Makanan pencegah PJK

Malaysia, berkhasiat utk melebarkan pembuluh darah koroner Jantung. Bahan pangan tsb terdiri dari :50603 Kuala Lumpur, Biotech Division Institute of Biological Sciences University of Malaya.

Beberapa jenis makanan menurut Prof. Dr. S. Vikineswary dari :

* 1 gelas sari/air Apple vinegar
* 1 gelas sari/air Bawang putih
* 1 gelas sari/air Jahe
* 1 gelas sari/airLemon

Cara mengolahnya :
* Campur semuanya dan didihkan dengan perlahan-lahan (api kecil).
* Biarkan sekitar 1/2 jam, untuk menjadi 3 gelas.
* Saring dan diamkan sampai dingin.
* Setelah dingin, tambahkan 3 gelas madu alami, diaduk sampai merata dan simpan dalam botol.

Anjuran pakai :
* Minumlah 1 sendok makan setiap pagi sebelum sarapan.

Cuka apel mengandung hasil fermentasi spt asam laktat yg dapat melarutkan endapan kalsium. Minyak zaitun kaya akan vitamin E yg mencegah oksidasi kolesterol jahat shg tidak terbentuk sel buih dan fatty streak sbg awal aterosklerosis. Bawang putih juga mencegah aterosklerosis krn kandungan selenium bagian dari enzim glutation peroksidase  dan sistein yg merupakan prekursor glutation. Jahe bersifat antiinflamasi dan pereda nyeri krn kandungan gingerol. Dan lemon kaya akan vitamin C dan antioksidan quercetin.

Penyempitan/sumbatan yg berupa timbunan lemak atau endapan kalsium  akan larut krn zat2 berkhasiat di atas shg penyempitan pembuluh darah koroner yg memerlukan pemasangan stent atau operasi angioplasty atau bypass dapat dicegah.

Kalium

A, seorang mahasiswa dirawat dgn kelemahan dan kram otot setelah bermain futsal dalam waktu lama yg membuatnya mengeluarkan banyak keringat. Dia juga hanya minum air mineral saat bermain.

Pada awalnya dokter yg merawat mengira A menderita GBS suatu reaksi autoimun pasca-infeksi virus dgn gejala kelumpuhan tungkai bawah. Namun pemeriksaan elektrolitnya menunjukkan kadar kalium di bawah nilai normal (hipokalemia).

Fungsi Kalium

KALIUM atau potassium sangat penting bagi sistem saraf dan kontraksi otot, kata Dr. Samuel Oetoro, Sp.GK, MS, ahli nutrisi dari Semanggi Specialist Clinic. Kalium juga dimanfaatkan oleh sistem saraf otonom (SSO), yang merupakan pengendali detak jantung, fungsi otak, dan proses fisiologi penting lainnya.

Kalium ditemukan di hampir seluruh tubuh dalam bentuk elektrolit dan banyak terdapat pada saluran pencernaan. Sebagian besar kalium tersebut berada di dalam sel, sebagian lagi terdapat di luar sel. Mineral ini akan berpindah secara teratur dari dan keluar sel, tergantung kebutuhan tubuh.

Di dalam tubuh, kalium biasanya bekerja sama dengan sodium atau natrium (Na) dalam mengatur keseimbangan muatan elektrolit cairan tubuh. Keseimbangan ini dijaga dengan menyesuaikan jumlah asupan kalium dari makanan dan jumlah kalium yang dibuang.

Sumber Kalium

Cukup mudah memperoleh kalium dari makanan sehari-hari. Kalium banyak ditemukan pada jeruk, pisang, kentang, alpukat, bayam, tomat, daging, susu, dan kacang-kacangan. Namun 3 jenis makanan yg kandungan kaliumnya tertinggi adalah mollases, seaweed dan kurma (dates). Sedangkan air kelapa ternyata lebih banyak mengandung kalium daripada natrium. Utk membuat balans kalium dgn natrium, kita dapat membubuhkan sejimpit garam ke dalam air kelapa yg kita minum (isi air kelapa dalam sebutir kelapa muda sktr 400 cc atau 2 gelas belimbing yg mengandung sktr. 400 mg kalium).

Dalam keadaan normal, organ ginjal berperan menyesuaikan antara asupan dan jumlah kalium yang dibuang tubuh. Sebagian besar kalium dibuang melalui urin, walaupun ada juga yang keluar bersama tinja.

Penggunaan Pencahar

Dijelaskan Dr. Samuel, kadar kalium dalam darah orang normal 3,5-5 mEq/liter. Bila kurang dari itu dibilang kekurangan kalium atau dikenal dengan istilah hipokalemia. “Orang jarang kekurangan kalium,” kata Dr. Samuel.
Olahragawan membutuhkan asupan kalium lebih banyak karena banyak mengeluarkan keringat. Pengguna obat pencahar juga butuh asupan kalium lebih untuk menggantikan kalium yang hilang lewat kotoran. Begitu pula pemakai obat diuretik spt HCT atau furosemid yg menimbulkan kehilangan kalium bersama peningkatan jumlah air seni.

Sebaliknya, orang yang mempunyai penyakit diabetes dan gagal ginjal disarankan tidak mengasup kalium terlalu banyak. Ini karena tubuh mereka tidak dapat lagi secara normal memetabolisme mineral ini. Ginjal yang normal dapat menahan kalium dengan baik. Jika konsentrasi kalium darah terlalu rendah, biasanya karena ginjal tidak berfungsi normal atau terlalu banyak kalium yang hilang melalui saluran pencernaan akibat diare, muntah, penggunaan obat pencahar dalam waktu lama, atau polip di usus besar. Pada gagal ginjal bisa terjadi kenaikan kadar kalium jika tubulus tidak mampu membuang kelebihannya ke dalam air seni.

Obat-obatan seperti insulin dan obat asma jenis albuterol, terbutalin, dan teofilin bisa meningkatkan perpindahan kalium ke dalam sel dan mengakibatkan hipokalemia. Namun, pemakaian obat-obatan ini jarang menjadi penyebab tunggal terjadinya hipokalemia.

Mudah lelah

Hipokalemia ringan biasanya tidak menyebabkan gejala sama sekali. Kondisi yang lebih berat dapat mengakibatkan kelemahan fungsi otot dan tubuh mudah lelah. Kelemahan otot biasanya terjadi pada otot kaki dan tangan, tetapi kadang juga mengenai otot mata, otot pernapasan, dan otot untuk menelan. Kedua keadaan terakhir ini dapat berakibat fatal. Kondisi lemah otot ini dialami mereka yang sering kram di kaki jika terlalu banyak beraktivitas. Bahkan seorang pasien pernah sampai lumpuh krn kekurangan kalium.

Oleh dokter pasien hipokalemia ringan disarankan banyak makan pisang, atau minum jus jeruk dan air kelapa. “Sekarang aku tak bisa jauh dari pisang,” ujar seorang pasien hipokalemia. Pada kondisi hipokalemia parah, sistem saraf juga mengalami gangguan dalam mengantarkan rangsangan. “Yang lebih parah, meskipun jarang terjadi, hipokalemia dapat menyebabkan masalah serius seperti detak jantung tak beraturan hingga berhentinya detak jantung,” imbuh Dr. Samuel.

Beberapa penelitian menyebutkan, orang yang kekurangan kalium lebih berisiko terkena penyakit hipertensi, yang merupakan faktor pemicu penyakit jantung dan stroke. Kurang asupan kalium mudah digantikan dengan mengonsumsi makanan sumber kalium atau garam kalium (kalium klorida) dengan cara ditelan (oral). Pengobatan oral ini lebih mudah, tetapi karena kalium dapat mengiritasi saluran pencernaan, hanya diberikan dalam dosis kecil. Pemberian 40-60 mEq dapat menaikkan kadar kalium sebesar 1-1,5 mEq/L, sedangkan 135-160 mEq dapat menaikkan kalium 2,5-3,5 mEq/L.

Pada hipokalemia berat, kalium bisa diberikan secara intravena. Hal ini harus dilakukan dengan sangat hati-hati dan hanya di rumah sakit, untuk menghindari kenaikan kadar kalium yang terlalu tinggi. Konsentrasi kalium dalam darah orang dengan hipokalemia berat ini mesti diperiksa ulang secara periodik. Bila kondisi membaik, jenis pengobatan dapat diubah.

Sumber referensi: dr Samuel Oetoro, MS SpGK.

Serangan Jantung

Semakin banyak orang meninggal karena serangan jantung koroner daripada krn penyakit lain. Serangan ini merupakan penyebab utama kematian dini. Serangan jantung koroner terjadi jika pembuluh nadi koroner yang memberi darah dan oksigen pada otot jantung tersumbat atau menyempit. Endapan lemak di sepanjang dinding pembuluh nadi tersebut menyebabkan penyempitan ini.

Jika aliran darah koroner berkurang cukup signifikan shg  menimbulkan kerusakan otot jantung (infark miokard), maka tindakan medis seperti PTCA harus dilakukan. PTCA merupakan singkatan “Percutaneous Transluminal Coronary Angioplasty.”

PTCA saat ini menjadi salah satu tindakan yg paling sering dilakukan oleh dokter (bedah)  jantung utk membuka pembuluh nadi koroner yang tersumbat atau rusak itu. Istilah perkutaneus berarti kateter disisipkan ke dalam pembuluh darah balik dengan jarum yg ditusukkan pada kulit hingga masuk pembuluh darah. Selanjutnya kateter didorong hingga mencapai pembuluh koroner dgn arahan x-ray. Jika utk tujuan diagnostik spt menentukan derajat penyempitan dan lokasinya, tindakan ini diinamakan kateterisasi jantung. Transluminal berarti bahwa tindakan ini dilakukan lewat lumen atau lubang pembuluh darah. Coronary atau koroner merupakan pembuluh darah yg menjalani tindakan ini sedangkan angioplasti berarti pembentuk kembali pembuluh darah tsb.

Angioplasti sering disebut pula terapi balon. Pembuluh koroner yg tersumbat dibuka dengan balon khusus. Prosedur ini juga memasang stent (ganjal) utk menjaga agar pembuluh tsb tidak menutup kembali. Kateterisasi jantung dan PTCA dapat dilakukan secara bersamaan.

Sebelum menjalani  PTCA, dokter akan melakukan evaluasi dengan teliti. Pasien harus puasa dan daerah lipat paha disterilkan utk tempat masuk kateter. Krn diberi obat bius, pasien akan mengantuk tapi tetap sadar selama pelaksanaan tindakan. Sejumlah obat akan disuntikkan lewat infus.

Ketika balon digembungkan, mungkin pasien merasa dadanya tertekan atau tidak enak. Perasaan ini tidak apa2 dan akan berhenti saat balon dikempiskan. Mungkin pasien juga merasa detak jantungnya hilang, wajah terasa panas (flushing) dan sakit kepala. Semua ini normal dan akan hilang sendiri.

Setelah  PTCA selesai dikerjakan, kateter dapat dilepas setelah 4-6 jam. Saat melakukan PTCA,  dokter akan menyuntikkan obat pengencer darah utk memasang stent. Kateter baru bisa dilepas setelah darah kembali normal. Setelah dilepas dipasang pembalut tekan utk mencegah perdarahan di tempat pemasangan kateter.

Pasca-PTCA, pasien perlu kontrol teratur dgn dokter jantungnya.  PTCA tidak selalu menyembuhkan penyakit koroner. Pada beberapa pasien, pembuluh koroner dapat menyempit kembali setelah 6 bulan kemudian. Jika ini terjadi, gejala semula akan muncul kembali. Bila obat dokter tidak menghentikan nyeri dada tsb, segera konsulltasikan dgn dokter jantung. Alternatif lain PTCA adalah bedah jantung bypass.

Andry H

Angina Pectoris

Bila Anda mengalami rasa nyeri dada saat anda beraktivitas, segera konsultasi ke dokter.

Angina pektoris adalah kumpulan gejala klinis berupa serangan nyeri dada yang khas, yaitu seperti ditekan atau terasa berat di dada yang sering menjalar ke lengan kiri.

  • Nyeri dada tersebut  biasanya timbul pada saat melakukan aktivitas dan segera hilang bila aktivitas dihentikan.
  • Nyeri angina dapat menyebar ke lengan kiri, ke punggung, ke rahang atau ke daerah perut, yang bisa disalahartikan sebagai gejala maag.

Penyebab angina pektoris adalah

  • suplai oksigen yang tidak mencukupi ke sel-sel otot-otot jantung dibandingkan kebutuhan.
  • Ketika beraktivitas, terutama aktivitas yang berat, beban kerja jantung meningkat. Otot jantung memompa lebih kuat.
  • Jika beban kerja suatu jaringan meningkat maka kebutuhan oksigen juga meningkat; Oksigen ini dibutuhkan untuk menghasilkan energi kerja.
  • Jantung mendapatkan suplai oksigen dan nutrisi terutama dari pembuluh darah koroner.
  • Saat beban jantung meningkat, pembuluh darah koroner akan melebar untuk memberikan aliran darah yang adekuat bagi kebutuhan otot jantung.
  • Namun jika pembuluh darah koroner mengalami kekakuan atau menyempit, otot jantung tidak mendapatkan suplai oksigen yang memadai bagi kerja jantung.
  • Otot jantung akan memproduksi jalur energy lain yang tidak menggunakan oksigen. Jalur energy ini menghasilkan asam laktat yang bersifat asam. Derajat keasaman otot jantung akan meningkat. Hal inilah yang menimbulkan rasa nyeri.
  • Apabila kebutuhan energi jantung berkurang,ketika aktivitas dihentikan,  maka suplai oksigen menjadi adekuat dan otot kembali ke proses wajar untuk membentuk energi. Proses ini tidak menghasilkan asam laktat. Dengan hilangnya penimbunan asam laktat, maka nyeri angina mereda. Dengan demikian, angina pektoris merupakan suatu keadaan yang berlangsung singkat.

Terdapat tiga jenis angina, yaitu :

  1. Angina Stabil

Disebut juga angina klasik, terjadi jika pembuluh darah koroner yang  tidak dapat melebar untuk meningkatkan alirannya sewaktu kebutuhan oksigen meningkat. Peningkatan kerja jantung dapat menyertai aktivitas misalnya berolah raga atau naik tangga.

  1. Angina prinzmetal

Terjadi tanpa peningkatan jelas beban kerja jantung dan pada kenyataannya sering timbul pada waktu beristirahat atau tidur. Pada angina prinzmetal terjadi spasme (penyempitan terus-menerus) pembuluh darah koroner yang menimbulkan kekurangan oksigen jantung di bagian hilir.

  1. Angina tak stabil

Adalah kombinasi angina stabil dengan angina prinzmetal ; dijumpai pada individu dengan perburukan penyakit pembuluh darah koroner. Angina ini biasanya menyertai peningkatan beban kerja jantung; hal ini tampaknya terjadi akibat arterosklerosis koroner, yang ditandai oleh plak yang tumbuh dan mudah mengalami penyempitan.

Gejala klinis :

Diagnosis seringkali berdasarkan keluhan nyeri dada yang mempunyai ciri khas sebagai berikut :

  • Sering pasien merasakan nyeri dada di daerah sternum (tulang dada) atau di bawah sternum (substernal), atau dada sebelah kiri dan kadang-kadang menjalar ke lengan kiri, dapat menjalar ke punggung, rahang, leher, atau ke lengan kanan. Nyeri dada juga dapat timbul di tempat lain seperti di daerah ulu hati, leher, rahang, gigi, bahu.
  • Pada angina, nyeri dada biasanya seperti tertekan benda berat, atau seperti di peras atau terasa panas, kadang-kadang hanya mengeluh perasaan tidak enak di dada karena pasien tidak dapat menjelaskan dengan baik, lebih-lebih jika pendidikan pasien kurang.
  • Nyeri dada pada angina biasanya timbul pada saat melakukan aktivitas, misalnya sedang berjalan cepat, tergesa-gesa, atau sedang berjalan mendaki atau naik tangga. Pada kasus yang berat, aktivitas ringan seperti mandi atau menggosok gigi, makan terlalu kenyang, emosi, sudah dapat menimbulkan nyeri dada. Nyeri dada tersebut segera hilang bila pasien menghentikan aktivitasnya. Serangan angina dapat timbul pada waktu istirahat atau pada waktu tidur malam.
  • Lamanya nyeri dada biasanya berlangsung 1-5 menit, kadang-kadang perasaan tidak enak di dada masih terasa setelah nyeri hilang. Bila nyeri dada berlangsung lebih dari 20 menit, mungkin pasien mendapat serangan jantung dan bukan angina pektoris biasa.
  • Pada angina pektoris dapat timbul keluhan lain seperti sesak napas, perasaan lelah, kadang-kadang nyeri dada disertai keringat dingin.

Pemeriksaan penunjang

  1. Elektrokardiogram (EKG)
  • Gambaran EKG saat istirahat dan bukan pada saat serangan angina sering masih normal.
  1. Foto rontgen dada
  • Foto rontgen dada seringmenunjukkan bentuk jantung yang normal; pada pasien hipertensi dapat terlihat jantung membesar dan kadang-kadang tampak adanya pengapuran pembuluh darah aorta
  1. Pemeriksaan laboratorium
  • Pemeriksaan laboratorium tidak begitu penting dalam diagnosis angina pektoris.
  • Walaupun demikian untuk menyingkirkan diagnosis serangan jantung akut sering dilakukan pemeriksaan enzim jantung. Enzim tersebut akan meningkat kadarnya pada serangan jantung akut sedangkan pada angina kadarnya masih normal.
  • Pemeriksaan profil lemak darah seperti kolesterol, HDL, LDL, trigliserida dan pemeriksaan gula darah perlu dilakukan untuk mencari faktor risiko seperti kolesterol dan/atau diabetes mellitus.

Penatalaksanaannya :

  • Pengobatan pada serangan akut, nitrogliserin sublingual 5 mg merupakan obat pilihan yang bekerja sekitar 1-2 menit dan dapat diulang dengan interval 3 – ­ 5 menit.
  • Pencegahan serangan lanjutan :

o   Long acting nitrate, yaitu ISDN 3 kali sehari 10-40 mg oral.

o   Beta blocker : propanolol, metoprolol, nadolol, atenolol, dan pindolol.

o   Calcium antagonist : verapamil, diltiazem, nifedipin.

  • Mengobati faktor presdiposisi dan faktor pencetus : stres, emosi, hipertensi, DM, hiperlipidemia, obesitas, kurang aktivitas dan menghentikan kebiasaan merokok.
  • Memberi penjelasan perlunya aktivitas sehari-hari untuk meningkatkan kemampuan jantung.

Referensi

Rahman, Muin. Angina Pectoris Stabil. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam, edisi keempat, jilid III. Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2006.

“Sakit panas anak yang tidak biasa dan bisa berkomplikasi ke jantung”

Penyakit Kawasaki
Mirip dengan kisah yang dialami dokter Kawasaki pada tahun 1967 di Jepang, seorang anak  5 tahun datang ke  seorang dokter  anak di  Yogyakarta dengan badan panas  terus menerus  selama 4 hari. Sang bunda sudah mencoba memberikan pengobatan sendiri di rumah, tapi tidak membaik, bahkan saat di bawa ke dokter , disertai dengan kedua mata kemerahan , kulit tampak ruam kemerahan di hampir di seluruh tubuh. Orang tua takut  jangan jangan si anak terkena Demam Berdarah, penyakit yang saat ini sedang musim nya atau  mungkin campak  ?

Demikianlah singkat kata , pada akhirnya si anak didiagnosis menderita penyakit Kawasaki, penyakit yang dinamai sesuai nama penemunya, yaitu penyakit panas yang tidak biasa karena bisa berakibat fatal dengan komplikasi menderita penyakit jantung bila tidak segera di tangani dengan tepat.  Misdiagnosis masih sering terjadi mengingat penyakit ini jarang dan belum populer disini. “ Apa itu Penyakit Kawasaki  dok “ sang Ibu bertanya terheran heran. Baru kali ini ia mendengar istilah itu.

Mengenal penyebab Penyakit Kawasaki

Marilah kita mengenali sejenak Penyakit yang ditemukan  Prof Kawasaki ini yang sekarang juga sudah bisa ditemukan di negara kita.

Balita dengan badan panas  terus menerus berhari hari dan mata merah tanpa belek disertai ruam kemerahan di sekujur tubuh adalah gejala yang umum ditemui pada penyakit ini. Orang kadang menganggap sebagai campak  ataupun takut sebagai  gejala demam berdarah. Namun ternyata gejala di atas disebabkan hal yang berbeda yaitu oleh karena adanya poliarteritis nodusa  istilah untuk adanya  peradangan pada  seluruh pembuluh darah  tubuh  ( disebut juga sebagai severe vasculitis) , disertai pembengkakan pada kelenjar getah bening. Apakah peradangan ini disebabkan infeksi virus seperti halnya  virus measles pada campak atau virus dengue pada demam berdarah ? Bukan . Penyakit ini bukanlah sejenis penyakit panas biasanya yang disebabkan oleh infeksi dari berbagai kuman atau virus  namun ini adalah penyakit yang diduga lebih banyak disebabkan oleh teaksi kekebalan tubuh yang salah  kaprah yang justru -kekebalan itu- menyerang tubuhnya  sendiri ( autoimun disease ) , yang dalam hal ini adalah terjadi pembengkakan di sistem pembuluh darah si anak dan juga kelenjar getah bening.

Penyakit  ini  relatif jarang terjadi. Data menyebutkan di Amerika Serikat dalam setahun terjadi 3000 kasus. Di Jepang di negeri asal ditemukannya  tahun 1967 hingga tahun 1999 terjadi  125 ribu anak terkena penyakit ini. Memang penyakit ini dikatakan lebih banyak menyerang etnik Asia meskipun tidak menutup kemungkinan mengenai etnik lainnya. 80 % yang terpapar adalah anak < 5 tahun. Anak laki laki punya risiko hampir 2 kalinya anak perempuan.

Dan apabila , oleh karena severity atau keberatan penyakitnya tidaklah fatal, dan si anak dapat lolos dari lubang jarum kematian, maka pada akhirnya kesembuhan yang terjadi akan meninggalkan parut serta kekakuan ( fibrotik ) pada pembuluh darahnya yang tentu saja akan menyebabkan  gangguan pasokan darah ke bagian jantung itu sendiri.  Anak sembuh dengan menderita penyakit jantung  oklusif ( sumbatan ) yang kronis. Inipun merupakan morbiditas / penderitaan yang tidak ringan.

Mengenali Tanda Klinik

Panas tinggi, bisa  lebih 40 Celsius, terus menerus. Tidak berespon dengan pengobatan antibiotika  atau antipanas dan apabila tidak segera terdiagnosis dan tidak mendapat pengobatan yang tepat  dalam 2 minggu pertama maka  panas dapat berlangsung hingga  satu bulan lamanya.

Dokter akan menegakkan diagnosis penyakit ini  sebagai {enyakit Kawasaki berdasarkan  panas  tinggi yang  berlangsung  beberapa hari  disertai  paling sedikit  munculnya 4  dari 5 tanda tanda khusus sebagai  berikut :

Lima tanda khusus Penyakit Kawasaki

  1. Perubahan pada anggota gerak  ( fase akut : ruam pada telapak tangan atau kaki ; bengkak. Sub akut/ 2-3 minggu : pengelupasan di sekitar kuku kuku  jari)
  2. Ruam ruam pada kulit tubuh ( seperti campak )
  3. Kemerahan pada kelopak mata tanpa belek/ discharge
  4. Perubahan pada bibir dan rongga mulut: kemerahan dan bengkak pada mukosa rongga mulut, bibir pecah pecah,  lidah strawberry .
  5. Pembengkakan kelenjar getah bening ( > 1,5 cm ) pada leher.

Tanda tanda penyerta lainnya

  • Cardiovascular Finding

Congestive heart failure, myocarditis, pericarditis, valvular regurgitation

Coronary artery abnormalities

Aneurysms of medium-size noncoronary arteries

Raynaud,arthralgia

  • Musculoskeletal System

Arthritis, arthralgia

  • Gastrointestinal tract

Diarrhea, Vomiting, abdominal pain

Hepatic dysfunction

Hydrops of galibladder

  • Central nervous system

Extreme irritability

Aseptic meningitis

Sensorineural hearing loss

  • Genitourinary system

Urethritis/meatitis

  • Other findings

Erythema, induration at bacilli calmette-guerin (BCG) inoculation site

Anterior uveitis (mild)

Desquamating rash in groin

Pengobatan dan Prognosis

  • Mengingat bahwa penyakit ini adalah penyakit autoimun maka obat utama pada fase akut adalah obat obat suplemen  kekebalan tubuh ( gama globulin ) dan apabila terjadi komplikasi pembuluh darah jantung maka tentu saja memerlukan pengobatan khusus untuk mencegah penyumbatan  pembuluh darah terutama pembuluh darah koroner pada jantungnya  antara lain dengan pengencer darah, streptokinase , aspirin dan sebagainya.
  • Begitu beratnya komplikasi jangka panjang yang bisa terjadi terhadap jantung anak namun bila diobati tepat pada fase awal maka Penyakit Kawasaki ini dapat sembuh total tanpa komplikasi bermakna baik terjadinya penyakit koroner ataupun  aneurisma
  • Sehingga pesan yang paling tepat adalah waspada sedini mungkin pada anak yang menderita panas tinggi yang tidak biasa dengan tanda2 seperti yang sudah disebutkan  di atas,  segeralah berkonsultasi ke dokter sebelum terlambat.

Referensi:

  1. Kawasaki Disease. Anthony Harnden et all, BMJ 2009;338:b1514
  2. Diagnosis, Treatment and Longterm Management of Kawasaki Disease,Jane W. Newburger et   all, Circulation 2004;110:2747-2771

Diagnosis and Therapi of Kawasaki Disease in Children, Dajani AS et all, Circulation 1995;87: 1776-1780