg tidak dianjurkan pemberian juice sebelum makan. (Sebaiknya diberikan bersama makanan camilan di antara jam-jam makan atau pada saat anak beraktivitas spt berenang yg memerlukan tambahan kalori). Pemberian juice pada malam hari sebelum anak tidur dikhawatirkan membuat anak gemuk krn kalori dari minuman tsb yg berbentuk KH sederhana dan tidak terpakai sbg sumber tenaga utk aktivitas akan diubah menjadi lemak/gajih. JUICE YANG ENAK DAN SEHAT Sayuran seperti brokoli yg akan dijuice sebaiknya dicelupkan sebentar ke dalam air mendidih dan rasa langunya bisa ditutupi dgn juice apel hijau lokal. Juga bisa ditambahkan sedikit perasan jeruk lemon, madu atau sirup maple, dan agar-agar, nata de coco atau aloe vera dgn remukan es batu. Juice jangan terlalu dingin karena enzim kita bekerja pada suhu tubuh sehingga jika terlalu dingin juice tsb tidak tercerna dan terserap dengan cepat di dalam usus. ZAT ANTIMINERAL Anak-anak tidak boleh diberi teh apalagi bersama makanan. Teh mengandung asam tannat dan fitat yg akan mengikat mineral penting seperti zat besi dan kalsium. Kita tahu besi diperlukan untuk pembentukan hemoglobin dalam sel darah merah. Hb anak seringkali rendah. Rendahnya Hb yg berfungsi utk membawa oksigen menandakan anemia yg membuat anak cepat lelah, sesak dan berdebar-debar. Sementara itu, kalsium merupakan bahan untuk pembentukan tulang dan gigi. Untuk pembentukan bagian tubuh ini juga diperlukan fosfat dan vitamin D. Sayuran juga mengandung asam fitat tetapi karena anak juga menyukai daging, zat besi yg diberikan daging akan menggantikan zat besi yg terikat asam fitat apabila kedua jenis makanan ini dimakan bersama. PENUTUP Untuk variasi menu makanan anak  bisa dibaca buku-buku menu yg diterbitkan oleh Penerbit Kanisius. Salah satu penulisnya adalah Ibu Purna, MP, seorang pakar pangan dan gizi, yg juga menulis buku cara membuat mie pelangi dan mengolahnya dalam berbagai variasi menu. Di Kanisius, setiap menu makanan dibuat dahulu sebelum ditulis dalam bentuk buku. Semoga Tip-tip ini bermanfaat. dr Andry Hartono, SpGK

  • Sindrom Kilomikronemia

    Lemak dan minyak dari makanan diserap lewat usus utk kemudian dirakit kembali (disintesis) menjadi “lipid packets” spesial yg disebut kilomikron. Kilomikron merupakan partikel lemak yg sangat halus, terbentuk selama proses pencernaan dan asimilasi lemak, dan langsung memasuki sistem limfatik. Trigliserid usus atau kilomikron yg mengandung sekitar 85 persen trigliserid kemudian dibawa lewat darah ke dalam hati tempat partikel lemak ini diproses (usia-paruh kilomikron yg normal adalah sekitar 10 menit). Jika terdapat kejadian nyeri perut kanan atas yg kambuhan tapi tidak seberat nyeri pada pankreatitis akut mungkin  kita tengah mengalami  sindrom kilomikronemia. Sindrom kilomikronemia   yg terjadi pada pasien dgn kadar trigliserid yg tidak terkontrol (di atas 500 mg/dL) pada suatu saat akan diikuti oleh pankreatitis akut. Pankreatitis akut yg kambuhan sering terjadi pada pasien dgn kadar trigliserid sangat tinggi (keadaan ini sering merupakan kelainan genetik dgn kadar TG yg bisa sampai 5000 mg/dL). Sindrom kilomikronemia merupakan kelainan bawaan di mana metabolisme lemak yg abnormal menyebabkan penumpukan kilomikron dalam jumlah besar di dalam darah.  Keadaan ini membuat sampel darah yg didiamkan di dalam tabung reaksi bukan hanya mengandung lapisan sel darah yg mengendap dan cairan plasma berwarna kuning tetapi juga lapisan seperti susu yg merupakan kilomikron. Sindrom kilomikronemia sering tidak disadari karena keluhan pasien tidak seberat pankreatitis akut, namun jika kadar TG 1000 mg/dL atau lebih, dengan keluhan spt maag tapi nyerinya mungkin menjalar ke pinggang kanan (krn kepala pankreas terletak retroperitoneal), maka kita harus berpikir ttg kemungkinan sindrom kilomikronemia. Yang perlu dicatat bahwa keadaan hiperkilomikronemia dapat dikelirukan dgn: Sindrom miokard akut (suatu bentuk serangan jantung jika ada keluhan sesak napas), dan kolik empedu yaitu suatu keadaan yg ditandai oleh nyeri spt kram yg berat pada perut kanan atas akibat adanya batu empedu yg masuk ke saluran utama empedu (common bile duct). Pankreatitis akut terjadi pada hipertrigliserid berat krn terbentuknya sludge yg bisa mengganggu aliran sekret pankreas. Sludge atau lumpur empedu (yg bisa menjadi batu empedu) terbentuk utk mengalirkan keluar kolesterol akibat hipertrigliseridemia. Obat-obat penurun TG dan kolesterol spt fenofibrat, gemfibrozil dan niasin juga meningkatkan jumlah sludge yg harus dialirkan ke dalam usus 12 jari. TERAPI DIET Untuk mencegah pankreatitis akut pada sindrom kilomikronemia, kita harus membatasi asupan minyak dan menghindari lemak spt santan kental serta gajih. VCO merupakan pilihan minyak yg baik krn asam lemak rantai sedang (atom karbon 10-12) di dalam VCO tidak akan menjadi kilomikron. KH sederhana spt gula dan tepung juga harus dibatasi krn dalam hati akan diubah menjadi trigliserid. Sedangkan asam lemak esensial dan MUFA (minyak zaitun) dapat dikonsumsi asalkan bersama blender sayur/buah yg kaya serat solubel atau dgn havermut/oatmeal utk menghindari keluhan sakit maag yg kambuhan pada sindrom kilomikronemia. Dr Andry Hartono SpGK Sumber: pengalaman pribadi dan sejumlah referensi dari situs kesehatan.

  • Puasa

    Dalam masa prapaskah, umat Katolik wajib berpuasa pada rabu abu dan jumat agung. Puasa berarti boleh makan kenyang satu kali sedangkan selebihnya makan sedikit sebanyak dua kali. Mereka yang berusia di bawah 18 tahun dan di atas 60 tahun hanya wajib berpantang dan biasanya pantang daging. Manusia tidak dapat berpuasa air atau tidak minum selama lebih dari 24 jam karena akan terjadi dehidrasi dan gangguan elektrolit yang bisa membawa kematian. Namun manusia yang sehat dapat tetap hidup dengan berpuasa makanan sampai 1 bulan (Musa dan Yesus berpuasa 40 hari). Sedangkan pasien diabetes yang menggunakan insulin atau yang gula darahnya di atas 250 mg/dL tidak dapat berpuasa lebih dari 12 jam karena dapat terjadi ketoasidosis diabetes. Sumber tenaga manusia berasal dari oksidasi dua jenis zat gizi yaitu karbohidrat dan lemak. Protein sebenarnya bukan zat penghasil tenaga melainkan zat pembangun kendati kalau perlu protein juga dapat dioksidasi menjadi tenaga dengan produk limbah amonia dan ureum. Amonia yang beracun diubah menjadi ureum oleh hati dan ureum dibuang ke dalam air seni lewat ginjal. Karbohidrat (KH) terdapat dalam bentuk glukosa yang pada orang normal sekitar 100 mg/dL atau total glukosa dalam darah seseorang dengan berat 75 kg hanya sekitar 5 gram dan dalam total air tubuh 45 gram. KH juga terdapat dalam bentuk simpanan yg disebut glikogen. Jumlahnya sedikit karena hanya dapat memenuhi kebutuhan tenaga selama 12 jam, yaitu 100 gram dalam hati dan 200 gram dalam otot yang hanya memberikan 1200 kcal utk memenuhi kebutuhan selama 12 jam. Setelah gula darah dan glikogen terpakai dalam tempo 4 hingga 8 jam dg aktivitas normal (kadar gula darah tidak boleh kurang dari 50 mg/dL) maka tubuh akan menggunakan lemak yg jumlahnya sekitar 20% dari berat badan. Pemakaian lemak sebagai sumber tenaga akan menghasilkan keton bodies yang membuat darah menjadi asam. Karena itu dalam keadaan lapar, mulut pun terasa asam. Ketika lemak tubuh mulai digunakan, berat tubuh pun turun. Bahkan kadar trigliserid dan kolesterol juga turun. Ketika jumlah lemak tubuh turun sampai kurang dari 10%, maka protein pun ikut digunakan sebagai sumber tenaga. Bahkan pada pasien kanker, protein sejak awal sudah dipakai untuk menghasilkan glukosa yang diperlukan sel kanker (sel kanker tidak bisa menggunakan lemak sebagai energinya dan lemak juga tidak bisa diubah jadi glukosa kecuali gliserol). Penggunaan protein sebagai sumber tenaga akan menimbulkan pelisutan otot dan keadaan ini pada starvasi dinamakan malnutrisi. (Kwashiorkor pada malnutrisi protein dan marasmus pada malnutrisi kalori). Pada kanker, malnutrisi yang berat ini disebut kakeksia. Pada malnutrisi yang berat, biasanya pasien meninggal karena gangguan elektrolit yang menimbulkan aritmia dan gagal ginjal. Puasa yang sehat seperti puasa yang tidak melebihi 8-12 jam per hari sebenarnya memberikan manfaat bagi kesehatan seperti penurunan pada risiko kanker, penyakit jantung dan pembuluh darah, kelainan metabolisme seperti diabetes dan dislipidemia, kelainan imunitas dan bahkan puasa yg sehat akan memperlambat proses penuaan. Menurut Dr. Mark P. Mattson, kepala  laboratorium neurosciences pada the US National Institute on Aging, puasa yg dilakukan tiap 2 hari sekali  (intermittent fasting) memberikan manfaat sama besarnya seperti manfaat diet rendah kalori pada hewan mencit. Sebuah penelitian yg read more

  • Pescetarian

    Menurut John Hopkin School of Public Health, kebiasaan tidak makan daging 1 hari dalam seminggu akan mengurangi asupan lemak jenuh sebesar 15% dari diet seseorang. Pengurangan asupan daging dan produk hewani seperti telur serta susu dapat dijadikan salah satu cara bagi pemula diet vegan sebelum menjadi vegan murni. Pescetarianism merupakan salah satu bentuk diet lainnya bagi mereka yg belum dapat mengikuti diet vegetarian total atau murni di samping laktoovovegan. Istilah pescetarian atau pescovegetarian ini berasal dari kata Italia “pesce” yg artinya ikan dan kata Inggeris “vegetarian” yang artinya pemakan makanan nabati atau vegetables. Kamus Merriam-Webster menyebutkan tahun 1993 sebagai tahun memperkenalkan diet sayuran buah, kacang-kacangan dan sereal serta bijian dgn mengikutsertakan ikan dan makanan laut sebagai sumber protein hewani, omega-3, B12 dan zink. Diet ini sebenarnya merupakan diet mediteranian yg digunakan dalam diet DASH (Dietary Action to Stop Hypertension) yg mengikutsertakan pula minyak zaitun sebagai sumber lemak yg baik (MUFA atau omega-9) selain ikan, kacang-kacangan, biji2an/sereal dan sayuran-buah. Sebuah meta-analisis di tahun 1999 terhadap 5 penelitian yang membandingkan angka kematian pada populasi vegetarian dengan non-vegetarian di negara-negara Barat mendapatkan bahwa angka kematian karena penyakit jantung iskemik lebih rendah 34% pada pescetarians, 34% pada ovo-lakto vegetarian, 26% pada vegan murni dan 20% pada semivegetarian atau kelompok yg makan daging sekali-sekali. Terhadap diet pescetarian, sejumlah pakar kesehatan mengkhawatirkan adanya zat racun spt merkuri dan PCB pada makanan laut yg tercemar limbah kimia buangan pabrik dan kapal-kapal laut. Namun, pilihan ikan yg aman seperti ikan pegunungan (salmon) atau ikan air tawar (ikan emas, mujair dll) yang hidup alami dapat dilakukan utk mengurangi asupan zat racun tersebut di atas. The Vegetarian Society, yang mulai mempopulerkan istilah vegetarian di tahun  1847, tidak menggolongkan kelompok  pescetarianism sebagai vegetarian. Namun demikian, diet pescetarian maupun semivegetarian (diet hanya makan protein hewani sekali seminggu) dapat menjadi diet antara sebelum seseorang bisa menjadi vegan murni. Andryhart See also: Category:Pescetarians, List of vegans, and List of vegetarians

  • Katering Diet Rumah Sakit Panti Rapih

    Dengan semakin majunya perkembangan jaman, dan semakin besarnya tuntutan hidup maka memunculkan manusia-manusia modern yang dinamis dan aktif (busy person). Semakin sibuknya manusia maka memerlukan segala sesuatunya dengan cepat dan secara kasarnya sesuatu yang instan. Dan ini berkaitan juga dalam makanan, segala sesuatu diperlukan secara cepat dan instan, namun apakah segala sesuatu yang instan tersebut sudah memenuhi kebutuhan kalori tubuh dan yang paling penting adalah “apakah sudah sehat?” Pertanyaan semacam ini sering terdengar dalam kehidupan kita. Khususnya masyarakat perkotaan yang lebih dinamis. Banyak sekali dikeluhkan oleh keluarga kita juga, khususnya bagi para ibu-ibu yang kurang memiliki waktu dalam rumah tangganya karena kesibukannya. Apakah makanan untuk keluarga sudah sehat? Apakah dengan makanan tersebut sudah baik buat anak kita? Pertanyaan yang sangat menimbulkan dilema. Namun, sekarang tidak perlu cemas. Melihat hal tersebut, RS Panti Rapih mulai membuat program makanan bergizi yang dapat di pesan-antar (delivery). Dengan kualitas gizi yang terjamin dan mutu yang sudah dianjurkan oleh Ahli Gizi. Dengan biaya yang cukup terjangkau, keluarga Anda akan mendapatkan makanan sehat dan bergizi tinggi. Kami namakan program ini dengan sebutan “Katering Diet”. Dalam Katering Diet kami juga menyediakan makanan / menu khusus bagi penderita penyakit tertentu, yang dapat dilihat dalam daftar dibawah ini. Berikut adalah daftar makanan diet (per porsi) : 1 Diabetes Melitus 2 Diet Hati 3 Diet Jantung 4 Rendah Kolesterol 5 Rendah Protein (ginjal) 6 Rendah Purin (asam urat) 7 Rendah Garam (hipertensi) 8 Makanan saring 9 Sum – sum 10 Makanan Cair (sonde) blenderize 11 Makanan Vegetarian 12 Rendah Kalori < 1500 Bagi yang tidak sempat datang ke RS Panti Rapih tidak perlu khawatir. Kami tersedia “Delivery Order” dilayani dengan biaya memperhitungkan jauh dekatnya jarak. Delivery order hanya berlaku untuk pemesanan makan SIANG dan SORE. Tersedia snack cookies untuk pasien DM (Diabetes Militus) dan kolesterol per topless yaitu : Sagu Keju Choco Coconut Cookies Informasi lebih lanjut silakan menghubungi : Instalasi Pelayanan Gizi RS Panti Rapih Yogyakarta

  • Paronikia

    Paronikia atau cantengen adalah infeksi jaringan lunak yang terdapat di sekitar kuku. Infeksi tersebut terdapat pada perionikium atau lipatan kulit yang menggantung pada sisi-sisi kuku. Kasus ini sering terjadi pada anak-anak yang memiliki kebiasaan suka menggigit kuku atau menghisap jari. Paronikia dibedakan menjadi akut dan kronik tergantung dari berapa lama infeksi terjadi. Paronikia akut bisa menimbulkan nanah yang kebanyakan disebabkan oleh kuman Staphylococcus walaupun sering juga dijumpai campuran flora aerob dan anaerob. Sedangkan paronikia kronik lebih sering disebabkan oleh jamur. Patofisiologi Paronikia terjadi karena terbukanya barrier pelindung antara kuku dengan lipatan kuku. Infeksi dimulai dari tepi lipatan kuku. Apabila terjadi trauma pada lipatan kuku memberi jalan pada kuman masuk ke dalam tubuh menembus barrier kulit. Infeksi meluas hingga ke seluruh batas kulit di sekitar kuku karena terjadi pemisahan kuku dengan perionikium. Lama-kelamaan timbul nanah yang sulit hilang apabila dibiarkan. Frekuensi Paronikia merupakan infeksi tangan yang paling sering dijumpai, meliputi 35% dari seluruh infeksi tangan di Amerika Serikat. Kelainan ini lebih sering terjadi pada wanita dengan perbandingan 3:1. Gejala Klinis Pasien datang dengan riwayat memotong kuku terlalu pendek, pernah trauma, memiliki kebiasaan menggigit kuku, menghisap jari atau sering terendam air. Pasien yang memiliki penyakit diabetes akan lebih sulit perawatannya. Keluhan tersering adalah pasien merasa nyeri dan bengkak di sekitar kuku. Kekambuhan yang berulang-ulang harus dicurigai infeksi jamur bahkan suatu keganasan. Paronikia akut Dari pemeriksaan akan tampak pinggir kuku kemerah-merahan, bengkak, nyeri di pinggir kuku. Pada saat kuku ditekan bisa keluar nanah. Paronikia kronik Pasien dengan gejala lebih dari 6 minggu perlu dicurigai sebagai paronikia kronik. Kuku cenderung kering, bengkak dan kemerahan tidak begitu nyata pada paronikia kronik  Kuku tampak menebal dan berwarna pucat dan bisa terpisah sehingga tampak ada ruang diantara kuku dengan nail bed. Paronikia akut. Bengkak dan kemerahan pada tepi kuku disebabkan oleh penumpukan nanah di bawah kulit. Penyebab Paronikia akut biasanya disebabkan oleh kuman Staphylococcus aureus dan Streptococcus. Infeksi campuran berbagai kuman biasanya ditemukan pada penderita diabetes. Paronikia kronik sering disebabkan oleh jamur Candida albicans. Diagnosis banding Diagnosis banding adalah penyakit lain yang menyerupai paronikia diantaranya adalah herpes, kandidiasis, dermatitis, selulutis bahkan keganasan. Komplikasi Komplikasi yang mungkin terjadi ialah infeksi yang makin meluas, bila kuman masuk ke dalam aliran darah bisa menimbulkan sepsis yang sukar ditangani, walaupun hal ini jarang terjadi. Kuman dapat menembus tulang menimbulkan infeksi tulang atau osteomyelitis. Penanganan Penanganan harus dibedah atau tidak, tergantung dari luas infeksi. Pada paronikia akut, apabila masih ringan dan tidak bernanah bisa dilakukan penanganan dengan obat-obatan. Basuh dengan air hangat 3-4 x sehari atau kompres dengan Rivanol. Apabila sudah timbul nanah maka kuku harus diambil supaya mudah dibersihkan. Pada paronikia kronik, obat-obatan anti jamur mungkin diperlukan. Pembedahan Pembedahan dilakukan apabila dengan obat-obatan tidak kunjung membaik atau jika sudah timbul nanah. Bila nanah masih ringan bisa dilakukan drainase kemudian dicuci bersih. Bila infeksi terjadi hanya pada satu sisi dapat dilakukan Roser plasty (RP) atau memotong separuh kuku pada sisi yang mengalami kelainan. Bila infeksi sudah meluas dan melibatkan kedua sisi maka dilakukan Naegele extraction (NE) atau mengangkat kuku seluruhnya. Pencegahan Hindari trauma pada kuku seperti memotong kuku terlalu pendek maupun trauma langsung read more

  • Batu Ginjal

    Penyakit batu ginjal banyak dialami oleh penduduk Indonesia, terutama kaum pria. Adapun faktor-faktor yang berperan pada pembentukan batu ginjal / kandung kemih meliputi ras, keturunan, jenis kelamin, bakteri, kurang minum, air minum jenuh mineral, pekerjaan, makanan dan suhu tempat kerja. Apakah batu ginjal itu? Batu ginjal adalah massa keras menyerupai “batu” yang terbentuk disepanjang saluran kemih dan biasa menyebabkan nyeri, pendarahan, penyumbatan aliran kemih atau infeksi. Batu ini bisa terbentuk di dalam ginjal (batu ginjal) maupun didalam kandung kemih (batu kandung kemih). Proses pembentukan batu ini disebut urolitiasis (litiasis renalis, nefrolitiasis). Gejalanya apa saja? Batu, terutama yang kecil, bisa tidak menimbulkan gejala. Namun bila ukuran cukup besar dapat menimbulkan gejala : Nyeri perut bagian bawah sampai dengan punggung Nyeri hebat yang hilang timbul Mual dan muntah Perut menggelembung Demam dan menggigil Buang air kecil disertai darah Batu dalam saluran kemih dapat menyebabkan infeksi akibat penyumbatan. Bila penyumbatan berlangsung lama dapat mengakibatkan hidronefrosis (ginjal terisi penuh dengan air), sampai akhirnya bisa menyebabkan kerusakan ginjal. Bagaimana Cara Mencegahnya? Dianjurkan untuk minum banyak air putih (8-10 gelas/hari) Diet rendah kalsium. Kurangi konsumsi makanan seperti susu, telor, dll Banyak mengkonsumsi putih telur Mengurangi konsumsi makanan yang mengandung oksalat seperti bayam, kangkung, kembang kol, coklat, kacang-kacangan, merica dan teh Mengurangi asupan daging, dan Dianjurkan sering mengkonsumsi buah semangka Perhatikan kesehatan Gigi Bagaimana Cara Mengatasinya ? Apabila batu terlalu besar untuk dikeluarkan secara alamiah, operasi dapat dikerjakan. Apabila batu berada di ureter, sistoskopi dapat digunakan melalui uretra dan batu dimanipulasi dengan kateter. Pengeluaran batu dari daerah lainnya (pada calix dan pelvis) memerlukan operasi dari samping atau perut bagian bawah. Prosedur yang disebut percutaneus ultrasonic lithotripsy dan extracorporeal shock wave lithotripsy akan memecah batu ginjal menjadi fragmen kecil-kecil, sehingga dapat dikeluarkan secara alamiah atau dengan pengisapan. Di Rumah Sakit Panti Rapih Rumah Sakit Panti Rapih memiliki beberapa layanan medis untuk mengatasi masalah Batu Ginjal yaitu ESWL dan PCNL. ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy) merupakan suatu teknologi tinggi yang dapat menghancurkan batu ginjal dengan gelombang kejut, efek samping yang lebih kecil dibandingkan   dengan tindakan operasi. Angka keberhasilan tindakan ini rata-rata mencapai 90 persen, tergantung jenis dan ukuran batu. Tindakan ini memerlukan waktu sekitar 1 jam dan biasanya tidak memerlukan rawat inap. Pada     kasus dengan faktor penyulit perlu perawatan lebih lama hingga rawat inap. Percutaneous Nephrolithotomy dan nephrolithotripsy (PCNL) merupakan metode pengambilan batu ginjal yang berukuran sedang / cukup besar.  Metode PCNL ini biasanya ditempuh apabila metode ESWL tidak memungkinkan untuk dilakukan. Tindakan  PCNL dilakukan dengan membuat sayatan kecil (0,5 inci) di bagian samping belakang pasien di daerah ginjal.  Melalui sayatan tersebut alat PCNL dimasukkan untuk mengambil batuginjal. Selama proses ini berlangsung pasien dikontrol oleh dokter anestesi.Dengan metode PCNL ini pasien akan lebih cepat pulih dibandingkan metode operasi yang konvensional.

  • MODY= DMT2 pada anak

    MODY merupakan singkatan Maturity Onset of Diabetes in the Young yang sebenarnya merupakan DM Tipe 2 pada anak-anak dan remaja. DM  tipe 2 (DM tidak tergantung insulin) umumnya dimulai pada usia pertengahan dengan gangguan terutama pada reseptor insulin. Reseptor insulin bisa diibaratkan pintu masuk sel. Glukosa (gula darah) yang akan dijadikan energi oleh mitokondria sel dibawa masuk lewat pintu tersebut dengan bantuan hormon insulin. Gangguan reseptor insulin yang disebut resistensi insulin merupakan ciri utama baik DM tipe 2 maupun MODY. Bentuk yang terakhir ini kini semakin kerap ditemukan. Biasanya pada anak-anak terjadi DMT1 dengan ciri tubuh yang kurus dan ketoasidosis akibat kerusakan sel beta penghasil insulin. DMT1 menempati 5% dari seluruh kasus DM sedangkan DMT2 95%. Sebaliknya gejala MODY pada anak-anak berupa obesitas dengan penimbunan lemak di bagian perut karena MODY merupakan DMT2. Anak-anak ini mungkin tidak memiliki keluhan apa pun kecuali selera makannya yang luar biasa dan berat badannya yang terus bertambah. Pemeriksaan laboratorium sering menunjukkan kenaikan trigliserid (TG). Kadar gula darah mungkin naik tapi masih di bawah 126 mg/dL. Angka 126 merupakan kriteria diagnostik DM. Semua ini terjadi karena hiperinsulinisme yang menimbulkan obesitas, kenaikan TG dan  intoleransi glukosa (kadar GD 110-126). Penyebab MODY diperkirakan karena anak dan remaja semakin banyak mengonsumsi KH sederhana seperti gula dan tepung gandum selain lemak jenuh. Sementara itu, anak dan remaja tidak menyukai KH kompleks seperti sayur dan buah. Kehidupan yang kurang gerak karena adanya kendaraan bermotor dan alat elektronik juga meningkatkan insidensi MODY. Menurut situs www.naturefood.com, pemakaian alloxan sebagai pemutih bahan pangan seperti misalnya tepung gandum turut menambah pelik masalah ini karena masyarakat modern semakin menyukai roti putih, mie instan, gorengan dengan tepung dll dengan meninggalkan camilan tradisional yang alami. Dalam laboratorium alloxan dipakai  untuk menjadikan tikus percobaan menderita diabetes. Pencegahan MODY dapat dilakukan dgn meningkatkan makanan berserat seperti roti gandum utuh, kacang-kacangan, beras merah/beras tumbuk, sayuran dan buah. Mengajarkan kepada anak dan remaja untuk kembali menyukai makanan tradisional ketimbang junk food merupakan tindakan yang bijaksana.

  • Kreatinin

    Pasien yang menderita penyakit ginjal kronis tentunya tidak asing dengan istilah kreatinin. Begitu juga pasien yang mengecek fungsi ginjalnya tentunya pernah mendengar kata kreatinin ini. Namun, mereka tentunya ingin mengetahui lebih detail lagi apakah sebetulnya kreatinin itu, bagaimana fungsinya dan pada keadaan apa saja kadar kreatinin dalam darah meningkat? Apakah kreatinin itu? Kreatinin merupakan hasil penguraian kreatin fosfat dalam otot. Untuk bekerja dengan baik, otot kita memerlukan sumber energi instan yang dinamakan ATP (adenosin trifosfat) – suatu ikatan fosfat berenergi tinggi. Nah, sumber ATP adalah kreatin fosfat di samping fosforilasi oksidatif yang dalam biokimia dikenal sebagai siklus Krebs. Karena itu, kita tidak akan heran jika di pasaran MLM atau toko suplemen juga terdapat tablet kreatin fosfat yang sering dalam bentuk kombinasi dengan asam alfa-lipoat dan KH indeks-glisemik tinggi. Suplemen seperti ini sering digunakan oleh atlit jenis olahraga yang memerlukan kerja otot yang berat seperti pelari sprint. Linford Christie, pemegang medali emas lari 100 meter di Olimpiade Barcellona tahun 1992, merupakan salah seorang pemakai suplemen kreatin fosfat. Lainnya adalah Sally Gunnel, salah seorang pemegang medali emas lari rintangan 400 meter di pesta olimpiade yang sama. Kreatin fosfat tidak dianggap sebagai doping. Kembali kepada kreatinin yang merupakan hasil pemecahan kreatin fosfat untuk menghasilkan energi otot, kadar kreatinin dalam darah berkisar dalam batas 0,5 – 1,2 mg/dL. Pria memiliki kadar yang lebih tinggi daripada wanita karena massa ototnya lebih besar. Kata kreatinin sebenarnya berasal dari kata Yunani, kreas, yang artinya otot. Kadarnya dalam darah dipertahankan dalam batas-batas di atas oleh ginjal, khususnya penyaringan di glomerulus dan sekresi di tubulus proksimal. Kreatinin jarang diserap kembali di dalam tubulus ginjal. Keadaan yang menaikkan kadar kreatinin Ada beberapa keadaan yang disertai peningkatan kadar kreatinin dalam darah, yaitu: 1) Penyakit ginjal kronis yang tentu saja disertai dengan kenaikan kadar kreatinin dalam darah. Tetapi gejala ini biasanya disertai pula peningkatan kadar ureum. Fungsi ginjal ditentukan lewat GFR (glomerular filtration rate) yang dihitung dengan rumus memakai kadar kreatinin dalam darah dan air seni. 2) Pemakaian obat hipertensi seperti kombinasi inhibitor ACE dgn ARB (angiotensin receptor blocker). Karena itu, kedua obat ini biasanya dipakai sendiri atau dalam bentuk kombinasi dgn golongan lain. 3) Aktivitas fisik yang berat apalagi bila disertai cedera otot. Pada keadaan ini, selain kreatinin juga bisa terjadi peningkatan asam urat dan enzim ALT dalam darah. Namun, setelah beristirahat dan terjadi pemulihan otot, biasanya kadar zat-zat tersebut akan kembali normal. 4) Usia lanjut. Ketika manusia mencapai usia lebih dari 70 tahun, semua fungsi organ sudah menurun termasuk fungsi ginjal. Karena itu, kadar kreatinin bisa meninggi pada manula khususnya wanita. Peninggian ini umumnya disertai pula dengan kenaikan kadar asam urat dan ALT, enzim yang bukan hanya diproduksi oleh sel hati yang mengalami peradangan tetapi juga oleh sel otot yang aus atau rusak. Hanya saja, kenaikan ALT karena deplesi protein dari otot tidak akan sampai 3 kali lipat nilai normalnya seperti terjadi pada peradangan hati. dr Andry Hartono, DAN.SpGK Klinik MCU dan Gizi Medik RS Panti Rapih Jl Cik di Tiro 30 Yogyakarta

  • Perut Buncit pada Pria

    Pria gemuk biasanya memiliki tubuh seperti buah apel karena timbunan lemak di perutnya. Wanita gemuk, sebaliknya, menimbun lemak di panggul dan pangkal paha sehingga lebih terlihat seperti buah per atau biola. Nah, kini pertanyaannya bagaimana kita harus memahami risiko pada perut buncit (PB) dan mengatasinya. RISIKO PB PB berisiko pada: 1. Gangguan pembuluh darah yang dapat menjadi penyebab penyakit jantung koroner atau pun stroke (penyakit pembuluh darah otak). 2. Gangguan metabolisme seperti sindrom metabolik dgn resistensi insulin (keadaan pradiabetes), DMT2, kadar trigliserid yang tinggi dan penyakit kolesterol atau dislipidemia. 3. Beberapa jenis kanker 4. Gangguan sendi seperti spondilosis tulang belakang atau osteoartritis sendi lutut/pangkal paha. 5. Sleep apnea (berhenti napas dengan gejala napas seperti tercekik saat tidur). Pria dengan PB sering harus tidur dalam posisi duduk untuk mencegah sleep apnea. BAGAIMANA MENGETAHUI PB ? Ukurlah lingkaran pinggang anda, jika ukurannya melebihi 90 cm atau 36 inci pada ukuran pinggang celana jean anda (kriteria Asia Pasifik), maka anda sudah dianggap berperut buncit. Cara mengukur lingkar pinggang: 1. Gunakan pita pengukur penjahit (sentimeteran). Lingkarkan pita itu di sekeliling perut anda pada posisi tepat di atas kedua ujung tulang pinggul. 2. Tarik pita itu sehingga pas melingkari perut dalam posisi horizontal tetapi jangan menariknya dengan kuat sehingga menimbulkan lekukan pada kulit perut. 3. Hembuskan napas anda, relaks tetapi jangan kempiskan perut anda. 4. Perhatikan ujung pita dengan angka nol jatuh pada angka berapa. Hasilnya menunjukkan besar lingkar pinggang (LP)  anda. USIA MEMBUAT PB Genetik memang menentukan apakah seorang manula berperut buncit atau tidak. Akan tetapi, pada pria, gaya hidup lebih menentukan. Penurunan BMR pada usia lanjut (BMR = kebutuhan energi untuk fungsi dasar seperti metabolisme, produksi panas tubuh, gerakan organ seperti jantung dan usus) dan berkurangnya aktivitas fisik karena pensiun atau jabatan manajer sementara asupan energi dari makanan tidak berubah atau malahan bertambah, semuanya ini akan berisiko kegemukan dan PB. BAGAIMANA MENGATASI PB ? OR situp biasanya tidak dianjurkan pada manula apalagi kalau sudah terdapat kelainan degeneratif tulang belakang dan sendi paha. OR yang dianjurkan bersifat aerobik seperti jalan, renang perlahan, senam manula, dan bersepeda. Yang penting, setelah berolahraga, anda berkeringat serta merasa segar, tetapi tidak merasa lapar, tidak mengantuk dan tidak merasa pegal pada otot. Makanan yang perlu dihindari oleh manula meliputi makanan yang kaya akan gula, tepung dan lemak jenuh karena ketiga jenis makanan bukan hanya menimbulkan PB dan kegemukan tetapi juga dapat menaikkan kadar gula, TG, kolesterol jahat dan tekanan darah anda. dr Andry Hartono, SpGK Klinik MCU dan Gizi Medik RS Panti Rapih Yogyakarta

  • Kegemukan

    Kegemukan atau obesitas merupakan keadaan bertambahnya lemak tubuh yang menyebabkan kenaikan berat badan. Keadaan ini tentunya berbeda dengan kelebihan berat badan karena penambahan massa otot atau tulang seperti terjadi pada misalnya Ade Rai atau Sylvester Stallone. Kegemukan dengan distribusi lemak pada perut dinamakan obesitas sentral atau abdominal (lihat perut buncit). Keadaan ini merupakan salah satu tanda atau gejala sindrom metabolik. PENYEBAB KEGEMUKAN Biasanya para ahli gizi akan menjelaskan bahwa asupan kalori yang melebihi pengeluaran merupakan penyebab kegemukan. Keadaan ini dapat kita analogikan dengan tabungan. Jika uang yang ditabung lebih banyak daripada yang diambil, maka tabungan kita tentu akan bertambah besar. Hanya sayangnya pada kegemukan, barang yang kita tabung bukan uang tapi lemak atau gajih. Penyebab kegemukan yang lain adalah faktor genetik. Sejumlah orang dengan thrifty gen lebih mudah gemuk daripada lainnya. Kondisi ini disebabkan produksi leptin dalam sel-sel lemak mereka sangat rendah padahal leptin berfungsi menekan pertambahan sel lemak di samping menekan selera makan yang berlebihan. Pada orang yang diet ketat, produksi leptin juga dapat berkurang. Keadaan ini menjelaskan mengapa setelah misalnya 3 sampai 6 bulan menjalankan diet ketat, penurunan berat badan kemudian terhenti. Keadaan yang dinamakan plateau phase of weight reduction ini terjadi karena penurunan sekresi leptin. Sementara produksi ghrelin oleh sel-sel lambung dan neuropeptida Y dalam hipotalamus meningkat sehingga selera makan bertambah karena kedua hormon ini berfungsi untuk menimbulkan rasa lapar. PENYEBAB HORMONAL Beberapa keadaan hormonal juga dapat menyebabkan kegemukan seperti DMT2 awal atau sindrom metabolik dengan terjadinya resistensi insulin, produksi hormon tiroid yang kurang (hipotiroid) dan sindrom Cushing (peningkatan produksi hormon anabolik khususnya glukokortikoid oleh kelenjar adrenal). Ketiga keadaan ini tentu saja tidak dapat ditangani dengan terapi diet semata tetapi memerlukan pengobatan yang rumit dan harus dilaksanakan oleh dokter spesialis endokrin (SpPD-KEMD). RISIKO KEGEMUKAN Risiko kegemukan sama seperti risiko perut buncit. Karena itu, anda dapat membaca tulisan tentang perut buncit. DIAGNOSIS Diagnosis kegemukan dibuat dengan menghitung indeks massa tubuh. Rumusnya adalah berat badan (dalam kg) dibagi tinggi badan (dalam meter) yang dipangkat dua. Angka di atas 23 menunjukkan keadaan praobese dan di atas 25 memperlihatkan obesitas. Selanjutnya kita dapat mengukur lingkar pinggang seperti dijelaskan dalam tulisan tentang perut buncit. TERAPI DIET Terapi diet yang dianjurkan adalah pengurangan asupan kalori, terutama KH sederhana dan lemak, melalui pemilihan jenis makanan dan cara memasak yang benar dengan memperhatikan keseimbangan zat gizi yang lain (protein, vitamin dan mineral). Sementara itu, asupan air tawar dan serat pangan dapat ditingkatkan untuk memberikan rasa kenyang dan mengurangi penyerapan makanan. Beberapa diet menawarkan penurunan berat badan dengan cepat seperti diet Atkins atau diet Cohen. Diet ini menghilangkan sumber karbohidrat dari makanan sehingga terjadi asidosis. Asidosis memang akan mengurangi selera makan secara drastis tetapi juga membuat tubuh menjadi lemah, bau mulut menjadi tidak enak (bau keton) dan sulit konsentrasi. Biasanya orang yang menjalankan diet ini hanya dapat bertahan selama 3 bulan dengan penurunan berat yang drastis tetapi ketika pola makannya balik ke keadaan semula, maka berat badannya kembali naik bahkan lebih tinggi daripada BB sebelum diet. Keadaan inilah yang kita sebut sindrom yoyo. Bahaya asidosis di read more

  • Mengenal Ginjal Lebih Dalam

    Ginjal merupakan salah satu organ penting untuk menyaring keluar zat racun termasuk limbah nitrogen dari protein selain juga mengatur jumlah cairan dalam tubuh lewat produksi air seni. Organ yang terdapat sepasang ini berada di balik kedua belah pinggang kita dan masing-masing memiliki satu juta nefron. Setiap nefron terdiri dari glomerulus dan tubulus. Penyakit atau kerusakan pada ginjal akan berakibatkan hilangnya nefron tersebut. Selanjutnya kita akan berkenalan dengan glomerulus dan tubulus. GLOMERULUS Glomerulus merupakan saringan (filter) yang sebenarnya dalam ginjal. Alat ini bertugas untuk (1) menghilangkan zat kimia yang termakan lewat makanan/minuman. Zat-zat 7P (pemutih, penjernih, pengawet, pengental, pewarna, penyedap dan pemanis buatan) harus dikeluarkan oleh ginjal ke dalam air seni. Begitu pula, sebagian besar obat yang kita minum. Apalagi jika zat yang termakan itu bersifat racun seperti pestisida, pewarna tekstil atau pengawet formalin. (2) Mengeluarkan limbah nitrogen dari hasil metabolisme protein seperti ureum atau BUN, dan kreatinin serta asam urat baik yang berasal dari makanan maupun dari keausan/kerusakan otot kita sendiri. (3) Mempertahankan zat yang berguna seperti albumin (protein darah) dan glukosa (gula darah) agar keduanya tidak tersaring keluar. TUBULUS Tubulus ginjal merupakan bagian dari nefron yang bertugas untuk: (1) Mengatur cairan tubuh lewat produksi air seni dan pengaturan kekentalannya. (2) Mengatur keseimbangan asam-basa. (3) Mengatur elektrolit seperti kalium, natrium, kalsium dan fosfor. FUNGSI LAIN Di samping fungsi di atas, ginjal juga: (1) Menghasilkan hormon eritropoitin yang merangsang sumsum tulang untuk membentuk sel darah merah. (2) Menghasilkan kalsitriol dengan mengaktifkan vitamin D. Kalsitriol berfungsi untuk mempertahankan keseimbangan pembentukan dan perombakan tulang. Ginjal yang terganggu akan menghasilkan renin yang mengaktifkan angiotensin sehingga terjadi kenaikan tekanan darah. Dengan mengenali fungsi-fungsi di atas, kita akan memahami mengapa gejala anemia, kenaikan TD, kelemahan tulang, sembab serta penimbunan cairan dalam rongga tubuh, dan serangan jantung karena hiperkalemia (kenaikan kadar kalium darah) akan terjadi pada penyakit ginjal kronis yang disertai penurunan fungsi ginjal, khususnya jika penyakitnya sudah parah. (Sumber bacaan: Andry Hartono, “Rawat Ginjal, Cegah Cuci Darah,” Penerbit Kanisius Yogyakarta). Dr Andry Hartono, SpGK Klinik MCU dan Gizi Medik RS Panti Rapih

  • Konsekuensi Gula Yang Tinggi

    Salah satu konsekuensi kenaikan gula darah adalah glikosilasi protein. Reaksi glikosilasi ini menghasilkan produk AGE yang mirip dengan produk amadori yang terbentuk ketika protein daging dimasak dengan gula. Misalnya saja daging yang lembut dan merah ketika mengalami oksidasi (karena dimasak) bersama dengan gula akan menjadi dendeng yang keras dan cokelat (produk amadori). Protein hemoglobin dalam sel darah merah akan rusak (dan membentuk produk AGE; advanced glycation end products) ketika terikat gula saat terjadi  reaksi oksidasi dalam sel tersebut untuk menghasilkan energi. Ikatan ini diukur lewat A1c yg normalnya kurang dari 6,5. Sel darah merah yang hemoglobinnya terikat gula tidak dapat membawa oksigen. Sel seperti ini masih hidup tapi tidak berfungsi. Selain itu, sel darah merah tersebut menjadi keras dan tidak lentur sehingga tidak dapat masuk ke dalam kapiler untuk menyalurkan darah dan oksigen ke dalam sel-sel tubuh. Di samping sel darah merah yang mengalami glikosilasi, protein kolagen dan elastin dalam dinding pembuluh darah juga bisa mengalami glikosilasi sehingga pembuluh darah tidak lentur dan tidak dapat berdenyut untuk mengalirkan darah dan oksigen. Semua peristiwa di atas yang menyebabkan pengerasan sel darah merah dan pembuluh darah  disebut angiopati. Akibat angiopati selanjutnya adalah kerusakan organ seperti retinopati diabetes (kerusakan selaput jala mata) yang bisa menimbulkan kebutaan, nefropati diabetes (kerusakan nefron/saringan pada ginjal) yang bisa menimbulkan gagal ginjal, neuropati diabetes (kerusakan saraf) dst.nya sampai penyumbatan pembuluh darah tepi (yang membuat gangren sehingga kaki harus diamputasi), penyakit jantung koroner, dan stroke. Semua ini merupakan komplikasi kronis. Di samping komplikasi kronis, gula darah yang tinggi juga dapat mengakibatkan komplikasi akut seperti koma hipoglikemia (pingsan karena kadar gula darah yang terlalu rendah di bawah 50 mg/dL), hiperglikemia hiperosmotik nonketosis (HONK) (pingsan karena kadar gula yang terlalu tinggi sehingga darahnya sangat kental dan aliran darahnya macet tapi tanpa ketosis) dan ketoasidosis diabetes (darah yang menjadi asam karena ketosis [penimbunan keton bodies hasil metabolisme lemak akibat sel tidak bisa menggunakan gula sebagai sumber energi]). Ketiga komplikasi akut ini dapat menimbulkan kematian mendadak apalagi jika ada komorbiditas atau penyakit lain yang serius seperti penyakit jantung koroner. dr Andry H. Klinik Medical Checkup RS. Panti Rapih Yogyakarta

  • Diare

    Diare masih merupakan masalah kesehatan di Asia Tenggara. Penyakit yang berhubungan dengan diare masih menjadi penyebab kematian empat sampai lima juta balita di dunia, menduduki tempat ketiga penyebab terbanyak. Setengah dari kematian anak-anak Asia Tenggara diakibatkan oleh diare dan infeksi saluran pernafasan. Paling sedikit ada 20 virus, bakteri, dan protozoa yang berkembang biak di dalam saluran pencernaan manusia, keluar bersama feses, transit di lingkungan, dan akhirnya menyebabkan diare pada inang yang baru. Perbedaan tempat menimbulkan perbedaan sumber daya, epidemiologi, permasalahan kesehatan umum yang mendasar, ketersediaan air dan makanan yang aman, dan lain-lain. Diare sebenarnya adalah masalah yang umum walaupun gejalanya dapat bervariasi dari yang ringan sampai berat. Diare pada anak-anak biasanya diakibatkan oleh infeksi. Meski demikian, pemberian makanan yang kurang tepat, gangguan penyerapan, dan gangguan pada usus yang lain dapat pula menyebabkan diare. Diare biasanya self-limited namun harus ditangani dengan manajemen yang tepat. Komplikasi paling sering terjadi adalah dehidrasi (kekurangan cairan). Diare akut (kurang dari satu minggu) biasanya disebabkan oleh infeksi dan berkaitan erat dengan kepadatan penduduk, globalisasi produksi makanan, kontaminasi sumber air, dan pembuangan sampah yang tidak aman. Virus penyebab diare yang paling sering dikenal adalah enterovirus. Protozoa yang paling sering menyebabkan diare adalah amoeba. Diare yang disertai lendir dan darah biasanya disebabkan oleh bakteri, misalnya Shigella, Salmonella, Campylobacter, Escherichia coli, Yersinia enterocolitica, Clostridium difficile. Penting untuk mengenali dehidrasi pada anak dan bayi, mengingat ini komplikasi yang sering dan paling penting. Selain dehidrasi, abnormalitas konsentrasi elektrolit (ion-ion), status asam basa tubuh, dan menyebarnya infeksi ke seluruh tubuh menjadi penyulit diare. Dehidrasi sedang ditandai dengan anak/bayi yang nampak sakit, mengantuk, rakus bila diberi minum, mata cekung, mulut dan lidah yang kering dan nafas yang agak cepat. Bila kulit perut dicubit, cubitan kulitnya kembali lambat. Bila ubun-ubun bayi belum menutup, dapat diraba cekung. Dehidrasi berat pada anak/bayi ditandai dengan ketidakmampuan untuk minum, sangat mengantuk sampai tidak sadar, lemah, mata yang sangat cekung, mulut dan lidah yang sangat kering, dan cubitan kulit perut yang kembali sangat lambat. Nafas bayi menjadi sangat cepat dan ubun-ubun bila belum menutup teraba sangat cekung. Pemberian makanan direkomendasikan sesegera mungkin sebagai manajemen diare akut karena isi usus diketahui sebagai faktor yang membantu perbaikan selaput lendir usus segera setelah jejas. Asupan makanan seperti biasa dalam beberapa jam saat pengembalian cairan atau meneruskan pemberian makanan selama diare tanpa dehidrasi telah terbukti memperpendek durasi diare. Pemberian susu formula yang diencerkan tidak memberikan manfaat dibanding susu formula dengan konsentrasi yang dianjurkan. Bayi dengan diare yang berat mungkin membutuhkan susu formula bebas laktosa (ada produk LLM/Low lactose milk dari merk-merk susu terkenal) sampai kira-kira dua minggu sampai penyembuhan selaput lendir tercapai. Bayi atau anak yang lebih tua dapat makan sesuai usia seperti biasa. Pembatasan laktosa juga tidak selalu dibutuhkan. Dianjurkan pemberian serat dan sereal seperti nasi, mi, kentang, gandum, dan oat. Makanan-makanan ini secara umum dapat ditoleransi oleh pasien dengan diare. Pasien-pasien dengan diare ini juga dapat mengkonsumsi biskuit, pisang, yogurt, sup, dan sayuran rebus. ASI mengandung banyak bahan yang dapat membantu pertubuhan sel-sel di mukosa usus dan melawan bakteri. Pemberian ASI yang berkelanjutan pada anak dengan diare memberikan manfaat seperti telah dibuktikan pada berbagai literatur. Oleh read more

  • Sindrom Metabolik

    Sindrom metabolik merupakan keadaan pradiabetes dengan komponen: 1. Intoleransi glukosa (kadar gula puasa 110-126 mg/dL) 2. Obesitas abdomen (gemuk dg perut buncit) dgn Indeks massa tubuh di atas 23 (kg/m2) dan lingkar perut di atas 80 cm [wanita] atau 90 cm [pria]). 3. Kadar trigliserid di sekitar atau di atas 175 mg/dL. 4. Kadar kolesterol jahat di sekitar atau di atas 150 mg/dL. 5. Tekanan darah sistolik di sekitar atau di atas 140 mmHg dan diastolik di atas 90 mmHg. Diagnosis sindrom metabolik dibuat jika ada 3 dari 5 komponen di atas. Sindrom metabolik merupakan (kumpulan) keadaan akibat resistensi insulin yang terjadi sebelum seseorang menderita penyakit metabolik khususnya diabetes dan penyakit vaskular seperti hipertensi yang kemudian bisa berlanjut menjadi penyakit yg serius (penyakit jantung koroner, penyakit serebrovaskular [stroke] dan nefropati diabetes [gagal ginjal]). Lamanya waktu dari sindrom metabolik hingga terjadinya penyakit di atas bisa 15 tahun atau lebih tergantung faktor genetik dan pola hidup ybs. Gangguan metabolisme termasuk sindrom metabolik biasanya mulai terjadi pada usia di sekitar 35 tahun (saat pola hidup berubah). Diet yg salah, kehidupan sedentari, stres serta perilaku yg salah, dan kebiasaan berisiko spt merokok semuanya akan mempercepat perubahan dari sindrom metabolik menjadi penyakit yang serius. INSIDENSI Dalam Survei Kesehatan Nasional 2007 disebutkan ada 1,5% kasus DM yg sudah diketahui, 4,2% DM yg baru terdiagnosis sehingga terdapat total kasus DM 5,7%. Sedangkan toleransi gula terganggu atau intoleransi glukosa adalah 10,2%. Mengingat sindrom metabolik merupakan sindrom resistensi insulin yg menyebabkan intoleransi glukosa, maka insidensi sindrom metabolik di Indonesia bisa dianggap sekitar 10,2% dari total populasi penduduk. ORANG YANG RENTAN Seperti di sebut di atas, orang gemuk dengan perut buncit karena pola hidup yg salah rentan terkena sindrom metabolik.  Cirinya adalah orang yang gemuk dengan perut buncit plus 4 tanda lain spt disebut di atas dalam komponen sindrom metabolik. Hanya sayangnya 4 tanda tsb tidak memberikan keluhan atau gejala apa pun shg baru diketahui setelah penyandang sindrom metabolik menjalani medical checkup atau tes laboratorium. Untuk mencegahnya, faktor yg bisa diubah harus kita ubah seperti diet dengan gizi yang baik dan seimbang (khususnya diet DM), olahraga aerobik yang teratur, manajemen stres yg benar dan medical checkup untuk mendetesi faktor risiko secara dini. Faktor usia, jenis kelamin dan genetik tidak bisa diubah. TERAPI DIET DAN GIZI Terapi diet untuk SM dan problem metabolik lainnya (obesitas, intoleransi gula dan hiperkolesterol/ hipertrigliserid): 1. Batasi KH sederhana spt gula dan tepung. Contoh makanan yg kaya akan KH sederhana a.l.: makanan/minuman yg manis, camilan spt roti halus, kue kering, tarcis dan camilan yg digoreng dgn tepung. Jangan makan malam dgn hidangan yg terlalu berat krn kaya akan KH sederhana dan lemak/ minyak spt nasi atau mie goreng. 2. Hindari lemak jenuh spt gajih, jerohan, lemak trans, jelantah dan santan yg kental. Gunakan jenis minyak yg baik spt omega-3, 6, 9 dan MCT dalam proporsi yg tepat dan jumlah yg wajar (sekitar 1 sendok makan per kali pakai). 3. Banyak makan makanan yg kaya serat dan antioksidan spt sayuran, buah dan kacang2an yg memiliki beragam warna. read more

  • Tempe Sebagai Sumber B12

    Makanan vegetarian termasuk tempe yg menjadi sumber protein utama dalam diet vegetarian secara umum kurang mengandung vitamin B12. Akibat kekurangan B12 adalah anemia pernisiosa dan homosisteinemia. Homosistein merupakan produk konversi sistein yang berpengaruh buruk bagi pembuluh darah dan tergolong ke dalam faktor risiko penyakit Jantung Koroner (PJK) spt halnya LDL kolesterol. Vitamin B12, asam folat dan B6 mencegah konversi sistein menjadi homosistein. B12 dalam tempe sering dianggap diproduksi oleh kapang Rhizopus yg mengubah kedelai menjadi tempe. Menurut DR Susianto, Ketua IVS Asia Pasifik, sebenarnya B12 dihasilkan oleh bakteri Lactobacillus leichmannii yg ikut tumbuh dalam proses pembuatan tempe. Konsumsi 150 g tempe (6 potong tempe yg tiap2 potongnya seukuran kotak korek api), menurut disertasi DR Susianto, sudah dapat mencegah insidensi anemia defisiensi B12 yg sering ditemukan di antara para vegetarian dan orang-orang yg kurang mengonsumsi produk makanan hewani seperti daging. Sumber B12 lainnya dalam makanan vegan adalah rumput laut atau ganggang laut dan plankton. Selain memberikan B12, tempe juga dapat menurunkan kadar gula darah 3 jam sesudah makan. Penurunan ini diperkirakan terjadi krn efek antitripsin dalam kedelai yg mendorong pankreas utk lebih banyak menghasilkan bukan hanya enzim tripsin tetapi juga hormon insulin. Kandungan antosianin dalam kedelai hitam juga diperkirakan dapat mencegah glikosilasi hemoglobin (HbA1c) pada diabetes. Glikosilasi ini membuat sel darah merah tidak mampu membawa oksigen kendati sel tersebut masih hidup. dr Andry Klinik MCU RS Panti Rapih Yogyakarta

  • Diet Vegan Mengurangi Risiko Diabetes

    Penelitian terakhir the Adventist Health Study memperlihatkan penurunan risiko terkena DM yg signifikan pada kelompok vegan jika dibandingkan pada kelompok pemakan daging (nonvegan). Dari populasi ~60 000 pria dan wanita pengikut diet vegan yg diteliti dalam penelitian tsb ditemukan prevalensi diabetes lebih-kurang sepertiga dari prevalensi DM pada nonvegan (2.9% vs 7.6%), sementara kelompok lakto-ovo vegetarian (vegan yg masih makan telur dan produk susu), pesco-vegetarian (vegan. yg juga makan ikan), dan  semivegetarian (vegan yg makan ikan atau unggas kurang dari sekali seminggu), memiliki prevalensi DM di antaranya, yaitu masing2 sebesar 3.2%, 4.8%, and 6.1%. Mengapa demikian ? Ada beberapa hipotesis yg dikemukakan utk menjelaskan hasil penelitian di atas. Dalam hal ini makanan vegan yg dimaksud berupa makanan alami yang tadu biji-bijian utuh dan sereal sebagai sumber KH, kacang-kacangan sebagai sumber protein, sayur dan buah. Jadi bukan tepung gandum, roti atau mie dan makanan olahan lain termasuk gluten dari tepung terigu yang dijadikan bahan pangan pengganti daging. Hipotesis tsb a.l. 1. Kelompok vegan memiliki profil lipid yg lebih baik daripada nonvegan mengingat makanan vegan tidak mengandung kolesterol (yg menjadi ciri lemak hewani krn senyawa sterol dlm nabati adalah fitosterol atau sitosterol yg justeru mampu menurunkan kadar kolesterol darah) tapi kaya akan serat. Sebaliknya makanan hewani kaya akan kolesterol tapi tidak mengandung serat. Gangguan pada profil lipid (dislipidemia) ternyata meningkatkan risiko terkena gangguan metabolisme KH yg kita kenal sebagai penyakit DM. 2. Serat solubel dalam makanan vegan bukan hanya menurunkan indeks glisemik makanan (IG mengukur berapa besar kenaikan kadar gula darah setelah seseorang makan makanan tertentu dibandingkan gula glukosa) tetapi juga menghambat kerja enzim termasuk alfa-glikosidase yg memfasilitasi penyerapan gula di dalam usus. Asupan serat yg tinggi juga memperlambat pengosongan lambung dan menurunkan kadar gula darah sesudah makan di samping mengurangi pula respons insulin (mencegah hipoglikemia pada pasien DM). 3. Kelompok vegan ternyata memiliki tubuh yg lebih ramping daripada nonvegan. Dalam penelitian di atas, indeks massa tubuh (BMI atau body mass index) pada vegan rata-rata sebesar   23.6 (di bawah nilai 25 yg menjadi batas kegemukan pada orang barat) sedangkan BMI rata2 pada nonvegan adalah 28.8 (di atas nilai 25). Orang yg gemuk memiliki risiko terkena pradiabetes (sindrom metabolik) dibandingkan orang yg tubuhnya normal yaitu BMI antara 18 dan 25. 4. Senyawa heme yg banyak dalam daging ternyata dapat menjadi radikal bebas yg merusak sel beta penghasil insulin dalam pankreas. Sebaliknya heme atau zat besi organik dalam sayuran dan kacang2an yg berwarna merah (bit merah, bayam merah dan kacang polong) tidak sebanyak daging shg mengurangi bahaya radikal bebas di dalam tubuh. 5. Daging sering mengandung nitrosamin yg merupakan hasil penguraian bahan pengawet daging sodium nitrit ketika daging itu dibakar atau digoreng. Nitrosamin bukan hanya menyebabkan kanker tapi juga dapat merusak sel beta. Nitrosamin ditemukan bersifat toksik bagi sel beta pankreas dan meningkatkan risiko DM tipe 1 dan tipe 2 pada percobaan binatang dan risiko DM tipe 1 pada beberapa penelitian epidemiologi. 6. Makanan nabati umumnya kaya akan magnesium krn kandungan klorofilnya. Ingat, hemoglobin dan mioglobin dalam sel darah merah dan otot/daging memiliki inti zat besi read more

  • Prinsip Penanganan Kaki Diabetes

    Prinsip Penanganan Kaki Diabetes Kontrol metabolik : pengendalian keadaan metabolik sebaik mungkin seperti pengendalian kadar gula darah, kolesterol, dan sebagainya. Kontrol vaskular: perbaikan suplai vascular(kecukupan aliran darah), biasanya dibutuhkan pada keadaan kerusakan pembuluh darah tepi, dilakukan dengan operasi atau angioplasty. Kontrol infeksi: pengobatan infeksi secara agresif, jika terlihat tanda klinis infeksi. Kontrol lukal: pembuangan jaringan terinfeksi dan jaringan mati secara teratur Kontrol tekanan: mengurangi tekanan. Tekanan yang berulang dapat menyebabkan perlukaan, sehingga harus dihindari. Hal itu sangat penting dilakukan pada luka akibat kerusakan saraf, dan diperlukan pembuangan kalus dan memakaikan sepatu yang pas yang berfungsi untuk mengurangi tekanan. Gunakan alas kaki yang cocok dengan bentuk kaki, 1-2 cm lebih panjang dari ukuran kaki. gunakan selalu alas kaki baik didalam maupun diluar rumah. Kalau perlu buat sepatu yang dibuat khusus menyesuaikan dengan bentuk atau kelainan kaki yang ada. Kontrol edukasi: penyuluhan yang baik. o   Edukasi perawatan kaki harus diberikan secara rinci pada semua orang dengan luka maupun neuropati perifer atau peripheral arterial disease. Tidak boleh berjalan tanpa alas kaki, termasuk di pasir dan air. Periksa kaki setiap hari, dan laporkan pada dokter apabila ada kulit terkelupas atau daerah kemerahan atau luka. Periksa alas kaki dari benda asing sebelum memakaikannya. Selalu menjaga kaki dalam keadaan bersih, dan mengoleskan krim pelembab ke kulit yang kering. Gunting kuku dengan cara yang benar, jangan membuat luka dan jangan sampai kuku tumbuh ke dalam daging. Bersihkan kaki setiap hari. Setiap 4-6 jam lepaskan sepatu Gerakkan pergelangan kaki dan jari-jari kaki untuk melancarkan sirkulasi darah. Jangan merendam kaki Jangan menggunakan botol panas/peralatan listrik untuk memanaskan kaki. Jangan menggunakan silet untuk mengurangi kapalan. Jangan menggunakan obat-obat tanpa anjuran dokter untuk menghilangkan mata ikan. Jangan menggunakan sikat tajam atau pisau untuk kaki. Jangan membiarkan luka di kaki sekecil apa pun. o   Edukasi perawatan kaki harus dilakukan secara teratur.   (dari berbagai sumber)

  • Kaki Diabetes

    Kaki diabetes merupakan salah satu komplikasi diabetes pada berbagai organ tubuh. Data epidemiologis di luar negeri menunjukkan 4-10% diabetisi akan mengalami masalah kaki dibetes. Sebagian terbesar (40-70%) amputasi kaki terkait dengan diabetes. Kadar gula darah yang tinggi dalam waktu lama akan menimbulkan beban kepada jaringan tubuh. Gula darah yang merupakan nutrisi tubuh, karena jumlahnya berlebih malah menjadi racun bagi sel-sel tubuh. Penumpukkan racun itu akan mengganggu pembuluh darah dan sel saraf. Pembuluh darah mengalami kerusakan dan tidak dapat menyediakan kebutuhan nutrisi dan oksigen kepada jaringan tubuh yang membutuhkan. Akibatnya, jaringan tubuh menjadi tidak sehat, sel-selnya kekurangan nutrisi dan dalam waktu lama menjadi rusak. Keadaan jaringan yang tidak sehat ini juga menjadi rentan terhadap masalah infeksi, karena sistem imunitas jaringan juga menjadi tidak optimal. Kerusakan sel saraf tepi khususnya pada tungkai kaki menyebabkan kulit kaki mengalami pengurangan sensasi. Selain itu ditemukan juga kelemahan otot-otot intrinsik kaki, sehingga otot tersebut tidak dapat mempertahankan struktur-struktur dalam kaki terhadap pengaruh berat badan dan tekanan dari luar (misal: sepatu, alas kaki yang lain). Kondisi-kondisi di atas menyebabkan kaki rentan mengalami luka dan infeksi. Langkah-langkah deteksi dini kaki diabetik meliputi: Adanya keluhan kaki kesemutan atau Baal (kulit teras tebal) Adanya perubahan bentuk kaki seperti jari yang bengkok, kulit kering dan pecah-pecah, mata ikan, dll Denyut nadi kaki melemah Melakukan pemeriksaan dengan MONOFILAMEN Melakukan pengukuran tekanan pembuluh darah di kaki dengan DOFLER. Dengan melakukan deteksi dini kaki diabetik maka bisa diketahui upaya-upaya pencegahan yang perlu dilakukan. Masalah kaki diabetes Kalus Merupakan penebalan kulit yang umumnya terjadi di telapak kaki, terutama di bagian yang menonjol. Kalus disebabkan gesekan atau tekanan berulang pada daerah yang sama, juga karena distribusi berat badan yang tidak seimbang, sepatu yang tidak sesuai (kesempitan), atau kelainan kulit. Kalus dapat menjadi berkembang menjadi infeksi, terlebih bila dimanipulasi ( dikorek, digunting) Kulit melepuh Terjadi jika sepatu selalu menggesek kaki pada daerah yang sama. Disebabkan penggunaan sepatu yang kurang pas atau tanpa kaus kaki. Kulit melepuh dapat berkembang menjadi infeksi. Penanganan kulit melepuh adalah dengan tidak meletuskannya. Kuku kaki yang tumbuh ke dalam Terjadi ketika ujung kuku tumbuh ke dalam kulit dan menimbulkan tekanan yang dapat merobek kulit sehingga kulit bengkak kemerahan dan terinfeksi. Kuku kaki yang tumbuh ke dalam dapat terjadi jika memotong kuku sampai ke ujung, dapat pula disebabkan pemakaian sepatu yang terlalu ketat atau trauma kaki karena aktivitas seperti berlari dan aerobik. Jika ujung kuku kaki kasar, pergunakan kikir untuk meratakannya. Pembengkakan ibu jari kaki Terjadi jika ibu jari kaki condong ke arah jari di sebelahnya sehingga menimbulkan kemerahan, rasa sakit, dan infeksi. Dapat terjadi pada salah satu atau kedua kaki karena penggunaan sepatu berhak tinggi dan ujung yang sempit. Jari kaki bengkok Terjadi ketika otot intrinsik  kaki menjadi lemah. Kerusakan saraf karena diabetes dapat menyebabkan kelemahan ini. Otot yang lemah dapat menyebabkan tendon (jaringan yang menghubungkan otot dan tulang) di kaki memendek sehingga jari kaki menjadi bengkok. Akan menimbulkan masalah dalam berjalan dan kesulitan menemukan sepatu yang tepat. Dapat juga disebabkan pemakaian sepatu yang terlalu pendek. Kulit kaki kering dan pecah Dapat terjadi read more