Tips Memilih Diet Slimming

Ada berbagai macam diet yang ditawarkan oleh salon, studio atau klinik pelangsingan. Contoh-contohnya a.l. diet Atkins, diet zona, diet Cohen, diet Mayo, diet rendah kalori dan banyak lagi lainnya.

Agar anda tidak bingung memilihkannya, perhatikan tip berikut ini:

1. Pilihlah program diet yang tidak menjanjikan penurunan berat badan (BB) secara instan tapi menjanjikan pengurangan BB yang bertahap dan lestari bersama dengan peningkatan kesehatan dan kebugaran tubuh.

2. Jangan memilih program diet yang disertai pemberian suplemen yang isinya tidak diberitahukan.  Preparat tiroid, peluruh kencing, pencahar, ephedrin dan anorektik seperti misalnya fenfluramin dapat membawa efek samping berbahaya sehingga tidak akan dipakai oleh program diet yang baik. Begitu pula herbal berbahaya seperti ma huang tidak boleh digunakan dalam program diet.

(3) Pilihlah program diet yang sesuai dengan pola hidup dan kesehatan anda. Perbaikan pola hidup yang salah hanya dapat dilakukan secara bertahap dgn berlandaskan kemauan, kemampuan dan kesempatan yang anda miliki.

(4) Pilihlah program diet yang masuk di akal dengan biaya yang layak serta terjangkau. Jika anda hanya mengikuti diet untuk sesaat, dan kemudian berhenti karena biayanya terlalu mahal,  maka selain anda tidak mendapatkan manfaat apa-apa, berat badan anda pun dapat naik lebih tinggi dari BB sebelum diet.

(4) Program diet yang baik biasanya juga disertai pemeriksaan dokter termasuk wawancara, pemeriksaan fisik,  antropometri, tekanan darah dan gula darah, khususnya jika obesitas yang anda alami menyertai suatu penyakit seperti hipotiroid, sindrom Cushing, dan sindrom metabolik serta diabetes tipe 2. Biasanya program ini dilaksanakan oleh dokter MCU dgn bantuan dietisien atau oleh dokter spesialis gizi klinik.

(5) Program yang baik akan menekankan 5 hal sebagai syarat mutlak keberhasilan menurunkan dan mempertahankan BB ideal, yaitu: kemauan kuat, pengetahuan yang benar tentang kesehatan dan gizi, perencanaan makanan yang baik, aktivitas fisik serta OR yg tepat, dan dukungan suami/isteri.

Akhirnya, keberhasilan anda bukanlah karena dokter atau dietisien yang membimbing anda tetapi karena diri anda sendiri. Dengan demikian, keberhasilan itu akan terus menjadi milik anda dan bahkan dapat anda bagikan dengan orang lain, khususnya keluarga sendiri.

dr Andry H
Klinik MCU dan Gizi Medik
RSPR

Posted in Gizi and tagged , , , , , .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *