Penyintas Kanker

Kanker adalah sel-sel abnormal dalam tubuh yang membelah tak terkendali dan mampu menyerang jaringan lain. Sel-sel kanker dapat menyebar ke bagian lain dari tubuh melalui darah dan sistem limfe.

Hari Kanker Sedunia dirayakan setiap tanggal empat Februari untuk meningkatkan kesadaran terhadap kanker dan mendorong pencegahan, deteksi, serta pengobatan kanker. Hari Kanker Sedunia dibentuk oleh Union for International Cancer Control untuk mendukung Deklarasi Kanker Dunia yang dibuat pada tahun 2008.

Deteksi dini penyakit kanker dapat meningkatkan kesembuhan pasien. Biaya tes deteksi dini pun jauh lebih murah dibandingkan dengan biaya perawatan penderita kanker stadium lanjut yang menyebar ke organ tubuh lainnya. Karena itu, sangat penting bagi tiap orang untuk melakukan deteksi dini kanker.

Berdasarkan data International Agency for Research on Cancer, terdapat sekitar 18,1 juta kasus kanker baru dan 9,6 juta kematian akibat sel kanker.

Ibu Sapti Pudyandari merupakan seorang penyintas kanker, ibu dua putra dan nenek satu cucu ini mengetahui dirinya terkena kanker serviks setelah melakukan check up karyawan di RS panti Rapih pada tahun 2016. Hasil pap smear menunjukan papanicolaou kelas tiga yang artinya harap cek ulang. Kemudian beliau memeriksakan ke dokter obsgyn dan ginekologi untuk melakukan pengecekan. Hasil papsmear yang di dapatkan adalah  papanicolaou kelas empat. Dokter menyarankan agar dikonsulkan dokter ginekologi onkologi RS Sardjito untuk dilakukan biopsi. Hasil biopsi didapatkan Ca serviks 1a. Dokter mengatakan bahwa jarang sekali menemukan pasien dengan stadium yang sangat awal karena pada umumnya pasien datang sudah pada stadium lanjut  dikarenakan sakit sering tidak dirasakan.

Bu Sapti yang berdinas di Instalasi Laboratorium RS Panti Rapih  ini kemudian menjalani serangkaian operasi dan kemoterapi. Berhubungan deteksi dini dilakukan sehingga kesembuhan bisa diraih dan bu Sapti kembali sehat tanpa kanker di tubuhnya.

Penyintas kanker yang lain adalah Rahayuningsih yang biasa dipanggil mbak Yayuk. Perawat IGD ini menemukan benjolan tidak normal di payudara kirinya dan segera mengkonsultasikan dengan dokter dan dianjurkan untuk dilakukan biopsi agar mengetahui sel kanker ganas atau bukan. Setelah terindikasi ganas, pengangkatan payudara dan serangkaian kemoterapi serta radiasi di lakukannya. Oleh karena terdeteksi dini, sehingga sel kanker belom menyebar ke organ tubuh lain. Kini mbak Yayuk ibu dari dua putra dan satu putri ini telah meraih kesembuhannya.

Masih banyak penyintas kanker lain yg berhasil sembuh karena mendeteksi dini penyakitnya. Waspada dan perhatikan perubahan tubuh anda, segera mencari tahu sejak awal apa yg sedang terjadi dalam tubuh anda tanpa menunggu terkulai lemah dan terlambat

Apakah anda merasa perlu mendeteksi dini status kesehatan anda? Jangan tunggu sakit dan parah, lakukan segera dan tetaplah sehat. Kunjungi dokter- dokter terpercaya di RS Panti Rapih yang akan dengan senang hati membantu anda. Tetaplah sehat mendampingi putra putri meraih masa depan dan panjang umur untuk hidup menjadi berkat. Semoga menginspirasi.

 

Oleh: Katharina Indah Aryanti

(Perawat RS Panti Rapih Yogyakarta)

Posted in Syaraf and tagged , , , , .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *